<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587</id><updated>2012-02-16T19:18:09.004-08:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Aplikasi Java'/><category term='Hadits'/><category term='Novel Lain'/><category term='Novel Islami'/><category term='Novel Cinta'/><category term='Tips Trik Symbian'/><category term='Akhlak'/><category term='Smadav Pro'/><category term='Cerita Legenda'/><category term='Iblis. Jin dan Syaitan'/><category term='Inspirasi dan Motivasi'/><category term='Cerita Horror'/><category term='Symbian Games'/><category term='Software Komputer'/><category term='Kematian'/><category term='Dongeng'/><category term='Wapmaster'/><category term='Java Games'/><category term='Semua Tentang Cinta'/><category term='Aqidah'/><category term='Tips Trik Blog'/><category term='Aplikasi Symbian'/><category term='Tips Trik Komputer Internet'/><category term='Ebook Islam'/><category term='Kisah 25 Nabi dan Rasul'/><category term='Tema Nokia'/><category term='Kisah Haru'/><category term='Novel Misteri'/><category term='Keajaiban Al-Qur&apos;an'/><category term='Tips Trik Handphone'/><category term='Pengetahuan Tentang Komputer dan Internet'/><category term='Syariah'/><category term='Dajjal'/><title type='text'>Cayo share</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>556</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-730288480864367160</id><published>2012-02-06T10:49:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.518-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Smadav Pro'/><title type='text'>Smadav Pro 8.9 2012</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="font-family: 'Georgia Serif'; font-size: small; line-height: 18px; text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;Smadav Pro 8.9 Terbaru&amp;nbsp;+ Register Smadav Pro 8.9 + Cara Menghilangkan Blacklist Smadav Pro 8.9&lt;/b&gt;&amp;nbsp;adalah&amp;nbsp;&lt;b&gt;antivirus&lt;/b&gt;&amp;nbsp;untuk proteksi tambahan komputer Anda, proteksi 100% USB Flashdisk, dan pembersihan tuntas virus yang menyebarluas.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fitur terbaru pada Smadav Pro 8.9:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Smadav saat ini fokus pada 4 fungsi utama sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-E8wYgk9afNk/ToryAEXBjSI/AAAAAAAAAcU/ZtFqR-3jCh8/s200/smadav+pro.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; color: #357798; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-decoration: none;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-E8wYgk9afNk/ToryAEXBjSI/AAAAAAAAAcU/ZtFqR-3jCh8/s200/smadav+pro.jpg" style="border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-top-width: 0px; cursor: move;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Proteksi tambahan untuk komputer Anda, 100% kompatibel dengan antivirus lainnya!&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;Sebagian besar antivirus tidak bisa di-install bersama antivirus lainnya, itu karena antivirus tersebut didesain untuk proteksi utama pada komputer Anda. Berbeda dengan Smadav, Smadav adalah tipe antivirus yang di-desain sebagai proteksi tambahan, sehingga 100% kompatibel dan dapat berjalan dengan baik walaupun sudah ada antivirus lain di komputer Anda, dalam hal ini Smadav berfungsi sebagai lapisan pertahanan kedua. Smadav mempunyai caranya sendiri (behavior, heuristic, dan whitelisting) dalam mendeteksi dan membersihkan virus sehingga akan lebih meningkatkan keamanan di komputer tersebut. Karena penggunaan resource Smadav yang sangat kecil, Smadav tidak akan menambah berat kinerja komputer Anda dalam penggunaannya. Jadi, dengan perpaduan proteksi antara Smadav dan antivirus yang sudah ter-install di komputer Anda akan semakin memperkuat pertahanan komputer Anda dari infeksi virus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Best USB Antivirus (Proteksi Total USB Flashdisk).&lt;/b&gt;&amp;nbsp;USB Flashdisk adalah salah satu media penyebaran virus terbesar di Indonesia. Smadav mempunyai teknologi khusus untuk pencegahan total virus yang menyebar via USB Flashdisk. Misi Smadav adalah 100% tidak ada lagi infeksi virus dari flashdisk. Smadav mempunyai cukup banyak signature virus yang menginfeksi flashdisk, dan mempunyai kemampuan khusus untuk mendeteksi virus baru di flashdisk walaupun belum ada di database Smadav. Tidak hanya pencegahan, Smadav juga mampu membersihkan virus yang menginfeksi dan mengembalikan file yang disembunyikan virus di USB Flashdisk tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Best for offline use (tidak perlu update terlalu sering).&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Smadav sangat baik digunakan untuk komputer yang jarang atau bahkan tidak terkoneksi ke internet. Smadav tidak perlu melakukan update sesering antivirus lainnya yang biasanya melakukan update per minggu bahkan per hari. Smadav biasanya melakukan update hanya sebulan sekali (monthly). Smadav tidak terlalu tergantung pada signature/database virusnya, tapi lebih bergantung kepada teknik deteksi behavior, heuristic, dan whitelisting.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Cleaner dan tools untuk membersihkan virus.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Smadav juga mampu membersihkan virus yang sudah menginfeksi komputer dan memperbaiki registry yang diubah oleh virus tersebut. Antivirus lainnya biasanya tidak melakukan pembersihan registry sehingga komputer belum kembali normal setelah dibersihkan antivirus tersebut. Banyak tools pendukung yang disertakan di Smadav sebagai senjata untuk melakukan pembersihan virus. Catatan : Tidak semua tipe virus bisa dibersihkan Smadav, Smadav saat ini masih belum mampu membersihkan tipe virus penginfeksi program atau tipe rootkit (misalnya : virus Ramnit, Sality, Alman, Virut, dll.) karena jenis virus ini sudah merusak sebagian besar file program Anda. Fokus kami saat ini adalah pembersihan tuntas untuk tipe virus selain dua tipe tersebut (misalnya : virus WormShortcut, Serviks, MSO, Brontok, dll.)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penambahan database 650 virus baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyempurnaan struktur database dan engine Smadav&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyempurnaan teknik heuristic dan pendeteksian autorun.inf pada auto-scan flashdisk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Start-up RTP yang lebih cepat, dll.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;i&gt;smadav.net&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir="ltr" style="font-family: 'Georgia Serif'; font-size: small; line-height: 18px; text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;Reg Smadav Pro 8.9&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir="ltr" style="font-family: 'Georgia Serif'; font-size: small; line-height: 18px; text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;name: FsLovers&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir="ltr" style="font-family: 'Georgia Serif'; font-size: small; line-height: 18px; text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;b&gt;key: 995799481660&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-730288480864367160?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/730288480864367160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/02/smadav-pro-89-2012.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/730288480864367160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/730288480864367160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/02/smadav-pro-89-2012.html' title='Smadav Pro 8.9 2012'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-E8wYgk9afNk/ToryAEXBjSI/AAAAAAAAAcU/ZtFqR-3jCh8/s72-c/smadav+pro.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1081708984608698785</id><published>2012-01-04T21:42:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.075-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Malaikat Kecil</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Seorang anak menengadahkan tangannya yang berisi permen kepada dua sahabatnya, dengan maksud menawarkan dua permennya kepada mereka. Dilihat dari penampilannya dia bukan anak yang dilahirkan dari keluarga yang sehat secara ekonomi, tanpa alas kaki, bajunya terlihat kumal, sepertinya ibunya hanya mencuci menggunakan sabun colek, tidak seperti kebanyakan ibu-ibu lainnya yang memakai detergen yang iklannya sering muncul di televisi.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Entah apa yang ada dipikiran si anak, sehingga rela berbagi manisnya permen kepada kedua temannya itu, padahal kalau saja dia simpan di sakunya bisa untuk dimakan besok atau dihabiskan sendiri pada saat itu. Seperti malaikat kecil saja, gumamku dalam hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Belakangan diketahui bapaknya hanya pekerja serabutan, tidak tentu pekerjaannya begitupun hasilnya, tak menyangka seorang bapak yang berperawakan kurus ini telah mempunyai tiga orang anak, pemberi permen tadi anak yang paling kecil, usianya sekitar 4 tahunan.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Tanpa kita sadari diseklilingi kita banyak anak kecil yang hatinya menyerupai malaikat. Sosok kecil yang tak segan-segan berbuat baik tanpa ada motif apa-apa dibaliknya. Malaikat kecil ini sering luput dari perhatian kita, betapa mulia dan ikhlasnya mereka dalam berbuat. Mereka belum terkontaminasi oleh nilai-nilai buruk keserakahan, ketamakan, kesombongan, kekuasaan dan nilai-nilai buruk lainnya yang membuat orang dewasa terjebak kepada kepentingannya sendiri tanpa memperdulikan lingkungannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Ketulusan seorang anak terbukti melalui dua buah permen yang ia bagikan kepada sahabatnya sebagai symbol pengorbanan, keikhlasan dan ketulusan membagi kebahagiaan kepada sesamanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Ternyata kita terlalu memandang jauh keluar sana untuk sekedar mencari&amp;nbsp;teladan, padahal di rumah kita ada malaikat kecil yang patut kita teladani akhlaknya. Sosok kecil yang terkadang dibuat menangis oleh kita karena kesalahan sepele, makhluk kecil yang tidak segan-segan kita tolak permintaannya padahal sangat berarti buat dia.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Anak kecil saja bisa menunjukan akhlak mulianya di depan kita, bagaimana dengan orang-orang dewasa yang mempunyai titel pendidikan seabreg, mempunyai jabatan yang berpengaruh, mempunyai sertifikat pelatihan kepribadian yang terkenal. Jangan sampai semua itu dikalahkan oleh seorang anak yang mengenyam bangku sekolahpun belum.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 24px; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-align: right; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber: inspiratif.com&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1081708984608698785?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1081708984608698785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/01/malaikat-kecil_04.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1081708984608698785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1081708984608698785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/01/malaikat-kecil_04.html' title='Malaikat Kecil'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7763813609962627160</id><published>2012-01-04T21:40:00.001-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.559-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Indonesia hanya akan bangkit di tangan wanita</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;header class="entry-header" style="background-color: white; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; margin-bottom: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; width: 586px;"&gt;&lt;span style="color: #666666;"&gt;&lt;span style="font-size: 12px; line-height: 18px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/header&gt;&lt;div class="entry-content" style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 15px; line-height: 24px; margin-bottom: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 1.625em; vertical-align: baseline; width: 586px;"&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;img alt="Wanita solehah inspiratif" class="alignleft" height="230" src="http://2.bp.blogspot.com/-TSlwXTQI050/TnV82cUFxpI/AAAAAAAAAFc/KvEMDAXtNFU/s230/muslimah-solehah.jpg" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-image: initial; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; float: left; height: auto; margin-bottom: 1.625em; margin-right: 1.625em; margin-top: 0.4em; max-width: 97.5%; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 6px; padding-top: 6px;" title="Wanita solehah inspiratif" width="218" /&gt;Teman saya mendadak rajin shalat karena seorang istri yang telah dipinangnya. Tukang bakwan yang mangkal di depan rumah saya, mendadak rajin jualan karena istri yang baru dinikahinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Itu hanya sedikit contoh dari kedahsyatan peran seorang wanita, banyak contoh lain yang lebih dahsyat tentang kiprah kaum hawa disamping suaminya.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Anggapan kaum hawa sebagai kaum lemah adalah sebuah kesalahan besar. Mungkin anda ingat ketika istri anda marah, seakan-akan anda tidak berdaya menghadapi mimik istri anda yang cemberut. Tentu anda masih ingat ketika muda dulu, mengalami jatuh cinta terhadap seorang wanita yang cantik jelita, anda tidak berdaya menahan perasaan, sehingga menggangu jadwal tidur anda.&lt;/div&gt;&lt;h2 style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; clear: both; color: black; font-family: inherit; font-size: 15px; font-style: inherit; margin-bottom: 0.8125em; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Sungguh luar biasa peran kaum wanita.&lt;/h2&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Sebagian besar istri para pejabat kita tidak sadar dengan peranan pentingnya sebagai pendamping seorang pejabat. Alangkah indahnya ketika para pejabat ini akan memanipulasi keuangan negara, sang istri mengingatkan untuk tidak melakukannya. Saya yakin&amp;nbsp;bangsa&amp;nbsp;ini tidak akan bangkrut seperti sekarang ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;strong style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; font-weight: bold; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Wanita itu pekerja keras&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="Wanita inspiratif pekerja keras" class="alignright" height="321" src="http://bebasekspresi.files.wordpress.com/2009/12/ibu2.jpg" style="border-bottom-color: rgb(221, 221, 221); border-bottom-style: solid; border-bottom-width: 1px; border-image: initial; border-left-color: rgb(221, 221, 221); border-left-style: solid; border-left-width: 1px; border-right-color: rgb(221, 221, 221); border-right-style: solid; border-right-width: 1px; border-top-color: rgb(221, 221, 221); border-top-style: solid; border-top-width: 1px; display: inline; float: right; height: auto; margin-bottom: 1.625em; margin-left: 1.625em; margin-top: 0.4em; max-width: 97.5%; padding-bottom: 6px; padding-left: 6px; padding-right: 6px; padding-top: 6px;" title="Wanita inspiratif pekerja keras" width="243" /&gt;Seorang wanita identik dengan kelembutan sekaligus pekerja keras. Sungguh luar biasa, seorang ibu berstatus single parents mampu memberikan kehidupan yang layak kepada anak-anaknya. Bahkan seorang&amp;nbsp;Wanita&amp;nbsp;yang ditinggalkan mati suaminya pun mampu bertahan hingga menyekolahkan anaknya sampai sukses.&lt;/div&gt;&lt;h3 style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; clear: both; font-family: inherit; font-size: 10px; font-style: inherit; font-weight: inherit; letter-spacing: 0.1em; line-height: 2.6em; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; text-transform: uppercase; vertical-align: baseline;"&gt;WAHAI WANITA!, YANG BUKAN WANITA TIDAK HAI! :)&lt;/h3&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Ketahuilah, betapa pentingnya peranan anda sebagai seorang istri. Bangsa ini akan sejahtera jika anda menolak uang hasil korupsi dari suami. Bangsa ini akan bangkit jika anda tetap tersenyum walaupun suami anda tidak memberikan uang belanja berlimpah. Bangsa ini akan dihormati jika anda marah melihat suami anda mencuri uang rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; font-family: inherit; font-style: inherit; margin-bottom: 1.625em; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; vertical-align: baseline;"&gt;Kelak,&amp;nbsp;Indonesia&amp;nbsp;akan menjadi negara yang aman, damai, sejahtera dan dihormati oleh bangsa lain, jika wanitanya sabar dan ikhlas menjadi suporter suaminya.&lt;/div&gt;Tag inspirasi wanita, wanita inspiratif, wanita inspiratif indonesia, ibu pekerja keras, wanita pekerja keras, inspirasi wanita indonesia, wanita inspirasi, wanita inspirasi indonesia, pekerja keras, bangkit wanita indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="entry-content" style="background-color: white; border-bottom-width: 0px; border-color: initial; border-image: initial; border-left-width: 0px; border-right-width: 0px; border-style: initial; border-top-width: 0px; color: #373737; font-family: 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; line-height: 24px; margin-bottom: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; margin-top: 0px; outline-color: initial; outline-style: initial; outline-width: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 1.625em; text-align: right; vertical-align: baseline; width: 586px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber: inspiratif.com&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7763813609962627160?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7763813609962627160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/01/indonesia-hanya-akan-bangkit-di-tangan_04.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7763813609962627160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7763813609962627160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/01/indonesia-hanya-akan-bangkit-di-tangan_04.html' title='Indonesia hanya akan bangkit di tangan wanita'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TSlwXTQI050/TnV82cUFxpI/AAAAAAAAAFc/KvEMDAXtNFU/s72-c/muslimah-solehah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-5753647878010852051</id><published>2012-01-04T21:35:00.001-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.447-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Apa yang sudah anda siapkan untuk menghadapi kematian?</title><content type='html'>Ketika saya menulis blog ini, jam di komputer saya sudah menunjukan pukul 21.25, ditemani alunan lagu Boyz II men di keheningan gelapnya malam, maka tertuanglah tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu saya iseng buka friendster, entah kenapa tiba-tiba saja ada keinginan untuk melihat deretan teman-teman saya di friendster. Tanpa disadari, mata saya tertuju pada foto teman saya yang sudah almarhum. Disitu tertulis testimonial dari sahabat-sahabatnya yang indah sekali. Doa-doa yang teriring dari hati yang ikhlas sebagai tanda cintanya kepada beliau. Doa pengantar ke alam yang tenang dan abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sudah kehendak-Nya saya harus membuka friendster almarhum. Setidaknya untuk mengingatkan kematian yang akan saya alami juga-Visi yang sebenar-benarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan dari kita akan menulis tentang bayangan kenikmatan yang berbau dunia ketika menuliskan atau ditanya tentang Visi hidup. Menurut pemahaman yang saya yakini, sebelum kita menuliskan Visi hidup, hendaknya didasari oleh pertanyaan-pertanyaan berikut:&lt;br /&gt;Ingin seperti apa mati kita?, dalam kondisi seperti apa?, sedang melakukan aktifitas apa?&lt;br /&gt;Berapa banyak keluarga, kerabat, teman relasi atau tetangga yang diharapkan mengantar jenazah kita?&lt;br /&gt;Omongan atau cerita apa yang diharapkan keluar dari orang-orang yang kita tinggalkan?&lt;br /&gt;Caciankah, makiankah atau rasa syukur karena telah kehilangan orang yang mereka benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari kita mungkin akan terperanjat dengan pertanyaan-pertanyaan semacam itu. Bisa jadi karena sibuk dengan pekerjaan atau aktifitas yang menjauhkan diri dari Visi hidup yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan, kecerdasan dan keikhlasan dari jawaban-jawaban pertanyaan diatas akan menentukan posisi kita di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menemukan Visi hidup yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sahabat saya, saya yakin Allah Swt akan menempatkan dirimu ditempat yang paling baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sudah anda lakukan untuk mempersiapkan kematian?Tag menghadapi kematian, kematian, pertanyaan inspiratif, inspirasi kematian, pekerja ibu ibu, muslimah solehah symbol, inspirasi menghadapi kematiaan, SIAPKAN KEMATIAN, menghadapi kmatian, visi hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;sumber: inspiratif.com&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-5753647878010852051?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/5753647878010852051/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/01/apa-yang-sudah-anda-siapkan-untuk_04.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5753647878010852051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5753647878010852051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2012/01/apa-yang-sudah-anda-siapkan-untuk_04.html' title='Apa yang sudah anda siapkan untuk menghadapi kematian?'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4704711251823421044</id><published>2011-12-21T01:51:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.409-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>10 Sikap Menghancurkan Hidup Anda</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://khalifah.co.id/images/stories/november2011/work_stress.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="282" src="http://khalifah.co.id/plugins/content/imagesresizecache/02320f7253a5fbcf699666163beb8cb8.jpeg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;1. Menyalahkan orang lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Primitif&lt;/em&gt;.Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalamanAfrika, kalau ada orang yang sakit, yang dipikirkan adalah:&amp;nbsp;&lt;em&gt;"Siapa nih yang nyantet?"&lt;/em&gt; Selalu&amp;nbsp;&lt;em&gt;"siapa"&lt;/em&gt;, Bukan&amp;nbsp;&lt;em&gt;"apa"&lt;/em&gt; penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu&amp;nbsp;&lt;em&gt;"apa"&lt;/em&gt;sebabnya, bukan "siapa". Jadi kalau kita berpikir menyalahkan oranglain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usahpakai dasi dan jas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kekanak-kanakan&lt;/em&gt;. Kenapa? Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh,&amp;nbsp;&lt;em&gt;"Adik tuh yang salah"&lt;/em&gt;, atau,&amp;nbsp;&lt;em&gt;"Mbak tuh yang salah"&lt;/em&gt;.Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau kita manusiayang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Menyalahkan diri sendiri&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Iniberbeda dengan mengakui kesalahan. Anda pernah mengalaminya? Kalau andabilang tidak pernah, berarti anda bohong.&amp;nbsp;&lt;em&gt;"Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat, dan sebagainya, &lt;/em&gt;&lt;em&gt;l&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ha,saya ini apa ?, wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha, saya SMP, wahnggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisadeh"&lt;/em&gt;. Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai "improper guilty feeling".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi walau yang salah partner, anak buah, atau bahkan atasan, berani bilang,&lt;em&gt;"Saya kok yang memang salah, tidak mampu, dan sebagainya"&lt;/em&gt;.Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa inferior, kitatidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan oranglain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggapwajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt; 3. Tidak punya goal atau cita-cita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnyatidak jelas. Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja denganmilestone. Buat target jangka panjang dan jangka pendek secaratertulis. Ilustrasinya kayak gini: Ada anjing jago lari yang sombong.&amp;nbsp;&lt;em&gt;"Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya"&lt;/em&gt;. Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik, kiclik. Temannya bilang,&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Nah tuh ada kelinci, kejar aja"&lt;/em&gt;.Dia kejar itu kelinci, wesss, kelinci lari lebih kencang, anjingnyangotot ngejar dan kelinci lari sipat-kuping (sampai nggak dengar /peduli apa-apa), dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar.Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain.&amp;nbsp;&lt;em&gt;"Ah, lu, katanyajago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu palingkencang". "Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha guagoalnya untuk fun aja sih"&lt;/em&gt;. Kalau "GOAL" kita hanya untuk "FUN", isi waktu aja, ya hasilnya cuma terengah-engah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Mempunyai "goal", tapi ngawur mencapainya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya dialami oleh orang yang tidak "teachable". Goalnyasalah, fokus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah.Ilustrasinya kayak gini : ada pemuda yang terobsesi dengan emas, karenapengaruh tradisi yang mendewakan emas. Pemuda ini pergi ke pertokoandan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentusaja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya,&lt;em&gt;"Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan"&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Mengambil jalan pintas (shortcut)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalanpintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, karena tidakmengikuti proses. Kalau kita menghindari proses, ya nggak matang,kalaupun matang ya dikarbit. Jadi, tidak ada tuh jalan pintas. Pemainbulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan,melakukan smash 1000 kali. Itu bukan jalan pintas. Nggak ada orang yangleha-leha tiap hari pakai sarung, terus tiba- tiba jadi juara bulutangkis. Nggak ada! Kalau anda disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuh? Nggak mungkin! Karena hal itumelawan kodrat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt; 6. Mengambil jalan terlalu panjang, terlalu santai&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analoginya begini: Pesawat terbang untuk bisa &lt;em&gt;take-off&lt;/em&gt;, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat &lt;em&gt;take- off&lt;/em&gt;,memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia cuma 50km/jam, ya cuma ngabis-ngabisin avtur aja, muter-muter aja. Lha, kalaujalannya runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 km/jam, ya nggakbisa &lt;em&gt;take-off&lt;/em&gt;, malah nyungsep iya. Iya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Mengabaikan hal-hal kecil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecilnggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti adakomponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecilaja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Terlalu cepat menyerah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukanmengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhentipada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapiberhenti di tempat yang salah repot sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Bayang-bayang masa lalu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karenaapa? Kita selalu penuh memori kan? Apa yang kita lakukan, masuk memorikita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya.Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi. Inibisa balik lagi ke penyakit nomer-3. Kegagalan sebagai akibatbayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itubayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat membatasi kitauntuk maju ke depan. Kita kadang-kadang lupa bahwa hidup itu majuterus. "Waktu" itu maju kan? Ada nggak yang punya jam yang jalannyaterbalik? Nggak ada kan? Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja kedepan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil,pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;10. Menghipnotis diri dengan kesuksesan semu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis denganitu. Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti,nggak kemana-mana lagi. Sudah puas dengan sukses kecil tersebut.Napoleon pernah menyatakan, "Saat yang paling berbahaya datang bersamadengan kemenangan yang besar". Itu saat yang paling berbahaya, karenaorang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasilyang kecil, karena kita akan menembak sasaran yang besar, goal yangjauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Sumber: menjelma.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4704711251823421044?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4704711251823421044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/10-sikap-menghancurkan-hidup-anda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4704711251823421044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4704711251823421044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/10-sikap-menghancurkan-hidup-anda.html' title='10 Sikap Menghancurkan Hidup Anda'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7681333632389191390</id><published>2011-12-11T00:21:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.556-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Ayam dan Sapi</title><content type='html'>&lt;ul class="recent"&gt;&lt;li id="post-283"&gt;&lt;div class="article" style="border-bottom: 1px dashed rgb(204, 204, 204); margin: 0px 0px 8px;"&gt;&lt;a href="http://dongeng.org/wp-content/uploads/2009/10/22452-bigthumbnail.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="22452-bigthumbnail" class="size-thumbnail wp-image-291 " height="150" src="http://dongeng.org/wp-content/uploads/2009/10/22452-bigthumbnail-150x150.jpg" title="22452-bigthumbnail" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;“Kenapasih”, kata seorang kaya pada pelayannya, “Orang-orang mengataiku pelit.Padahal semua orang kan tahu kalau aku wafat nanti, aku akan memberikansemua yang aku punya pada yayasan sosial dan panti asuhan?” “Akan sayaceritakan fabel tentang ayam dan sapi,” jawab pelayannya.&lt;span id="more-283"&gt;&lt;/span&gt;“Sapi begitu populer, sedangkan sang ayam tidak sama sekali. Hal inisangat mengherankan sang ayam. ‘Orang-orang berkata begitu manistentang kelemahlembutan dan matamu yang begitu memancarkanpenderitaan’, kata ayam pada sapi. ‘Mereka mengira kamu begitu murahhati, karena tiap hari kamu memberi mereka krim dan susu. Tapibagaimana dengan aku? Aku memberikan semua yang aku punya. Akumemberikan daging ayam. Aku memberikan bulu-buluku. Bahkan merekamemasak dan membuat sup dengan kakiku untuk kaldu. Tidak ada yangseperti itu. Kenapa sih kok bisa begitu ?’”&lt;br /&gt;“Apakah anda tahu apa jawaban sang sapi?”, kata pelayan.&lt;br /&gt;Sang sapi berkata, “Mungkin karena aku memberikannya sewaktu aku masih hidup.”&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7681333632389191390?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7681333632389191390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/ayam-dan-sapi_11.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7681333632389191390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7681333632389191390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/ayam-dan-sapi_11.html' title='Ayam dan Sapi'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6634022768487621537</id><published>2011-12-11T00:19:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.476-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Anak Kerang</title><content type='html'>&lt;ul class="recent"&gt;&lt;li id="post-284"&gt;&lt;div class="article" style="border-bottom: 1px dashed rgb(204, 204, 204); margin: 0px 0px 8px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://dongeng.org/wp-content/uploads/2009/10/mutiara-150x150.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="mutiara" border="0" class="size-thumbnail wp-image-285" height="150" src="http://dongeng.org/wp-content/uploads/2009/10/mutiara-150x150.jpg" title="mutiara" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Padasuatu hari seekor anak kerang di dasar laut mengadu dan mengeluh padaibunya sebab sebutir pasir tajam memasuki tubuhnya yang merah danlembek. “Anakku,” kata sang ibu sambil bercucuran air mata, “Tuhantidak memberikan pada kita, bangsa kerang, sebuah tangan pun, sehinggaIbu tak bisa menolongmu.” &lt;img alt="" src="http://nukilan.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" title="More..." /&gt;&lt;span id="more-284"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siibu terdiam, sejenak, “Sakit sekali, aku tahu anakku. Tetapi terimalahitu sebagai takdir alam. Kuatkan hatimu. Jangan terlalu lincah lagi.Kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri yang menggigit.Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa kauperbuat”, kata ibunya dengan sendu dan lembut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anakkerang pun melakukan nasihat bundanya. Ada hasilnya, tetapi rasa sakitbukan alang kepalang. Kadang di tengah kesakitannya, ia meragukannasihat ibunya. Dengan air mata ia bertahan, bertahun-tahun lamanya.Tetapi tanpa disadarinya sebutir mutiara mulai terbentuk dalamdagingnya. Makin lama makin halus. Rasa sakit pun makin berkurang. Dansemakin lama mutiaranya semakin besar. Rasa sakit menjadi terasa lebihwajar. Akhirnya sesudah sekian tahun, sebutir mutiara besar, utuhmengkilap, dan berharga mahal pun terbentuk dengan sempurna.Penderitaannya berubah menjadi mutiara, air matanya berubah menjadisangat berharga. Dirinya kini, sebagai hasil derita bertahun-tahun,lebih berharga daripada sejuta kerang lain yang cuma disantap orangsebagai kerang rebus di pinggir jalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber: unknown&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6634022768487621537?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6634022768487621537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/anak-kerang_11.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6634022768487621537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6634022768487621537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/anak-kerang_11.html' title='Anak Kerang'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-5305910064958977635</id><published>2011-12-07T22:35:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.444-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah 3 Orang Tuli Dan Guru Bisu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_BmN1d2wp5os/SyyWuDxnTzI/AAAAAAAAAEc/mQrkx4YToh0/s320/kisah-tiga-orang-tuli.jpg.gif"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_BmN1d2wp5os/SyyWuDxnTzI/AAAAAAAAAEc/mQrkx4YToh0/s320/kisah-tiga-orang-tuli.jpg.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada suatu ketika, hiduplah seorang penggembala miskin. Setiap hari ia menggiring domba-dombanya ke bukit mencari rumput segar. Dari sana ia memandangi desa tempat ia tinggal bersama keluarganya. Ia tuli, tetapi itu tak jadi masalah baginya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suatu hari istrinya lupa mengirim bungkusan makan siangnya; juga tidak menyuruh anak mereka untuk membawakannya. Sampai tengah hari kiriman itu tidak datang juga. Si penggembala itu berpikir, “Aku akan pulang dan mengambilnya. Aku tidak dapat berdiam di sini sepanjang hari tanpa sepotong makanan.” Namun ia tidak dapat meninggalkan domba-dombanya. Tiba-tiba ia memperhatikan seorang pemotong rumput di tepi bukit. Ia menghampirinya dan berkata, “Saudaraku, tolong jaga domba-dombaku ini dan awasi jangan sampai tersesat atau berkeliaran. Aku akan kembali ke desa karena istriku begitu bodoh lupa mengirim makan siangku.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ternyata pemotong rumput itu juga tuli. Ia tidak mendengar satu kata pun yang diucapkan, dan sama sekali salah paham terhadap maksud si penggembala.&lt;br /&gt;Katanya, “Mengapa aku harus memberi rumput untuk ternakmu? Sedangkan aku sendiri memiliki seekor sapi dan dua ekor kambing di rumah. Tidakkah kau lihat, aku ini harus pergi jauh demi mencari rumput bagi ternak-ternakku.&lt;br /&gt; &lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=8242956080114370047"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak, tinggalkan aku. Aku tidak ada urusan dengan orang sepertimu yang hanya ingin enaknya sendiri mengambil milikku yang cuma sedikit ini.” Ia menggerakkan tangannya dan tertawa kasar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si penggembala tidak mendengar apa yang dikatakan oleh si pemotong rumput.&lt;br /&gt;Katanya, “Oh, terima kasih kawan, atas kebaikkan dan kesediaanmu. Aku akan segera kembali. Semoga keselamatan dan berkah tercurah atas dirimu. Engkau telah meringankan bebanku.” Ia segera berlari ke desa menuju gubuknya yang sederhana. Di sana ia mendapati istrinya sakit demam dan sedang dirawat oleh para istri tetangga.&lt;br /&gt;Kemudian, si penggembala itu mengambil bungkus makanan dan berlari kembali ke bukit. Ia menghitung domba-dombanya dengan cermat. Semuanya masih lengkap seperti semula. Ia lalu melihat si pemotong rumput masih sibuk memotong rumput segar. Si penggembala ini berkata pada dirinya sendiri, “Ah, betapa luar biasa pribadi si pemotong rumput ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Benar-benar dapat dipercaya. Ia sudah menjaga domba-dombaku agar tidak terpencar bahkan tidak mengharapkan terima kasih dariku. Aku akan memberinya domba pincang ini. Sebenarnya domba pincang ini akan kusembelih sendiri, namun biarlah aku berikan pada si pemotong rumput itu agar bisa jadi makan malam yang lezat bagi keluargnya.&lt;br /&gt;Ia pun memanggul domba pincang yang dimaksud di atas bahunya, menuruni bukit dan berteriak pada si pemotong rumput, “Wahai saudaraku!, ini hadiah dariku, karena engkau telah menjaga domba-dombaku selama aku pergi. Istriku yang malang menderita demam, itulah mengapa ia tidak mengirimkan aku makan siang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pangganglah domba ini untuk makan malammu nanti malam; lihat domba ini kakinya pincang dan memang akan aku sembelih!”&lt;br /&gt;Tetapi disisi lain, si pemotong rumput tidak mendengar kata-katanya dan berteriak marah, “Penggembala busuk! Aku tidak tahu apapun yang terjadi selama kau pergi. Jadi jangan salahkan aku atas kaki pincang dombamu! Sedari tadi aku sibuk memotong rumput, dan tidak tahu mengapa hal itu terjadi!&lt;br /&gt;Pergilah, atau aku akan memukulmu!”&lt;br /&gt;Si penggembala itu amat heran melihat sikap marah si pemotong rumput, tetapi ia tidak dapat mendengarkan apa yang dikatakannya. Tiba-tiba ada seorang melintas di antara mereka dengan menunggang seekor kuda yang bagus. Si penggembala menghentikan si penunggang kuda itu dan berkata, “Tuan penunggang kuda yang mulia, aku mohon katakan padaku apa yang diucapkan oleh pemotong rumput itu. Aku ini tuli, dan tidak tahu mengapa ia menolak pemberianku berupa seekor domba ini, malah marah-marah seperti itu.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si penggembala dan si pemotong rumput mulai saling berteriak pada si penunggang kuda untuk menjelaskan kemauannya masing-masing. Si penunggang kuda itu turun dan menghampiri mereka. Ternyata penunggang kuda itu pun sama tulinya. Ia tidak mendengar apa-apa yang kedua orang itu katakan. Justru, ia ini sedang tersesat dan hendak bertanya dimana dirinya saat ini. Tetapi ketika melihat sikap keras dan mengancam dari ke dua orang itu, akhirnya ia berkata, “Benar, benar, saudara. Aku telah mencuri kuda ini. Aku mengakui, tetapi aku tidak tahu kalau itu milik kalian. Maafkan aku, karena aku tidak dapat menahan diriku dan bertindak mencuri.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Aku tidak tahu apa-apa tentang pincangnya domba ini!” teriak pemotong rumput.&lt;br /&gt;“Suruh ia mengatakan padaku mengapa pemotong rumput itu menolak pemberianku, ” desak si penggembala, “aku hanya ingin memberikannya sebagai penghargaan tanda terima kasihku.”&lt;br /&gt;“Aku mengaku mengambil kuda. Aku akan kembalikan kuda ini. “kata penunggang kuda,” tapi aku tuli, dan tidak tahu siapa di antara kalian pemilik sesungguhnya kuda ini.”&lt;br /&gt;Pada saat itu, dari kejauhan, tampak seorang guru tua berjalan. Si pemotong rumput lari menghampirinya, menarik jubah lusuhnya dan berkata, “Guru yang mulia, aku seorang tuli yang tidak mengerti ujung pangkal apa yang dibicarakan oleh kedua orang ini. Aku mohon kebijaksanaan anda, adili dan jelaskan apa yang mereka teriakkan.”&lt;br /&gt;Namun, si Guru tua ini bisu dan tidak dapat menjawab, tapi ia mendatangi mereka dan memandangi ketiga orang tuli tersebut dengan penuh selidik.&lt;br /&gt;Sekarang ketiga orang tuli itu menghentikan teriakan mereka. Guru itu memandangi sedemikian lama dan dengan tajam, satu per satu hingga ketiga orang itu merasa tidak enak. Matanya yang hitam berkilauan menusuk ke dalam mata mereka, mencari kebenaran tentang persoalan tersebut, mencoba mendapatkan petunjuk dari situasi itu.&lt;br /&gt;Tetapi ketiga orang tuli itu mulai merasa takut kalau-kalau guru tua itu menyihir mereka atau mengendalikan kemauan mereka. Tiba-tiba si pencuri kuda meloncat ke atas kuda dan memacunya kencang-kencang. Begitu juga si penggembala, segera mengumpulkan ternaknya dan menggiringnya jauh ke atas bukit. Si pemotong rumput tidak berani menatap mata guru tua itu, lalu ia mengemasi rumputnya ke dalam kantong dan mengangkatnya ke atas bahu dan berjalan menuruni bukit pulang ke rumahnya.&lt;br /&gt;Guru tua itu melanjutkan perjalanannya, berpikir sendiri bahwa kata-kata merupakan bentuk komunikasi yang tidak berguna, bahwa orang mungkin lebih baik tidak pernah mengucapkannya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-5305910064958977635?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/5305910064958977635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/kisah-3-orang-tuli-dan-guru-bisu_07.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5305910064958977635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5305910064958977635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/kisah-3-orang-tuli-dan-guru-bisu_07.html' title='Kisah 3 Orang Tuli Dan Guru Bisu'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BmN1d2wp5os/SyyWuDxnTzI/AAAAAAAAAEc/mQrkx4YToh0/s72-c/kisah-tiga-orang-tuli.jpg.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8884518997300136694</id><published>2011-12-07T22:33:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.618-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Ketika Tuhan Menciptakan Wanita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dMjxvpzfEX8/S8tE1ZbCTAI/AAAAAAAAAA0/LqlCVEnLDeM/s1600/1.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_dMjxvpzfEX8/S8tE1ZbCTAI/AAAAAAAAAA0/LqlCVEnLDeM/s320/1.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: 'Courier New',Courier,monospace;"&gt;Kesempurnaan Wanita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: italic;"&gt;"Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: italic;"&gt;"Sudahkahengkau melihat setiap detail yang&amp;nbsp;saya&amp;nbsp;ciptakan untuk wanita?" Lihatlahdua tangannya mampu menjaga&amp;nbsp;banyak&amp;nbsp;anak&amp;nbsp;pada saat bersamaan, punyapelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan semua itu hanya dengan dua tangan".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Malaikat menjawab dan takjub,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan&amp;nbsp;bisa&amp;nbsp;bekerja 18 jam sehari".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=8242956080114370047" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan menjawab,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Untuk apa?"&lt;/span&gt;, tanya malaikat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tuhan melanjutkan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Air&amp;nbsp;mata&amp;nbsp;adalahsalah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta,kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyaikekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yangdimiliki wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki, diamampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mamputersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangissaat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orangyang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangissaat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saatkawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi diamampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapatmenyembuhkan luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CINTANYA TANPA SYARAT. HANYA ADA SATU YANG KURANG DARI WANITA, DIA SERING LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA..."&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8884518997300136694?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8884518997300136694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/ketika-tuhan-menciptakan-wanita_07.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8884518997300136694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8884518997300136694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/ketika-tuhan-menciptakan-wanita_07.html' title='Ketika Tuhan Menciptakan Wanita'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dMjxvpzfEX8/S8tE1ZbCTAI/AAAAAAAAAA0/LqlCVEnLDeM/s72-c/1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6646593982440820041</id><published>2011-12-07T22:32:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.485-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Cerita Seorang Ibu Tentang Anak-anaknya</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_DB9QWcuqQEc/TMg7DM56-6I/AAAAAAAAALI/MnA2aGBqORU/s1600/orang+bercerita.jpg"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_DB9QWcuqQEc/TMg7DM56-6I/AAAAAAAAALI/MnA2aGBqORU/s320/orang+bercerita.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Di sampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ”Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?”, tanya si pemuda.&lt;br /&gt; “Oh… saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke-2”, jawab ibu itu.&lt;br /&gt; ”Wow, hebat sekali putra ibu”, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahunya, pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.&lt;br /&gt; ”Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang ke-2 ya bu? Bagaimana dengan kakak adik-adiknya?”&lt;br /&gt; ”Oh ya tentu”, si Ibu bercerita:&lt;br /&gt; ”Anak saya yang ke-3 seorang dokter di Malang, yang ke-4 kerja di perkebunan di Lampung, yang ke-5 menjadi arsitek di Jakarta, yang ke-6 menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke-7 menjadi Dosen di Semarang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak ke-2 sampai ke-7.&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=8242956080114370047"&gt;&lt;/a&gt;”Terus bagaimana dengan anak pertama ibu?”Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, ”Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja, nak”. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;”Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu…...kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedangkan dia cuma menjadi petani.“Dengan tersenyum ibu itu menjawab, ”Ooo, tidak, tidak begitu nak...justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;”Pelajaran Hari Ini: Semua orang di dunia ini penting. Buka matamu, pikiranmu, hatimu. Intinya adalah kita tidak bisa membuat ringkasan sebelum kita membaca buku itu sampai selesai. Orang bijak berbicara, “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPAKAH KAMU tetapi APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6646593982440820041?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6646593982440820041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/cerita-seorang-ibu-tentang-anak-anaknya_07.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6646593982440820041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6646593982440820041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/cerita-seorang-ibu-tentang-anak-anaknya_07.html' title='Cerita Seorang Ibu Tentang Anak-anaknya'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_DB9QWcuqQEc/TMg7DM56-6I/AAAAAAAAALI/MnA2aGBqORU/s72-c/orang+bercerita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4473226789560387418</id><published>2011-12-03T13:20:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.391-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Empat Lilin</title><content type='html'>&lt;img alt="lilin" class="alignleft size-full wp-image-57" height="226" src="http://www.ceritainspirasi.net/wp-content/uploads/2009/02/lilin.jpg" title="lilin" width="200" /&gt;Ada 4 lilin yang menyala di dalam sebuah kamar, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.&lt;br /&gt;Aku adalah “&lt;b&gt;Damai&lt;/b&gt;“. Namun manusia tak mampu menjagaku : maka lebih baik aku mematikan diriku saja !” Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin Damai padam.&lt;br /&gt;Aku adalah “&lt;b&gt;Iman&lt;/b&gt;“. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkan Lilin Iman tersebut.&lt;span id="more-14"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedih giliran ketiga berbicara : Aku adalah “&lt;b&gt;Cinta&lt;/b&gt;“. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mecintainya, membenci keluarganya. ” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin Cinta tersebut.&lt;br /&gt;Tanpa terduga…. ANAK pemilik rumah itu masuk ke dalam kamar untuk mengambil ‘benda-benda’ milik-Nya di sana, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena dia tidak bisa melihat jelas dalam gelap, ia berkata : ” Ekh, apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala, Aku tidak mau rumah-Ku gelap !”&lt;br /&gt;Dengan mata bersinar, sang anak mengambil &lt;b&gt;Lilin Harapan&lt;/b&gt;, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.&lt;br /&gt;Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita. Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-Nya !&lt;br /&gt;&lt;h5 style="text-align: right;"&gt;(Cerita ini mengingatkan aku tentang seorang ANAK yang pernah memungut aku dari kamar-Nya yang (dulu) gelap)&lt;/h5&gt;&lt;h5 style="text-align: right;"&gt;sumber: ceritainspirasi.net &lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4473226789560387418?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4473226789560387418/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/empat-lilin_03.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4473226789560387418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4473226789560387418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/empat-lilin_03.html' title='Empat Lilin'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-2899916301214198158</id><published>2011-12-03T13:09:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.252-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Hati yang Sempurna</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img alt="hati sempurna" class="alignleft size-full wp-image-1562" height="45" src="http://www.ceritainspirasi.net/wp-content/uploads/2011/02/hati-sempurna.jpg" title="hati sempurna" width="45" /&gt;Ada cerita kasih, pada suatu hari seorang anak SMP tidur lalu bermimpi. Dalam mimpinya, seolah-olah setiap orang bisa melihat bentuk hati di dada orang lain termasuk hatinya sendiri. Sekilas, ia sangat mengagumi dan terheran-heran dengan suasana ini. Lalu, anak SMP itu mengalihkan pandangan ke dadanya sendiri, ia sangat bangga ketika melihat hatinya berbentuk merah jambu utuh dan berkilauan. “Hati yang sempurna” katanya, “Tak bercacat dan tak bernoda”.&lt;span id="more-1429"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu ia melangkahkan kakinya keluar. Ia mulai mengamati hati orang-orang di sekitarnya. Ada yang terpancar indah seperti miliknya, ada yang terdapat luka, ada yang besar, ada yang kecil, dan sebagainya. “Wow, luar biasa…” katanya lagi. Si anak SMP makin yakin bahwa hatinyalah yang paling sempurna karena ia tidak melihat ada hati yang lebih indah dari miliknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pandangan si Anak SMP terpaku saat melihat seorang wanita tua yang menggunakan penutup kepala. Wanita tua itu hampir tidak kelihatan wajahnya. Wanita tua itu berhati sangat besar tetapi tak berbentuk. Anak SMP itu heran kenapa banyak sekali lubang yang ternganga di hati orang itu. Ia berjalan mendekat ke arah si wanita tua dan bertanya kepadanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kenapa hatimu seperti itu? kenapa tidak berbentuk sempurna dan indah seperti milik saya?” Katanya setengah pamer.&lt;br /&gt;Jawab wanita itu, “Mungkin karena kamu masih SMP dan belum terlalu memahami dunia.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wanita tua melanjutkan, “Setiap saya mencintai seseorang, aku mencongkel hati ini dan kuberikan padanya. Begitu pula jika saya menolong orang, selalu ada serpihan hati yang kubagi pada orang itu. Dulu, saat saya masih muda dan bergaul dengan banyak sahabat, hati saya teriris-iris karena harus kubagi pada banyak sekali teman. Saat saya mulai menikah dan punya anak, hati saya hampir habis tersayat-sayat untuk memahami suami dan mengasuh anak.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tetapi, ada suatu saat di mana orang-orang juga mulai membagi hati pada saya. Mereka juga belajar mengiris hatinya untuk menutup setiap luka di hati saya hingga bertumpuk-tumpuk, itulah sebabnya kenapa hati saya beberapa kali lipat lebih besar dari hatimu, sekalipun tidak berbentuk lagi. Memang, tidak semuanya mau berbuat demikian, itulah sebabnya kenapa masih banyak sekali lubang menganga di hati ini. Sekarang, hati siapa yang lebih indah? hatiku atau hatimu?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si anak SMP tertegun untuk sekian lama. Ia mulai menyadari bahwa hati wanita tua itu jauh lebih sempurna dari hatinya. Luka, cacat, dan banyaknya tambalan di hati wanita itu justru menjadikannya lebih indah dan lebih besar dari miliknya. Setiap lubangnya seolah berbicara tentang cinta dan ketulusan di kehidupan yang dijalaninya. Sejenak, si anak SMP mulai mengamati wajah wanita tua. Ia terperanjat ketika wanita tua itu ternyata ibunya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;h6 style="text-align: right;"&gt;(Terinspirasi dari CC-DB story, unknown author)&lt;/h6&gt;&lt;h6 style="text-align: right;"&gt;sumber: ceritainspirasi.net &lt;/h6&gt;—————&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Yes! Love is a chance to gouges your hearts.. but the greatest heart always born from the greatest love.. ^^&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-2899916301214198158?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/2899916301214198158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/hati-yang-sempurna_03.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2899916301214198158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2899916301214198158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/12/hati-yang-sempurna_03.html' title='Hati yang Sempurna'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-2567536280199103011</id><published>2011-11-30T11:11:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.246-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Jebakan Tikus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;img alt="tikus" class="alignleft size-full wp-image-1736" height="45" src="http://www.ceritainspirasi.net/wp-content/uploads/2010/09/tikus.jpg" title="tikus" width="45" /&gt;Cerpen inspiratif kali ini berbicara tentang tikus..&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;  Pada suatu hari, seekor tikus sedang mencari makan. Seperti biasa, dia  menyelinap masuk ke dalam gudang. Saat sibuk meraba-raba gudang yang  gelap, tikus menemukan sebongkah keju yang sangat besar. Tapi sayang,  ternyata keju tersebut melekat pada sebuah jebakan tikus. Sebuah  perangkap yang mampu menghancurkan tubuhnya dalam satu detik saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Merasa cemas dengan adanya jebakan itu, tikus lalu menemui ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hei, di gudang ada jebakan tikus! berhati-hatilah saat memasuki gudang!” seru tikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tahu kalau ini adalah masalah besar bagi kamu.” Jawab ayam, “Tetapi maaf, itu bukan urusanku. Aku tidak terganggu dengan jebakan itu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak  puas dengan jawaban ayam, tikus kemudian menemui kambing. “Maaf, ya!”  Kambing itu berkata,  “Saya tidak bisa berbuat banyak. Sebaiknya kau  berdoa saja agar keju itu lepas dari jebakannya.” kata si kambing.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tikus  pun merasa sangat kesal dengan jawaban kambing. Ia kemudian menemui  sapi untuk memberinya peringatan. Lagi-lagi tikus mendapat jawaban yang  sama, “Maaf, ya.” kata sapi sambil tertawa, “Jebakan sekecil itu tidak  berarti apa-apa bagi tubuhku yang sebesar ini. Saya tidak merasa  terganggu dengan adanya jebakan itu.”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena bosan tidak diperhatikan, kemudian tikus meninggalkan gudang dan  mencari makan di tempat lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;—————&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat  tengah malam, tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras. “Praaaaaak…”  Jebakan tikus itu sepertinya telah menemukan mangsanya. Mendengar suara  ini, istri sang petani langsung terbangun dan berlari ke gudang. Tetapi  karena gelap, istri petani tersebut tidak menyadari bahwa yang  tertangkap di jebakan tersebut adalah seekor ular berbisa. Ular itu lalu  menggigitnya. Istri petani pun menjerit-jerit kesakitan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat  keributan itu sang petani segera berlari menuju dapur. Ia menemui  istrinya sudah pingsan tergigit ular. Kemudian ia membawa istrinya untuk  berobat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Esok paginya, tubuh si istri masih demam. Maka petani itu memutuskan untuk menyembelih si ayam untuk dibuat sup kesukaan istrinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama  istrinya sakit berhari-hari, banyak sekali tetangga yang menungguinya.  Petani itu lalu menyembelih kambingnya. Daging kambing tersebut kemudian  dibuat sate untuk hidangan bagi para tamu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah  lebih dari seminggu sakit, sang istri akhirnya meninggal dunia. Banyak  sekali orang yang hadir di pemakamannya. Akhirnya sang petani memutuskan  untuk menyembelih satu-satunya sapi miliknya. Daging sapi itu dibuat  berbagai masakan sebagai hidangan bagi para tamu yang telah hadir di  pemakaman istrinya.&lt;/div&gt;&lt;h6 style="text-align: right;"&gt;(Author unknown, from Joke du Jour, 2001)&lt;/h6&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;——————-&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup  adalah sebuah perputaran.. atau yang biasa disebut siklus quantum..  masalah dan ancaman yang diderita orang lain dapat menjadi rantai yang  akhirnya menimpa diri kita.. so, keep the arms wide open and show your  love.. ^^&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-2567536280199103011?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/2567536280199103011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/jebakan-tikus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2567536280199103011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2567536280199103011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/jebakan-tikus.html' title='Jebakan Tikus'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3000956740849167500</id><published>2011-11-30T11:06:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.265-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Arti Sahabat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;img alt="arti sahabat" class="alignleft size-full wp-image-1581" height="45" src="http://www.ceritainspirasi.net/wp-content/uploads/2011/02/arti-sahabat.jpg" title="arti sahabat" width="45" /&gt; &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Cerita remaja&lt;/b&gt;  ini berawal saat seorang anak SMU yang bernama Rafi sedang duduk-duduk  di teras rumahnya. Tiba-tiba ia melihat remaja sebaya sedang naik sepeda  lalu jatuh tersungkur tepat di depan rumahnya. Isi tas plastik pemuda  itu tumpah dan berhamburan ke luar. Tanpa berpikir panjang, Rafi segera  menolongnya. Rafi membantunya berdiri dan mengumpulkan barang-barangnya  yang berserakan di jalan. Semprotan serangga, tali, dan beberapa barang  lain yang dibawa remaja itu akhirnya sudah masuk ke dalam tas plastiknya  lagi. Rafi juga melihat kaki pemuda itu terluka, maka Rafi memintanya  mampir sebentar agar lukanya bisa diobati. Anak ABG itu menyetujuinya  dan mereka berdua masuk rumah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di  dalam rumah, Rafi ngobrol dengan dengan anak SMU itu yang akhirnya  diketahui bernama Ridwan. Lama sekali Rafi ngobrol dengan Ridwan, mereka  menjadi akrab dalam sekejab, mungkin karena umur mereka yang hampir  sama. Mereka berbicara tentang sekolah, hobi, guru, dan hal-hal lain  yang biasa diceritakan remaja SMU. Semenjak peristiwa itu, mereka berdua  menjadi akrab dan saling bersahabat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat  lulus SMU, cerita anak abg itu berlanjut. kedua pemuda itu diterima di  universitas yang sama. Persahabatan mereka pun makin dekat. Hingga tak  terasa, waktu kelulusan pun tiba. Beberapa hari sebelum wisuda Ridwan  menemui Rafi, seperti biasa mereka lalu saling mengobrol.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hey,  Rafi!” kata Ridwan, “Tahukah kamu bahwa jika kamu tidak menolongku  dulu, mungkin selamanya aku tidak akan kenal denganmu. Kamu memang  sahabat terbaikku.”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Haha.. biasa ajalah. Lha emangnya kenapa, toh?” Rafi balas bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Maaf,  jika aku tidak pernah bercerita tentang ini. Masa-masa pertemuan awal  kita dulu adalah masa-masa kritis dalam hidupku.” Ridwan mulai  bercerita, “Waktu itu, usaha bapakku bangkrut, dia terlilit banyak  hutang. Sedangkan ibuku malah lari dengan lelaki lain. Aku selalu jadi  korban emosi bapak. Waktu itu saya kecewa sekali dengan mereka dan ingin  bunuh diri.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ridwan melanjutkan  ceritanya, “Tetapi, waktu sehabis membeli racun serangga dan juga tali  untuk bunuh diri, sepedaku malah terpeleset di depan rumahmu dan kamu  menolongku. Keakraban dan ketulusanmu waktu itu seolah-olah bercerita  bahwa masih banyak orang baik di sekitarku. Aku merasa tidak sendiri  lagi waktu itu. Aku melihat ada harapan. Canda dan sikapmu membuatku  membatalkan niat bunuh diriku. Thanks, bro! entah sadar atau tidak,  engkau sudah menyelamatkan nyawaku.”&lt;/div&gt;&lt;h6 style="text-align: right;"&gt;(Diterjemahkan dan ditulis ulang dari ‘The Gesture’, Unknown Author)&lt;/h6&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;——————–&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Luangkan  waktu untuk tersenyum pada salah satu orang yang tidak kau kenal..   mungkin senyum itu bisa menjadi satu-satunya sinar bagi mataharinya yang  mulai gelap.. ^^&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3000956740849167500?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3000956740849167500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/arti-sahabat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3000956740849167500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3000956740849167500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/arti-sahabat.html' title='Arti Sahabat'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1876317927748825087</id><published>2011-11-25T11:13:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.207-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>kumpulan kata-kata motivasi dahsyat Mario Teguh, Golden ways</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan&lt;br /&gt;bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.&lt;br /&gt;Karena keseimbangan sikap adalah penentu&lt;br /&gt;ketepatan perjalanan kesuksesan anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; itulah kita menemukan dan belajar membangun&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kesempatan untuk berhasil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda hanya dekat dengan mereka yang anda&lt;br /&gt;sukai. Dan seringkali anda menghindari orang&lt;br /&gt;yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah&lt;br /&gt;Anda akan mengenal sudut pandang yang baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; belajar, akan menjadi pemilik masa depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi&lt;br /&gt;pencapaian kecemerlangan hidup yang di&lt;br /&gt;idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa&lt;br /&gt;kesenangan adalah cara gembira menuju&lt;br /&gt;kegagalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jangan menolak perubahan hanya karena anda&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; takut kehilangan yang telah dimiliki, karena&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dengannya anda merendahkan nilai yang bisa&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; anda capai melalui perubahan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila&lt;br /&gt;anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara&lt;br /&gt;lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila&lt;br /&gt;cara-cara anda baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; bila sikap anda salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lanjut usia yang berorientasi pada&lt;br /&gt;kesempatan adalah orang muda yang tidak&lt;br /&gt;pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi&lt;br /&gt;pada keamanan, telah menua sejak muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hanya orang takut yang bisa berani, karena&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; keberanian adalah melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; punya kesempatan untuk bersikap berani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan&lt;br /&gt;stress adalah kemampuan memilih pikiran yang&lt;br /&gt;tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang&lt;br /&gt;anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang kemudian anda dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara&lt;br /&gt;kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku&lt;br /&gt;seperti orang yang terus memeras jerami untuk&lt;br /&gt;mendapatkan santan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang berbakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lebih menghormati orang miskin yang berani&lt;br /&gt;daripada orang kaya yang penakut. Karena&lt;br /&gt;sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa&lt;br /&gt;depan yang akan mereka capai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ketahui, kapankah kita akan mendapat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin.&lt;br /&gt;Dengan mencoba sesuatu yang tidak&lt;br /&gt;mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik&lt;br /&gt;dari yang mungkin anda capai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; adalah membiarkan pikiran yang cemerlang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mendahulukan istirahat sebelum lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa&lt;br /&gt;mengupayakan pelayanan yang terbaik.&lt;br /&gt;Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang&lt;br /&gt;baik, maka andalah yang akan dicari uang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mungkin menua dengan berjalanannya waktu,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengubah diri kita sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk&lt;br /&gt;melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi&lt;br /&gt;orang tua yang masih melakukan sesuatu yang&lt;br /&gt;seharusnya dilakukan saat muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; kaya, tetapi menggunakannya dengan baik&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; adalah sumber dari semua kekayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang minta gaji lebih biasanya tidak dapat lebih, tapi yang  melakukan lebih dan berkualitas akan mendapat lebih. Jangan takar tenaga  yang Anda keluarkan berdasarkan gaji yang Anda dapatkan tetapi  berdasarkan hasil yang dapat Anda kontribusikan bagi kelangsungan dan  keuntungan perusahaan Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;sumber : http://www.resep.web.id&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1876317927748825087?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1876317927748825087/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/kumpulan-kata-kata-motivasi-dahsyat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1876317927748825087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1876317927748825087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/kumpulan-kata-kata-motivasi-dahsyat.html' title='kumpulan kata-kata motivasi dahsyat Mario Teguh, Golden ways'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8004781236468219005</id><published>2011-11-25T11:10:00.000-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.563-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>2 Manusia Super di Jembatan Setiabudi</title><content type='html'>Tanpa disadari terkadang sikap apatis menyertai saat langkah kaki mengarungi&lt;br /&gt;tuk coba taklukkan ibukota negri ini. Semoga kita selalu diingatkan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar berbagi cerita orang orang super dalam keindahan hari ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang ini February 6, 2008 , tanpa sengaja ,saya bertemu dua manusia super.&lt;br /&gt;Mereka mahluk mahluk kecil , kurus ,kumal berbasuh keringat. Tepatnya  diatas jembatan penyeberangan setia budi , dua sosok kecil berumur kira  kira&lt;br /&gt;delapan  tahun  menjajakan  tissue dengan wadah kantong plastik hitam.&lt;br /&gt;Saat menyeberang untuk makan siang  mereka menawari saya  tissue diujung&lt;br /&gt;jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan&lt;br /&gt;lebar lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan&lt;br /&gt;ucapan "Terima kasih Oom !".  Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan&lt;br /&gt;Cuma mulai membuka  sedikit senyum seraya  mengangguk kearah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan , menyapa  seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang  penuh keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan  saya,lagi lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut  kecil mereka. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap  teronggok disudut jembatan  tertabrak derai angin Jakarta . Saya  melewatinya dengan lirikan kearah dalam  kantong itu , duapertiga   terisi  tissue putih berbalut plastik transparan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama  dan mendapati  mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita , senyum diwajah mereka  terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang manggayut langit  Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Terima kasih ya mbak .semuanya dua ribu lima ratus rupiah!"  tukas  mereka, tak lama siwanita merogoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah  sepuluh ribu rupiah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Maaf , nggak ada kembaliannya ..ada uang pas nggak mbak ? " mereka  menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng,  lalu dengan  sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah  mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Oom boleh tukar uang nggak , receh sepuluh ribuan ?" suaranya  mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka . sedikit  terhenyak saya merogoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa  kembalian food court sebesar empat ribu rupiah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Nggak punya , tukas saya !" lalu tak lama siwanita berkata " ambil  saja kembaliannya , dik !" sambil berbalik badan dan meneruskan  langkahnya kearah ujung sebelah timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini terkesiap , ia  menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya  dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakkannya kegenggaman saya  yang masih tetap berhenti ,  lalu ia  mengejar wanita tersebut untuk  memberikan uang empat ribu rupiah tadi. Siwanita kaget , setengah  berteriak ia bilang "sudah buat kamu saja , nggak apa..apa ambil saja  !", namun mereka berkeras mengembalikan uang tersebut. " maaf mbak ,  Cuma ada empat ribu  , nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan !"  Akhirnya uang itu diterima siwanita karena sikecil pergi  meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggallah episode saya dan mereka , uang sepuluh ribu digenggaman saya  tentu bukan sepenuhnya milik saya . mereka menghampiri saya dan berujar "  Om, bisa tunggu ya , saya kebawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek  !".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" eeh .nggak usah ..nggak usah ..biar aja ..nih !" saya kasih uang itu  ke sikecil, ia menerimanya tapi terus berlari kebawah jembatan menuruni  tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya ,"Nanti dulu Om , biar ditukar dulu ..sebentar "&lt;br /&gt;" Nggak apa apa , itu buat kalian " Lanjut saya&lt;br /&gt;" jangan ..jangan Om , itu uang om sama mbak yang tadi juga " anak itu bersikeras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sudah ..saya Ikhlas , mbak tadi juga pasti ikhlas ! saya berusaha  membargain, namun ia menghalangi saya sejenak dan berlari keujung  jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat , secepat kilat  juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari kearah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ini deh om , kalau kelamaan , maaf .." ia memberi saya delapan pack tissue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Buat apa ?" saya terbengong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Habis teman saya lama sih Om , maaf , tukar pakai tissue aja dulu " walau dikembalikan ia tetap menolak .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tatap wajahnya , perasaan bersalah muncul pada rona mukanya . Saya  kalah set , ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya .  Beberapa saat saya mematung di sana , sampai sikecil telah kembali  dengan genggaman uang receh sepuluh ribu , dan mengambil tissue dari  tangan saya serta memberikan uang empat  ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih Om , !"..mereka kembali keujung jembatan sambil sayup  sayup terdengar percakapan " Duit mbak tadi gimana ..? " suara kecil  yang lain&lt;br /&gt;menyahut " lu hafal kan orangnya , kali aja ketemu lagi ntar kita  kasihin..." percakapan itu sayup sayup menghilang  , saya terhenyak dan  kembali kekantor dengan seribu perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan ..Hari ini saya belajar dari dua manusia super , kekuatan  kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh , mereka  berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra , mereka  tahu hak mereka dan hak orang lain , mereka berusaha tak meminta minta   dengan berdagang Tissue.&lt;br /&gt;Dua anak kecil yang bahkan belum baligh , memiliki kemuliaan diumur mereka yang begitu belia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO&lt;br /&gt;Engkau hanya semulia yang kau kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membandingkan  keserakahan kita , yang tak pernah ingin sedikitpun berkurang rizki kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Usia memang tidak menjamin kita menjadi Bijaksana , kitalah yang memilih untuk menjadi bijaksana atau tidak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pengalaman nyata ini mampu menggugah saya dan  teman lainnya untuk lebih SUPER.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8004781236468219005?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8004781236468219005/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/2-manusia-super-di-jembatan-setiabudi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8004781236468219005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8004781236468219005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/2-manusia-super-di-jembatan-setiabudi.html' title='2 Manusia Super di Jembatan Setiabudi'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6414752364217239575</id><published>2011-11-10T01:45:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.473-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah si Semut dan si Belalang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://www.huntsvillecommunitytheatre.org/past/ant/_images/ant-grasshopper.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.huntsvillecommunitytheatre.org/past/ant/_images/ant-grasshopper.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Pada suatu hari dunia serangga hiduplah  Semut dan Belalang. Semut adalah sosok yang rajin. Pada musim panas ia  bekerja keras sekuat tenaga. Kegagalan demi kegagalan ia dapati, tetapi  semut tidak menyerah. Akhirnya semut pun berhasil mendirikan banyak  perusahaan dan mengumpulkan banyak uang. Uang-uang tersebut hanya ia  gunakan sebatas keperluan saja, sehingga tabungan dan depositonya pun  menumpuk di bank.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Belalang juga sosok yang rajin. Ia juga  seorang pekerja keras. Tetapi ia jarang menabung. Seluruh uangnya  dihabiskan begitu saja untuk memuaskan keinginannya. Belalang juga  sering mentertawakan prinsip Semut tersebut. “Hidup hanya sekali, maka  dinikmati saja!” katanya.&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Beberapa bulan kemudian, saat musim dingin tiba semua sektor pertanian harus berhenti. &lt;span id="more-663"&gt;&lt;/span&gt;Salju  turun terus menerus setiap hari. Krisis ekonomi pun mulai melanda  negeri serangga. Selanjutnya dapat di tebak, bisnis Belalang juga ikut  jatuh. Belalang menjadi miskin dan mulai hidup di jalanan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tetapi Belalang adalah serangga cerdas.  Dengan perencanaan yang matang, Belalang mulai menulis di koran-koran  tentang bagaimana mewahnya kehidupan si Semut sementara ada  serangga-serangga lain termasuk Belalang yang sedang kelaparan. Dengan  bantuan mantan rekan-rekan bisnisnya, Belalang menggelar konferensi pers  dengan tema “Kenapa di negeri yang kaya ini masih ada Belalang yang  kelaparan?” Semua wacana yang ia buat saat konferensi pers tersebut  ditujukan untuk menyerang kaum kapitalis termasuk si Semut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; SSTI, SSTV, dan beberapa TV swasta lain  mulai mengangkat kehidupan Belalang dengan menampilkan video kehidupan  Belalang yang memprihatinkan separuh layar, kemudian pada separuh layar  yang lain ditampilkan kehidupan Semut yang penuh kemewahan. Bahkan,  Jangkrik Fals seorang penyanyi terkenal – juga ikut mendukung gerakan  Belalang. Pada berbagai acara televisi jangkrik menyanyikan lagu “Tidak  mudah menjadi hijau”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Dalam sebuah wawancara di program  televisi yang cukup terkenal Seribu Mata, Ketua DPS (Dewan Perwakilan  Serangga) Nyamuk Alie menyatakan bahwa ia sangat simpati dengan hal ini.  Akhirnya sidang DPS pun digelar dan mereka memutuskan untuk menaikkan  pajak pada serangga-serangga yang sangat kaya, termasuk Semut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tetapi gerakan si Belalang tidak  berhenti sampai di sini saja, berbagai usaha ia lakukan lagi agar dapat  mengakuisisi seluruh kekayaan Semut. Belalang juga mulai berteriak di  berbagai media bahwa Perusahaan-perusahaan milik Semut adalah biang  utama kemiskinan di negara serangga. Sekali lagi, usaha ini didukung  oleh banyak pihak termasuk pers. Pemerintah pun geram, seluruh kekayaan  Semut di sita oleh negara. Separuh perusahaan milik Semut termasuk rumah  mewahnya diberikan kepada Belalang. Belalang yang saat ini telah  dianggap sebagai “Pahlawan Kemiskinan” dianggap lebih pantas mengelola  itu semua.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Akhirnya beberapa bulan kemudian musim  dingin pun berakhir. Belalang mulai keblinger dengan kekayaan. Ia mulai  terjerat narkoba, perusahaannya pun bangkrut satu per satu. Akhirnya  Belalang jatuh miskin. Tidak ada yang mengenalinya saat Belalang tewas  di pinggir jalan akibat overdosis. Lalu bagaimana dengan Semut? tidak  ada kabar yang pasti tentang ini. Beberapa serangga bilang bahwa Semut  telah pindah ke negeri seberang dan merintis usaha barunya di sana.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6414752364217239575?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6414752364217239575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/kisah-si-semut-dan-si-belalang_10.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6414752364217239575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6414752364217239575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/kisah-si-semut-dan-si-belalang_10.html' title='Kisah si Semut dan si Belalang'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-2927135859972344385</id><published>2011-11-10T01:24:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.259-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kumpulan kalimat inspirasi dan motivasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mari memulai dari nol&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita dengar kalimat, "dimulai dari angka nol ya..." Ya! betul, memang kalimat ini seringkali diucapkan pria atau wanita berseragam merah yang memberikan senyumnya ramah ketika membantu mengisi bahan bakar kendaraan kita. Mungkin jika hanya didengarkan sekilas saja, kalimat ini tak ada pengaruh dan arti apa-apa selain mengingatkan pada iklan di televisi. Tapi tunggu dulu...coba resapkan lagi maknanya di dalam hati Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi menuntut segala sesuatu harus instan dan serba cepat. Di sana sini kita lihat restoran fast food berdiri tegak memberikan service dan menu makanan yang serba cepat. Ada lagi berbagai makanan instan yang cukup diseduh dengan air panas dan tak sampai 5 menit siap untuk dimakan. Karena kebiasaan tersebut kemudian kita jadi terbawa suasana dan menginginkan segala sesuatu lainnya instan dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja beberapa keinginan seperti, kenaikan jabatan, prestasi, harta kekayaan, banyak orang menghalalkan segala cara untuk menggapai semua keinginan tersebut, dan tak ingin menghabiskan waktu lama untuk meraihnya. Serba instan dan cepat, kalau bisa sih tak perlu berusaha keras, berangkat pagi dan disiplin kerja supaya bisa menjadi manager. Atau tak usah kerja keras, namun bisa memegang setir Volvo Silver seperti yang dikemudikan Robert Pattinson dalam TWILIGHT, shopping setiap hari, dan menghabiskan waktu di salon atau spa langganan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, jangan pernah lupakan apabila segala sesuatu itu manis jika kita memulai dengan usaha dan kerja keras kita. Kita tak bisa sampai ke lantai lima tanpa melewati lantai paling dasar terlebih dahulu. Sekalipun The Flash yang memiliki kekuatan supercepat masih harus melewati lantai dasar, beda dengan Superman yang bisa terbang, tetapi kita tidak mungkin terbang untuk mencapai lantai lima bukan? Karena itu hanya terjadi di film kartun dan fiksi lainnya. Jadi mari kita maju dan melangkah bersama, ribuan langkah maju yang akan kita ambil dimulai dari satu langkah yang bersemangat, dan begitulah seterusnya sampai tujuan kita tercapai. Tetap semangat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian Mengundang Kedamaian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Peace cannot be kept by force. It can only be achieved by understanding. (Albert Einstein)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat hidup rukun dan damai dengan orang lain jika ada pengertian satu sama lain. Pengertian bahwa tiap manusia berbeda. Pengertian bahwa Anda tak bisa memenuhi tuntutan semua orang dan orang lain juga tidak harus memenuhi semua tuntutan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian bahwa tiap manusia memiliki standarnya sendiri-sendiri, misal tentang keindahan, kerapian, kebersihan, lezatnya makanan, dinginnya cuaca, lucunya sebuah film komedi, bagusnya sehelai gaun, maupun hal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab apa yang menurut Anda bagus belum tentu bagus bagi orang lain. Makanan yang menurut Anda enak belum tentu enak buat orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin juga bakal tertawa terbahak-bahak jika melihat sebuah film, namun orang lain tetap diam tak bergeming. Rumah yang bagi Anda sudah rapi dan bersih, mungkin masih jauh dari standar kerapian dan kebersihan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian bahwa Anda mungkin menganggap orang lain aneh, dan bagi orang tersebut Anda juga aneh. Semua ini timbul hanya karena Anda berbeda darinya. Apa yang biasa Anda lakukan, tidak biasa dilakukannya, demikian juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian bahwa segala problema yang ada di dunia ini terlalu besar untuk masuk dalam penalaran kita yang terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian bahwa kita tidak selalu dapat mengerti apa yang sedang terjadi, mengapa dia melakukan hal itu, atau kapan doa-doa kita akan dijawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin besar pengertian yang Anda miliki, maka semakin mudah Anda merasakan kedamaian dalam batin, dan semakin mudah pula Anda hidup damai dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertianlah yang menarik damai masuk dalam hati dan hidup Anda, bukan besarnya kekuasaan yang Anda miliki sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lain tak tertarik pada besarnya kekuasaan yang Anda miliki. Mereka tertarik dengan seberapa peduli Anda terhadap kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak tak peduli dengan berapa banyak uang yang mati-matian Anda sediakan untuk mereka. Mereka hanya peduli dengan seberapa banyak waktu yang Anda habiskan dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan Anda tak peduli seberapa benar dan saleh diri Anda. Mereka hanya peduli apakah Anda tetap mau minta maaf jika Anda berbuat salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa gunanya kekayaan dan kekuasaan bila tidak disertai dengan pengertian yang besar?! Karena hanya pengertian yang mengundang kedamaian datang dan tinggal dalam hidup seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bukan Sebuah Akhir!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sometimes the end is just the beginning..." - Inspirational movie, TOUCHED BY AN ANGEL &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda merasa sedih karena sedang berpisah dengan seseorang? Ditinggalkan oleh orang yang paling kita sayangi, atau justru malah kita yang harus meninggalkan orang yang kita sayangi oleh karena suatu hal? Atau kehilangan sesuatu, misalnya pekerjaan dan harus memulai dari nol kembali usaha yang selama ini Anda pupuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja salah satu di antara kita saat ini sedang gundah karena orang yang kita cintai pergi untuk orang lain, alias selingkuh. Atau keluarga terdekat harus berpulang, usia beliau memang sudah 80 tahun. Hmmm...begitu banyak peristiwa kehilangan, ditinggalkan atau meninggalkan, dan semua itu membuat Anda berderai air mata dan terselubung dalam duka. Apakah selamanya Anda selalu menilai hal itu dengan kesedihan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat sisi lain, sebuah sudut yang mungkin terlewat dari pandangan Anda. Ambil sebuah contoh bunga matahari, Anda tentu tahu bunga tersebut kan? Bunga kuning, cerah dan ceria yang selalu membuat suasana seakan meriah dan menyenangkan. Sosoknya yang tinggi dan anggun selalu menjadi pusat perhatian. Indah dan begitu mengagumkan. Namun kemudian tak berapa lama ia menjadi layu, kering dan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Anda apakah itu adalah akhir si bunga matahari? Hampir semua mungkin akan menjawab ya, karena apabila bunga sudah layu dan kering berikutnya ia akan mati. Tetapi tidak demikian, yang terjadi adalah bunga itu membawa biji-biji benih baru, jumlahnya ribuan dan sulit dihitung dengan jari. Biji-biji tersebut adalah benih bunga-bunga baru yang akan menceriakan alam. Nah, begitu juga saat Anda kehilangan, ditinggalkan, atau meninggalkan, ini bukanlah sebuah akhir yang menyedihkan, namun juga sebuah awal dari sesuatu yang baru. Sesuatu yang lebih besar dari apa yang pernah kita pikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata boleh menetes, perasaan boleh hampa, tetapi semangat harus tetap dipacu, seiring dengan waktu yang terus bergulir maju. Tak ada jalan untuk mundur dan kembali ke masa lalu. Semuanya selalu bergerak ke depan, menyongsong suatu hal yang lebih besar. Selalu bersemangat, segala sesuatunya baru saja dimulai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemenang dan Pecundang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemenang selalu jadi bagian dari jawaban;&lt;br /&gt;*****dang selalu jadi bagian dari masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemenang selalu punya program;&lt;br /&gt;*****dang selalu punya kambing hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemenang selalu berkata, "Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda";&lt;br /&gt;*****dang selalu berkata, "Itu bukan pekerjaan saya";&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang selalu melihat jawab dalam setiap masalah;&lt;br /&gt;*****dang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang selalu berkata, "itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa";&lt;br /&gt;*****dang selalu berkata, "Itu mungkin bisa, tapi terlalu sulit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata, "saya salah";&lt;br /&gt;saat *****dang melakukan kesalahan, dia berkata, "itu bukan salah saya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang membuat komitmen-komitmen;&lt;br /&gt;*****dang membuat janji-janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang mempunyai impian-impian;&lt;br /&gt;*****dang punya tipu muslihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang berkata, "Saya harus melakukan sesuatu";&lt;br /&gt;*****dang berkata, "Harus ada yang dilakukan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang adalah bagian dari sebuah tim;&lt;br /&gt;*****dang melepaskan diri dari tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang melihat keuntungan;&lt;br /&gt;*****dang melihat kesusahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang melihat kemungkinan-kemungkinan;&lt;br /&gt;*****dang melihat permasalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang percaya pada menang-menang (win-win);&lt;br /&gt;*****dang percaya, mereka yang harus menang dan orang lain harus kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang melihat potensi;&lt;br /&gt;*****dang melihat yang sudah lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang seperti thermostat;&lt;br /&gt;*****dang seperti thermometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang memilih apa yang mereka katakan;&lt;br /&gt;*****dang mengatakan apa yang mereka pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang menggunakan argumentasi keras dengan kata2 yang lembut;&lt;br /&gt;*****dang menggunakan argumentasi lunak dengan kata2 yang keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang selalu berpegang teguh pada nilai2 tapi bersedia berkompromi pada hal2 remeh;&lt;br /&gt;*****dang berkeras pada hal2 remeh tapi mengkompromikan nilai2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang menganut filosofi empati, "Jangan berbuat pada orang lain apa yang Anda tidak ingin orang lain perbuat pada Anda";&lt;br /&gt;*****dang menganut filosofi, "Lakukan pada orang lain sebelum mereka melakukannya pada Anda".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemenang membuat sesuatu terjadi;&lt;br /&gt;*****dang membiarkan sesuatu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Pemenang selalu berencana dan mempersiapkan diri, lalu memulai tindakan untuk menang...&lt;br /&gt;Para *****dang hanya berencana dan berharap ia akan menang ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nilai Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda jatuh pada titik di mana Anda merasa bahwa Anda tidak ingin hidup lagi?! Cobaan hidup yang begitu berat dan tak habis-habisnya seolah menekan Anda begitu berat, sampai-sampai Anda merasa tak kuat untuk bertahan lagi. Hati pun berkecamuk dan mulai sering bertanya sampai kapan Anda bakal hidup seperti ini terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hal ini lebih banyak dialami oleh seseorang dengan kepribadian yang cenderung melankolis (pemikir yang cermat). Namun, bukan berarti seseorang dengan karakter lain seperti kolerik (tegas dan dominan), plegmatis (stabil), maupun sanguin (si periang yang intim) tidak pernah mengalaminya. Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya kejenuhan dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hidup ini bukanlah tentang apa yang Anda rasakan. Hidup ini lebih dipengaruhi dengan kemauan Anda. Kenyataan hidup menuntut kita, mau - tidak mau, untuk menjadi orang yang kuat, tegar, sabar, dan tabah dalam menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya kita kuat, adakalanya kita lemah. Orang bilang ada kalanya kita di atas, ada kalanya kita di bawah. Jika kita ingat hal itu, maka kita tidak akan menjadi orang yang mudah putus asa. Karena apa yang kita rasakan hari ini hanyalah sementara saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengapa jika hari ini Anda merasa lemah. Tidak mengapa jika hari ini Anda bangun dengan mood yang buruk. Segalanya tidak berakhir di situ. Segalanya tidak berakhir saat Anda merasa semuanya buruk. Karena hidup ini adalah proses dan proses itu baru selesai ketika kita menutup mata untuk selamanya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hari ini Anda merasa baik-baik saja, maka bersyukurlah, dan tetaplah waspada. Jagalah hati supaya Anda tidak mudah jatuh oleh berbagai tekanan-tekanan yang mungkin bakal timbul. Persiapkan hati dengan kemauan untuk rela menerima segala yang mungkin bakal terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika pagi ini Anda bangun dengan mood yang tidak karuan, maka cepatlah sadar dan milikilah kemauan yang keras untuk bangkit. Kemauan Andalah yang akan menentukan sukses tidaknya hidup Anda, bukan apa yang Anda rasakan. Bersemangatlah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Biarlah Sedikit Perkataanmu!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"We women talk too much, nevertheless we only say half of what we know."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Nancy Witcher Astor, Viscountess quotes)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita terkenal dengan kemampuan lebihnya dalam hal berbicara. Menurut survei dan kenyataan yang ada, kaum wanita berbicara lebih banyak daripada kaum pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang jarang diketahui oleh para wanita adalah kenyataan bahwa dalam banyak bicara bakal timbul banyak masalah juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Karena saat banyak bicara, kita jadi lalai dalam berpikir. Semua kata-kata tiba-tiba mengalir begitu saja seiring dengan berbagai tanggapan yang ada. Kita tidak mawas lagi dengan kata-kata yang kita lontarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kita perlu selalu waspada dengan perkataan kita. Apakah kita bicara benar tentang suatu hal? Apakah kita bicara pada saat yang tepat? Semuanya itu penting untuk kita waspadai karena perkataan yang telah diucapkan tak mungkin kita cabut kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpikirlah sebelum bicara. Karena apa yang kita katakan dapat membuat orang lain bangkit atau jatuh. Apa yang kita katakan juga berpotensi membuat nama seseorang jadi baik atau malah hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum bicara, ada baiknya kita juga menelaah terlebih dahulu. Ujilah, apakah perkataan ini bakal menyelesaikan masalah atau justru menimbulkan masalah baru. Jika ternyata kita tidak terlalu tahu tentang suatu hal, maka sebaiknya kita diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang lain juga bisa marah dan menganggap kita sok tahu jika kita bicara atau memberi komentar pada waktu yang tidak tepat. Tak seorang pun yang mau bergaul dengan seorang yang hobi nyeletuk atau sok tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah bahwa meski kita tahu tentang banyak hal, namun semua itu tak harus dikatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, banyak bicara juga dapat menimbulkan kesan bahwa kita tak dapat dipercaya. Orang bisa berpikir berkali-kali jika ingin menceritakan sebuah rahasia pada kita karena jika sering bicara, maka potensi untuk keceplosan juga makin besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, banyak bicara membuka peluang besar untuk kita berdosa. Manusia pada dasarnya memiliki sifat egois. Salah satunya adalah kecenderungan suka membicarakan kebaikan diri sendiri dan keburukan orang lain. Banyak bicara pasti menyeret kita masuk dalam liang gosip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memiliki citra penggosip, maka kita akan kehilangan kepercayaan dari orang lain. Nama kita jadi jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jagalah perkataan kita baik-baik. Keluarkan kata-kata yang baik untuk membangun orang lain. Berkata-katalah pada saat yang tepat. Dan, biarlah sedikit perkataanmu, agar minim pula masalah yang ditimbulkan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-2927135859972344385?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/2927135859972344385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/kumpulan-kalimat-inspirasi-dan-motivasi_10.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2927135859972344385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2927135859972344385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/kumpulan-kalimat-inspirasi-dan-motivasi_10.html' title='Kumpulan kalimat inspirasi dan motivasi'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-805759290898712945</id><published>2011-11-10T01:03:00.002-08:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.573-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Menghadapi pasangan yang selingkuh</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-61x0lOuKE5k/TrZBhxKh5kI/AAAAAAAAAdk/TLQeBcseZ7o/s1600/selingkuh-indonesia.jpeg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" rel="nofollow"&gt;&lt;img alt="pasangan selingkuh indonesia" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671792829108708930" src="http://1.bp.blogspot.com/-61x0lOuKE5k/TrZBhxKh5kI/AAAAAAAAAdk/TLQeBcseZ7o/s320/selingkuh-indonesia.jpeg" style="cursor: pointer; display: block; height: 134px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 193px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa yang akan kamu katakan dan lakukan ketika mengetahui pasangan kamu selingkuh? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yah..Baik itu pasangan kekasih/pacar atau pasangan hidup (suami/isteri)...ada kemungkinan banyak reaksi yang dilakukan orang ketika menghadapi pasangannya telah selingkuh, yang umumnya adalah berupa reaksi marah, dan secara pribadi saya bisa memaklumi jika orang marah sampai mengamuk membabi-buta menghadapi psangan-nya yang telah berselingkuh, karena tentunya memang yang namanya dihianati sangat menyakitkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%; font-weight: bold;"&gt;Sekedar tips:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kamu mau marah atau mengamuk cobalah tips berikut yang tujuannya adalah sebagai sugesti positif dan dinamis demi langkah kedepan kamu selanjutnya agar lebih baik dalam mengambil keputusan atau memilih pasangan . Jika kamu mengetahui pasangan kamu berselingkuh, maka katakan kepada pasangan kamu atau kepada diri kamu sendiri &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Aku tidak marah karena kamu selingkuh, tapi menyesali karena aku telah begitu bodohnya mempercayai dirimu" &lt;/span&gt; .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu boleh percaya boleh tidak, tapi kalimat diatas itu, jika kamu katakan kepada pasangan kamu yang telah selingkuh itu, maka itu akan lebih menusuk dan melukai hati-nuraninya, lebih dalam dan menyakitkan dari pada sekedara caci-maki maupun reaksi kasar lainnya, seperti memukul dan sejenisnya. Karena pada dasarnya hati-nurani manusia adalah sama, tapi keadaan atau tampilan luar yang membuatnya suka nampak berbeda . Dan efek positifnya buat diri kamu sendiri, diharapkan kamu akan menjadi lebih berintropeksi diri, supaya lebih berhati-hati dan cermat dalam menilai pasangan serta kecocokan kartakter nya dan juga mendidik kamu untuk berbesar hati... percayalah...hati yang besar akan terisi sesuatu yang besar pula..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-805759290898712945?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/805759290898712945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/menghadapi-pasangan-yang-selingkuh_10.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/805759290898712945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/805759290898712945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/11/menghadapi-pasangan-yang-selingkuh_10.html' title='Menghadapi pasangan yang selingkuh'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-61x0lOuKE5k/TrZBhxKh5kI/AAAAAAAAAdk/TLQeBcseZ7o/s72-c/selingkuh-indonesia.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3439636428273856350</id><published>2011-06-08T20:19:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.285-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Bunga Sepatu</title><content type='html'>Alkisah di sebuah desa, tinggallah seorang ibu bersama anak tunggalnya yang telah beranjak dewasa. Sang ibu dan anaknya tinggal dalam kehidupan yang sederhana, bahkan kekurangan semenjak ditinggal oleh suaminya karena sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari sang anak sehabis pulang dari kerja, duduk termenung seorang diri. Mukanya penuh kekesalan, dan mulutnya tidak habis-habis mendumel. Sang ibu yang begitu menyayanginya pun datang menghampirinya, dan berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa engkau terlihat begitu sedih dan penuh kekesalan anakku”&lt;br /&gt;“Kenapa hidupku selalu penuh dengan masalah, semua orang ditempat ku bekerja tidak ada yang menghargaiku, mereka selalu mengolok-ngolok diri ku, padahal aku bekerja sekuat tenaga” sahut anak itu kesal&lt;br /&gt;Sang ibu mendengarkan keluh kesah sang anak, dan berkata:&lt;br /&gt;“Nak, coba kamu liat bunga sepatu di belakang rumah kita”&lt;br /&gt;“Dia selalu tumbuh, dan memperlihatkan kecantikkannya, walaupun tidak ada yang melihatnya, dia selalu menunjukkan keindahannya, tanpa perna merasa lelah, dan begitu orang melihatnya, orang akan terpesona atas keindahannya” sambung ibu tersebut&lt;br /&gt;“Maksud ibu” tanya sang anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengusap lembut kepala si anak, sang ibu pun melanjutkan kata-katanya&lt;br /&gt;“Seperti bunga sepatu di belakang rumah kita, begitu jugalah kita harus bertindak. Kerjakan lah&lt;br /&gt;pekerjaan mu sekuat tenaga mu, tanpa memperdulikan kata-kata orang lain. walaupun tidak ada yang menghargai kerja keras mu, namun nantinya mereka akan menyadari betapa luar biasanya kita, seperti bunga sepatu yang begitu indah ditaman”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak mengangguk tanda mengerti, dan tersenyum sambil memeluk ibu tercintanya&lt;br /&gt;“Terima kasih atas nasehatnya ibu” ucapnya penuh haru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Sering kali dalam bekerja, kita selalu diremehkan, diolok-olok, bahkan tidak dihargai kerja keras kita, namun selalu lah bepikir positif, tunjukkan profesionalitas kita dengan sungguh-sungguh, niscaya orang yang dulunya meremehkan kita pun akan terpesona oleh hasil dari kerja keras kita~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3439636428273856350?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3439636428273856350/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/bunga-sepatu_08.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3439636428273856350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3439636428273856350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/bunga-sepatu_08.html' title='Bunga Sepatu'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4799694639817831061</id><published>2011-06-07T20:19:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.413-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Si Bodoh Dan Saudagar Kaya</title><content type='html'>Alkisah di negeri Tiongkok, tinggallah seorang saudagar kaya raya. Dia mempunyai seorang hamba yang sangat lugu, begitu lugu, hingga orang-orang menyebutnya si bodoh. Suatu kali sang tuan menyuruh si bodoh pergi ke sebuah perkampungan miskin untuk menagih utang para penduduk di sana. “Utang mereka sudah jatuh tempo,” kata sang tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik, Tuan,” sahut si bodoh. “Tetapi nanti uangnya mau diapakan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belikan sesuatu yang aku belum punyai,” jawab sang tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pergilah si bodoh ke perkampungan yang dimaksud. Cukup kerepotan juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si bodoh menjalankan tugasnya; mengumpulkan receh demi receh uang hutang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari para penduduk kampung. Para penduduk itu memang sangat miskin, dan pula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika itu tengah terjadi kemarau panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya si bodoh berhasil jua menyelesaikan tugasnya. Dalam perjalanan pulang ia teringat pesan tuannya, “Belikan sesuatu yang belum aku miliki.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa, ya?” tanya si bodoh dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuanku sangat kaya, apa lagi yang belum dia punyai?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berpikir agak lama, si bodoh pun menemukan jawabannya. Dia kembali ke perkampungan miskin tadi. Lalu dia bagikan lagi uang yang sudah dikumpulkannya tadi kepada para penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuanku, memberikan uang ini kepada kalian,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penduduk sangat gembira. Mereka memuji kemurahan hati sang tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si bodoh pulang dan melaporkan apa yang telah dilakukannya, sang tuan geleng-geleng kepala, sambil memarahi nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Benar-benar bodoh,” omelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu. Terjadilah hal yang tidak disangka-sangka, pergantian pemimpin karena pemberontakan membuat usaha sang tuan tidak semulus dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi bencana banjir yang menghabiskan semua harta bendanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata sang tuan jatuh bangkrut dan melarat. Dia terlunta meninggalkan rumahnya. Hanya si bodoh yang ikut serta. Ketika tiba di sebuah kampung, entah mengapa para penduduknya menyambut mereka dengan riang dan hangat;,mereka menyediakan tumpangan dan makanan buat sang tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah para penduduk kampung itu, dan mengapa mereka sampai mau berbaik hati menolongku?” tanya sang tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dulu tuan pernah menyuruh saya menagih utang kepada para penduduk miskin kampung ini,” jawab si bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuan berpesan agar uang yang terkumpul saya belikan sesuatu yang belum tuan punyai. Ketika itu saya berpikir, tuan sudah memiliki segala sesuatu. Satu-satunya hal yang belum tuanku punyai adalah cinta di hati mereka. Maka saya membagikan uang itu kepada mereka atas nama tuan. Sekarang tuan menuai cinta mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Kekuatan cinta kasih mampu menyatukan perbedaan status manusia. Cinta kasih yang universal yang harus kita bagikan kepada siapa saja di muka bumi ini, karena kesadaran kita adalah satu. Dengan cinta kasih maka akan memotivasi kita untuk melakukan kebajikan dalam hati. Seperti pepatah cina kuno “Berbuat kebajikan, bencana belum datang akan ditutupi oleh keberuntungan, namun berbuat jahat, keberuntungan mau datang, namun akan ditutupi oleh bencana” maka dari itu, sebarkanlah benih-benih cinta kasih dalam hidup kita, dan perbanyaklah berbuat kebajikan~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4799694639817831061?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4799694639817831061/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/si-bodoh-dan-saudagar-kaya_07.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4799694639817831061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4799694639817831061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/si-bodoh-dan-saudagar-kaya_07.html' title='Si Bodoh Dan Saudagar Kaya'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8065405210970941511</id><published>2011-06-05T20:19:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.576-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Tekad Si Siput Kecil</title><content type='html'>Alkisah disuatu siang hari yang cerah, terdapat seekor siput kecil yang sedang bersiap-siap melakukan perjalanan menuju sebuah pohon cerry yang sangat tinggi. Siput tersebut berjalan dengan pelannya menelusuri satu persatu dahan pohon cerry tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun terus berlalu, hari-hari mulai berganti, namun siput kecil terus melanjutkan niatnya untuk memanjati pohon cerry tersebut. Burung-burung disekitar dahan pohon cerry itu pun mulai memperhatikan si siput dari atas. Mereka mencibir dan bersiul-siul seakan-akan ingin mengolok-ngolok si siput kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah si siput itu di dahan dimana burung-burung berhinggapan. Melihat si siput sedang mendaki dahan tersebut, salah satu burung pun bertanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai siput kecil yang tolol, mengapa engkau berusaha memanjat pohon cerry ini, kamu tahu sendirikan, pohon cerry ini belum berbuah, dan tidak ada buah cerry diatas”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si siput kecil dengan ramah, menjawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai sahabat ku burung, walaupun pohon cerry ini belum berbuah, namun sesampainya saya di atas pohon cerry tersebut, tentu lah pohon cerry tersebut telah berbuah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata-kat si siput kecil, burung-burung terus mengolok-ngolok dan mengatakan si siput gila…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim semi pun telah tiba, dan bunga-bunga mulai tampak menghiasi hutan tersebut. Tampak si siput kecil yang masih mendaki pohon cerry dengan giatnya, pohon cerry pun telah berbuah dengan lebatnya. Si siput kecil pun telah sampai di dahan paling atas, dan menikmati buah-buah cerry yang begitu banyak, sedangkan burung-burung yang semula menghina si siput kecil pun mulai terdiam, dan menyadari kesalahan mereka mengolok-ngolok si siput kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Kerja keras, dan tekad yang membajalah, yang dapat menghantarkan orang ke pintu sukses. Dengan mimpi, kita memiliki kekuatan untuk mewujudkannya. Seperti si siput kecil yang percaya, bahwa pohon cerry akan berbuah, maka kita pun harus berusaha dengan keras, dan tekun, dan yakinlah diatas sana, sukses telah menunggu kita, jangan mudah menyerah…..dan biarkan orang-orang negatif yang menghina kita, buktikan bahwa kita bisa…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8065405210970941511?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8065405210970941511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/tekad-si-siput-kecil_05.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8065405210970941511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8065405210970941511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/tekad-si-siput-kecil_05.html' title='Tekad Si Siput Kecil'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-955168379584450419</id><published>2011-06-04T20:19:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.660-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Raja dan Mangkok Tak Beralas</title><content type='html'>Alkisah dijaman Tiongkok kuno, disebuah kerajaan yang sangat megah, tinggallah seorang Raja yang sangat angkuh dan sombong. Dia sangat menginginkan dapat menguasai seluruh permukaan Tiongkok, sehingga tidak ada kepuasan didalam dirinya. Pada suatu pagi yang cerah, Raja bersama pengiringnya keluar dari istananya untuk menikmati udara pagi. Di keramaian, ia berpapasan dengan seorang pengemis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang raja menyapa pengemis ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang engkau inginkan dari dariku, wahai rakyat ku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pengemis itu tersenyum dan berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuanku bertanya, seakan-akan tuanku dapat memenuhi permintaan hamba”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang raja terkejut, ia merasa tertantang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tentu saja aku dapat memenuhi permintaanmu. Apa yang engkau minta, katakanlah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sang pengemis pun berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hamba menyarankan agar Tuanku berpikir 2 kali, sebelum memenuhi keinginan hamba”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Pengemis itu bukanlah pengemis sembarang, dia adalah dewa yang menjelma menjadi pengemis untuk menguji sang Raja, namun raja tidak menyadari hal itu. Timbul rasa angkuh dan tak senang pada diri raja, karena mendapat nasehat dari seorang pengemis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah aku katakan, aku dapat memenuhi permintaanmu. apapun juga! Aku adalah Raja yang paling berkuasa dan kaya-raya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh kepolosan dan kesederhanaan si pengemis itu mengeluarkan mangkuk sedekahnya sambil berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuanku, hamba hanya minta tuanku mengisi mangkok ini dengan benda yang paling berharga yang perna dimiliki raja”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan main! Raja menjadi geram mendengar ‘tantangan‘ pengemis dihadapannya. Segera ia memerintahkan bendahara kerajaan yang ikut dengannya untuk mengisi penuh mangkuk si pengemis tersebut dengan emas! Kemudian bendahara menuangkan emas dari pundi-pundi besar yang di bawanya ke dalam mangkuk sedekah sang pengemis. Anehnya, emas dalam pundi-pundi besar itu tidak dapat mengisi penuh mangkuk sedekah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau kehilangan muka di hadapan rakyatnya, sang raja terus memerintahkan bendahara mengisi mangkuk itu. Tetapi mangkuk itu tetap kosong. Bahkan seluruh perbendaharaan kerajaan emas, intan berlian, telah habis dilahap mangkuk sedekah itu.Mangkuk itu seolah tanpa dasar, berlubang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan tak menentu, sang raja jatuh bersimpuh di kaki si pengemis , si pengemis pun akhirnya menampakkan wujud aslinya. Begitu terkejutnya Raja melihat sesosok dewa dihadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Raja yang serakah, dengarkanlah kesombongan dan keserakahan duniawi tidak akan habisnya, seperti mangkuk tidak beralas tersebut, berapapun besar harta yang kamu masukkan, akan tertelan didalamnya. Maka jadikanlah kebaikan dan kesahajaan sebagai alas dari mangkuk hidupmu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mendengar kata-kata dari sang dewa, sang Raja pun tersadarkan dan berjanji akan menjadi raja yang penuh kebaikan dan kesahajaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Kesombongan dan keserakahan merupakan akar yang harus kita cabut, lubang yang harus ditutupi, karena seperti sumur yang dalam, kesombongan dan keserakahan tidaklah memiliki dasar. Keinginan membuat manusia terlena dalam keduniawian. Kikis dan tanamlah semua itu dengan sifat murah hati, dan bersyukur terhadap apa yang kita miliki sekarang ini, serta memperbanyak perbuatan baik setiap hari nya~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-955168379584450419?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/955168379584450419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/raja-dan-mangkok-tak-beralas_04.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/955168379584450419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/955168379584450419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/raja-dan-mangkok-tak-beralas_04.html' title='Raja dan Mangkok Tak Beralas'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-2275097052880269024</id><published>2011-06-03T20:19:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.222-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Arti Sebuah Pengorbanan</title><content type='html'>Telah dua bulan musim hujan berlalu sehingga di mana-mana pepohonan nampak menghijau. Tampaklah seekor ulat kecil di antara dedaun menghijau yang bergoyang-goyang diterpa angin. “Apa khabar daun hijau” Sapa ulat kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersentak daun hijau menoleh ke arah suara yang datang&lt;br /&gt;“Oh, kamu ulat kecil. Badanmu kelihatan kurus dan kecil? Apa yang terjadi ?” tanya daun hijau&lt;br /&gt;“Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku. Bolehkah engkau membantuku sahabat ku?” kata ulat kecil.&lt;br /&gt;“Tentu.. tentu.. dekatlah kemari”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun hijau berpikir, “Jika aku memberikan sedikit dari tubuhku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau. Hanya saja aku akan kelihatan berlubang-lubang, Tapi tak apalah menolong ulat tersebut”&lt;br /&gt;Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju daun hijau, dan memakan badan daun hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah makan dengan kenyang ulat berterimakasih kepada daun hijau yang telah merelakan bagian tubuhnya untuk dijadikan makanan si ulat. Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekalipun tubuhnya kini berlubang di sana-sini namun ia bahagia dapat melakukan sesuatu bagi ulat kecil yang lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Sungguh mulia perbuatan daun hijau yang senantiasa bekorban untuk ulat kecil yang kelaparan tapi memikirkan dirinya sendiri. Apabila kita bisa meniru dan mengikuti perbuatan dari daun hijau, tentu saja dunia ini dipenuhi oleh kebajikan dan ketentraman. Marilah mulai hari ini, tanamkan sifat menolong dan melakukan kebajikan setiap harinya~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-2275097052880269024?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/2275097052880269024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/arti-sebuah-pengorbanan_03.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2275097052880269024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2275097052880269024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/arti-sebuah-pengorbanan_03.html' title='Arti Sebuah Pengorbanan'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-944875745963196803</id><published>2011-06-02T20:19:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.655-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Lembu dan Ayam</title><content type='html'>Alkisah, disebuah restoran mewah, terlihat seorang jutawan yang duduk disalah satu meja di restoran tersebut. Mukanya murung dan seperti sedang berpikir keras. ”Kenapa setiap orang selalu mengatakan aku kikir, padahal aku akan menyumbangkan seluruh harta ku ke yayasan sosial, apabila aku telah meninggal nantinya”&lt;br /&gt;cerita sang jutawan kepada pelayan yang sedang melayaninya.&lt;br /&gt;“Tuan saya akan menceritakan kisah lembu dan ayam, mungkin cerita ini ada manfaatnya”&lt;br /&gt;Pelayan pun mulai bercerita, Pada jaman dahulu hiduplah seekor lembu dan seekor ayam disuatu tempat yang berdekatan. Si lembu sangat disayangi oleh tetangga-tetangganya dan sangat dihormati. Sebaliknya sang ayam sangat iri dengan perilaku para tetangga terhadap lembu.&lt;br /&gt;“Kenapa setiap orang begitu menghormati mu, sedangkan aku juga sangat berjasa, memberikan daging ku kepada manusia untuk dimakan, bulu ku untuk dipakai sebagai pembersih debu. dan manusia memasak sop menggunakan kaki ku untuk mendapatkan kesehatan. Sedangkan engkau hanya memberikan susu mu pada manusia” sahut ayam dengan kesalnya kepada lembu&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata si ayam, si lembu menjawab dengan santainya&lt;br /&gt;“Mungkin aku memberikan susu pada saat aku masih hidup, sedangkan kamu memberikan nya semua yang kau katakan tadi setelah engkau mati”&lt;br /&gt;~Sungguh untuk berbuat baik, kita tidak perlu menunggu pada saat kita sudah tua atau meninggal. Perbuatan baik yang sejati sesungguhnya diberikan kapan saja orang lain butuhkan tanpa mengharapkan jasa dan pamrih. Karena dengan begitu ketulusan hati menyertai setiap titik tindakan yang kita lakukan kepada orang lain. Mulai detik ini perbuatan sekecil apapun, lakukan lah sekarang juga, jangan menunda dan tanpa pamrih~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, disebuah restoran mewah, terlihat seorang jutawan yang duduk disalah satu meja di restoran tersebut. Mukanya murung dan seperti sedang berpikir keras.”Kenapa setiap orang selalu mengatakan aku kikir, padahal aku akan menyumbangkan seluruh harta ku ke yayasan sosial, apabila aku telah meninggal nantinya”cerita sang jutawan kepada pelayan yang sedang melayaninya.&lt;br /&gt;“Tuan saya akan menceritakan kisah lembu dan ayam, mungkin cerita ini ada manfaatnya”&lt;br /&gt;Pelayan pun mulai bercerita, Pada jaman dahulu hiduplah seekor lembu dan seekor ayam disuatu tempat yang berdekatan. Si lembu sangat disayangi oleh tetangga-tetangganya dan sangat dihormati. Sebaliknya sang ayam sangat iri dengan perilaku para tetangga terhadap lembu.”Kenapa setiap orang begitu menghormati mu, sedangkan aku juga sangat berjasa, memberikan daging ku kepada manusia untuk dimakan, bulu ku untuk dipakai sebagai pembersih debu. dan manusia memasak sop menggunakan kaki ku untuk mendapatkan kesehatan. Sedangkan engkau hanya memberikan susu mu pada manusia” sahut ayam dengan kesalnya kepada lembu&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata si ayam, si lembu menjawab dengan santainya&lt;br /&gt;“Mungkin aku memberikan susu pada saat aku masih hidup, sedangkan kamu memberikan nya semua yang kau katakan tadi setelah engkau mati”&lt;br /&gt;~Sungguh untuk berbuat baik, kita tidak perlu menunggu pada saat kita sudah tua atau meninggal. Perbuatan baik yang sejati sesungguhnya diberikan kapan saja orang lain butuhkan tanpa mengharapkan jasa dan pamrih. Karena dengan begitu ketulusan hati menyertai setiap titik tindakan yang kita lakukan kepada orang lain. Mulai detik ini perbuatan sekecil apapun, lakukan lah sekarang juga, jangan menunda dan tanpa pamrih~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-944875745963196803?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/944875745963196803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/kisah-lembu-dan-ayam_02.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/944875745963196803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/944875745963196803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/06/kisah-lembu-dan-ayam_02.html' title='Kisah Lembu dan Ayam'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6228872190916901185</id><published>2011-05-31T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.465-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Kutu dan Jangkrik</title><content type='html'>Alkisah disuatu kerajaan yang sangat mewah,tinggallah seekor jangkrik besar didalam sebuah kandang mewah bersama beberapa jangkrik yang lain, mereka setiap hari nya selalu bernyanyi-nyanyi ria sambil melompat-lompat dengan cerianya. Namun dari semua jangkrik-jangkrik yang ada dikandang tersebut, si jangkrik besar adalah pelompat tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku adalah pelompat terhebat didunia ini, tidak ada yang bisa mengalahkan lompatan ku”&lt;br /&gt;sesumbar sang jangkrik setiap hari nya. Jangkrik yang lain hanya bisa menundukkan kepala, dan membenarkan perkataan si jangkrik besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu pagi, seperti biasa para jangkrik sedang bernyanyi dan melompat-lompat, dan si jangkrik besar dengan semangatnya melompat setinggi-tingginya. Dia seakan-akan ingin memberi tahukan seluruh dunia bahwa dialah pelompat tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu yang bersamaan lewat lah seekor kutu anjing didepan kandang itu sambil melompat-lompat dengan santainya, dan seluruh isi kandang tersebut memandanginya dengan sangat mempesona karena kutu tersebut melompat lebih tinggi dari si jangkrik besar, padahal dia sedang melompat dengan santainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si jangkrik besar pun merasa malu dan dia pun berkata:&lt;br /&gt;“Wahai kutu kecil, kenapa engkau bisa melompat begitu tingginya, padahal berbadan kecil”&lt;br /&gt;Si kutu pun menjawabnya dengan bijaksana:&lt;br /&gt;“Kemampuan kita bukan ditentukan oleh besar kecilnya tubuh kita, namun semangat dan keyakinan untuk selalu belajar melompat tinggi tanpa berhentilah yang membuat aku bisa melompat dengan tinggi. Kemampuan kita berbeda karena kamu selalu menciptakan “kandang” dalam pikiran mu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si jangkrik besar pun tersadar, karena selama ini dirinya hanya sebagai pelompat tertinggi dalam kandangnya saja, padahal masih banyak yang bisa melompat lebih tinggi di dunia ini. Dia menciptakan kandangnya sendiri dalam pikirannya, sehingga semangat untuk belajar dan belajar lagi pun terlupakan~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Semangat untuk belajar, berusaha dan tidak pernah kenal lelah sangat diperlukan agar kita bisa menjadi selalu maju dan berkembang. Jangan ciptakan “kandang” dalam pikiran kita, karena hanya akan menimbulkan sifat sombong yang menyebabkan kemunduran dalam diri kita. Waktu terus berjalan, dan kitapun harus selalu senantiasa belajar dan belajar lagi. Ingat, diatas langit masih ada langit. Buat diri kita menjadi yang terdepan dengan menghilangkan “kandang” dalam pikiran dan semangat anda~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6228872190916901185?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6228872190916901185/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-kutu-dan-jangkrik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6228872190916901185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6228872190916901185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-kutu-dan-jangkrik.html' title='Kisah Kutu dan Jangkrik'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1107621360558712366</id><published>2011-05-30T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.089-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Merpati, Ayah dan Seorang Anak</title><content type='html'>Alkisah, pada suatu sore, seorang lelaki paruh baya bersama anaknya yang baru saja menyelesaikan pendidikan tinggi, duduk santai di halaman sambil memerhatikan suasana di sekitar mereka. tiba-tiba seekor burung merpati hinggap di ranting pohon tepat di depan si Ayah dan si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah lalu menunjuk jarinya ke arah merpati sambil bertanya,”Nak, apakah benda itu?“Burung merpati”, jawab si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah mengangguk-angguk, namun tidak lama kemudian sang ayah mengulangi pertanyaan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak mengira ayahnya kurang mendengar jawapannya tadi lalu menjawab dengan sedikit kuat, “Itu burung merpati ayah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sesaat kemudian si ayah bertanya lagi persoalan yang sama. Si anak merasa agak keliru dan sedikit pusing dengan pertanyaan sama yang diulang-ulang, lalu si anak menjawab dengan lebih kuat, “Burung Merpati!!!” Si ayah terdiam seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak lama kemudian sekali lagi mengajukan pertanyaan yang serupa hingga membuatkan si anak kehilangan kesabaran dan menjawab dengan nada yang sedikit membentak si ayah, “Merpati la ayah…….”. Tetapi agak mengejutkan si anak, ternyata si ayah sekali lagi membuka mulut hanya untuk bertanyakan pertanyaan yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang sabar dan menjadi marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayah!!! Saya tak tahu apakah ayah mengerti atau tidak. Tapi sudah lima kali ayah bertanya persoalan tersebut dan saya sudah pun memberikan jawapannya. Apalagi yang ayah mau saya katakan? Itu burung merpati, dan burung merpati titik….”, kata si anak dengan nada yang begitu marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si ayah terus bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang emosi. Sebentar kemudian si ayah keluar semula dengan sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu kepada anaknya yang masih kesal dan tertanya-tanya. Benda itu adalah sebuah diary lama. Coba kamu baca apa yang pernah ayah tulis di dalam diari itu”, pinta si ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anakpun mengikuti kata-kata ayahnya dan membaca buku diary yang diberikan… “Hari ini aku di halaman duduk santai dengan anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba seekor merpati hinggap di pohon didepan kami. Anakku terus menunjuk ke arah merpati dan bertanya, “Ayah, apa tu?”. Dan aku menjawab, “Burung merpati”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bagaimana pun, anak ku terus bertanya persoalan yang serupa dan setiap kali aku menjawab dengan jawaban yang sama. Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi cinta dan sayangkupadanya, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya. Aku berharap ini akan menjadi suatu pendidikan yang berharga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai membaca diary yang di berikan tersebut si anak mengangkat muka memandang si ayah dengan mata yang berkaca-kaca. Si ayah dengan perlahan bersuara, ” Hari ini ayah baru bertanya kamu pertanyaan yang sama sebanyak lima kali, dan kau telah kehilangan kesabaran dan marah.” Anak tersebut terdiam seribu bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Betapa mulianya orang tua kita yang telah melahirkan kita, mendidik dan membesarkan kita dengan segala kenakalan dan perbuatan yang tidak menyenangkan, namun mereka senangtiasa bergembira, apabila melihat anaknya bahagia. Mereka tidak memperdulikan semua segi negatif kita, dan selalu sabar untuk menasehati dan membimbing kita. Alangkah bijaksananya, apabila kita bisa meniru sikap sabar yang penuh kasih sayang ini kepada mereka, karena kapanpun, dan bagaimanapun caranya, kita tidak akan mampu membalas kebaikkan orang tua kita, namun kita bisa menghormati dan meniru rasa sabar yang mereka berikan kepada kita, dengan penuh kasih sayang, kepada orang tua kita~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1107621360558712366?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1107621360558712366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/merpati-ayah-dan-seorang-anak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1107621360558712366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1107621360558712366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/merpati-ayah-dan-seorang-anak.html' title='Merpati, Ayah dan Seorang Anak'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4882413033173950650</id><published>2011-05-29T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.424-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Seekor Cicak</title><content type='html'>Suatu sore di Jepang, ketika sedang merenovasi rumah, seorang pemuda mencoba untuk meruntuhkan suatu tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang dibuat dari kayu. Ketika tembok itu mulai roboh, dia menemui seekor cicak yang terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya tertancap pada sebatang paku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia merasa kasihan sekaligus heran. Lalu dia memperhatikan paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disana 10 tahun yang lalu ketika rumah itu pertama kali dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan keadaan terperangkap selama 10 tahun? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu lalu berpikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya tertancap pada paku itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“.Ahhhh……!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.Cicak tersebut memberikan makanan yang ada dimulutnya pada cicak yang kakinya tertancap paku, pelahan-lahan, sampai makanan tersebut habis dimakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda tadi pun merasa tersadarkan, dan berusaha untuk meniru perbuatan si cicak, yang notabene hanya seekor binatang kecil, namun mampu memancarkan cinta yang begitu dalam, kepada cicak yang kakinya tertancap oleh paku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Apakah kita juga bisa seperti cicak tadi, memperhatikan cicak lain yang terkena masalah, mencintainya dengan penuh kasih, tanpa mengharapkan pamrih, Mari, mulai sekarang perhatikanlah orang yang kita cinta, orang tua kita, saudara-saudara kita, maupun pasangan hidup kita, berikan kasih yang dalam kepada mereka, ingat, jangan pernah mengabaikan orang yang anda kasihi, selagi ada waktu~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4882413033173950650?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4882413033173950650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-seekor-cicak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4882413033173950650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4882413033173950650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-seekor-cicak.html' title='Kisah Seekor Cicak'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4580191688049983340</id><published>2011-05-28T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.400-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Mesin Ajaib</title><content type='html'>Pada suatu sore, terlihat seorang wanita sedang duduk, sambil menunggu pesawat menuju New York, disebuah lounge bandara. Masih 1 jam lagi, dari jadwal penerbangan, diapun merasa tidak sabar, sehingga dia pun menyibukkan diri untuk menghabiskan waktu di lounge tersebut.Tanpa disengaja matanya menuju ke sebuah Mesin, yang diletakkan didekat tempat duduk wanita tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin Ajaib, tulisan tersebut tertera diatasnya. Karena penasaran didekatinnya mesin tersebut sambil dibaca keterangan disamping mesin tersebut : “Masukkan koin ke lubang koin, dan mesin akan membaca diri mu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimasukkannya sebuah koin, dan mesin itu pun berkata :&lt;br /&gt;“Selamat sore, nama anda Jane, Tinggi 166 Cm, berat anda 50Kg, dan anda sedang menunggu pesawat menuju surabaya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu terkejut nya dia, karena semua data yang diberikannya benar semua. Karena penasarannya semakin memuncak, kembali dimasukkan koin kedalam lubang koin mesin tersebut, dan mesin itu pun berkata :&lt;br /&gt;“Selamat sore, nama anda masih jane, tinggi anda masih 166cm, berat anda masih 50Kg, dan anda masih menunggu pesawat menuju surabaya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam penasaran, wanita tadi berpikir, mungkin mesin ini terpasang kamera tersembunyi sehingga mengenalinya dari pakaiannya, maka dia pun menuju toilet untuk menganti pakaian, dan dandanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penampilan barunya, dimasukinnya koin kedalam lubang mesin tersebut, dan mesin pun berkata :&lt;br /&gt;” Selamat Sore, anda masih jane, tinggi anda masih 166Cm, berat anda masih 50Kg, namun anda telah ketinggalan pesawat 15 menit yang lalu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Apa yang diceritakan diatas, selalu terjadi pada kehidupan kita sehari-hari. Tanpa kita sadarin kita terlalu sering terlibat dengan ego. Suka menyia-yiakan kesempatan yang ada, curiga dan tidak sabar menunggu datangnya kesuksesan, tanpa melakukan hal-hal yang berarti untuk memuaskan ego kita. Padahal Kesuksesan harus diraih dengan kesabaran, ketekunan, kerja keras dan semangat juang yang tinggi. Tanpa itu semua, niscaya kesuksesan akan meninggalkan kita, ingat, sukses akan menjadi milik kita, apabila kita selalu menghargai kesempatan ~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4580191688049983340?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4580191688049983340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/mesin-ajaib.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4580191688049983340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4580191688049983340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/mesin-ajaib.html' title='Mesin Ajaib'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7319779802550629654</id><published>2011-05-27T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.527-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Pembuat Kendi dan Perajin Emas</title><content type='html'>Alkisah di salah sebuah kota , tinggal seorang pengrajin emas dan seorang pembuat kendi. Perajin emas adalah seorang materialis dan pecinta harta, dia senantiasa berusaha dengan segala cara untuk mendapatkan harta dan kekayaan. Semua orang tahu bahwa dia tidak mengindahkan kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, pembuat kendi adalah seorang yang jujur dan pekerja keras. Dia sangat dicintai oleh masyarakat. Setiap orang yang memiliki masalah akan datang meminta bantuannya. Si perajin emas berpikir, mengapa warga kota begitu menyintai pembuat kendi, padahal dia tidak memiliki harta benda. Menurutnya, cinta dan kasih sayang itu bisa didapat dari tipu dayanya. Karena itu timbul rasa dengki si pengrajin emas terhadap pembuat kendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, sewaktu petugas kota mengejar pencuri di pasar, si pengrajin emas melihat bahwa saat itu adalah momen yang tepat untuk menuntaskan dendamnya terhadap pembuat kendi. Oleh sebab itu, dia menunjuk si pembuat kendi dan berbohong dengan mengatakan: Saya melihat pencuri masuk ke rumah lelaki ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas dengan segera memasuki rumah pembuat kendi dan ketika dia tidak menemukan tanda-tanda adanya pencuri, ia menyeret paksa si pembuat kendi ke pengadilan dan memintanya untuk menyerahkan si pencuri. Pembuat kendi bersumpah bahwa dia tidak mengetahui apa-apa. Tapi ada daya, ia tetap dijebloskan ke penjara. Selang beberapa hari kemudian, pencuri tersebut tertangkap dan sekaligus membuktikan bahwa pembuat kendi tidak bersalah. Diapun dibebaskan. Sebaliknya, pengrajin emas yang berbohong mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu, si pengrajin emas itu bukan hanya tidak menyesal atas tindakannya, tetapi malah semakin dibakar oleh api kedengkian terhadap pembuat kendi. Apalagi, dia menyaksikan bahwa si pembuat kendi semakin dicintai oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengki dan iri hati sedemikian membakar jiwa dan hatinya sehingga dia mengambil keputusan yang sangat berbahaya. Dia menyediakan racun dan memperalat seorang anak muda bodoh untuk meracun si pembuat kendi dengan memberinya imbalan seratus keping emas. Hari yang ditetapkan pun tiba. Perajin emas menanti suara jerit tangis dari rumah pembuat kendi. Tetapi hal itu tidak terjadi. Sebaliknya pembuat kendi kelihatan sehat dan segar bugar seperti biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengrajin emas merasa heran dan dengan segera dia mencari anak muda itu dan menyelidiki apa yang terjadi. Sadarlah dia bahwa bukan hanya si pembuat kendi itu tidak diracun, tetapi anak muda tersebut malah lari dari kota membawa seratus keping emas pemberiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika perajin emas ini mendengar berita itu, dia merasa sangat sedih. Begitu sedihnya sampai ia jatuh sakit. Tidak ada dokter yang bisa mengobatinya. Akhirnya pengrajin emas pun meninggal karena sifat dendam dan iri hati nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Sifat iri hati dan dengki adalah akar dari semua perbuatan jahat dimuka bumi ini. Iri hati selalu muncul dari diri orang yang tidak perna merasa puas, menyukuri apa yang dimilikinya sekarang, sehingga selalu muncul perasaan ingin menguasai apapun yang menjadi hak milik orang lain. Ada baiknya kita sebagai manusia, lebih menikmati semua yang telah kita miliki, menyikapi perbedaan dengan bijak, dan menutupi rasa iri hati dengan rasa simpati kepada orang lain, tentunya, tidak ada lagi dendam ataupun perbuatan jahat lain, yang muncul karena sifat iri hati ataupun dengki ~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7319779802550629654?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7319779802550629654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-pembuat-kendi-dan-perajin-emas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7319779802550629654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7319779802550629654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-pembuat-kendi-dan-perajin-emas.html' title='Kisah Pembuat Kendi dan Perajin Emas'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3996297600217907885</id><published>2011-05-26T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.371-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Tiga Budak Hitam</title><content type='html'>Tiga orang budak hitam berjalan-jalan di atas pasir di persisiran sebuah pantai. Tiba-tiba seorang dari mereka tertendang sebiji botol. Dia pun mengambil botol tersebut. Botol tersebut tertutup rapat dengan penutup gabus. Temannya keheranan dan tertanya-tanya apa yang ada di dalam botol tersebut. Lalu salah seorang dari mereka pun membukanya. Akhirnya terbukalah botol tersebut, dan keluarlah jin yang amat besar.&lt;br /&gt;Jin tersebut tertawa dengan terbahak-bahak lalu berkata ” Siapakah engkau wahai manusia yang telah membebaskan aku? Aku telah terkurung dalam botol ini selama 100 tahun. Dalam masa terkurung aku telah bersumpah akan memberikan 3 permintaan siapa yang membebaskan aku dari botol ini.. Nah! Sekarang kalian semua mintalah apa saja, akan aku penuhi semua permintaanmu”&lt;br /&gt;Ketiga-tiga budak hitam itu awalnya terkejut kemudian bergembira karena jin tersebut menawarkan 3 permintaan kepada mereka. Jin pun berkata kepada budak yang pertama, ” sebutlah permintaan mu!” Budak hitam pertama pun berkata . “Aku ingin menjadi putih supaya aku kelihatan lebih gagah” Jin pun menunaikan permintaannya. Lalu budak itu pun menjadi putih.&lt;br /&gt;Jin pun berkata kepada budak hitam kedua,”Apa yang kamu inginkan!”.&lt;br /&gt;Budak hitam kedua pun berkata .” Aku ingin menjadi putih dan kelihatan gagah, lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama”. Jin pun menunaikan permintaannya. Lalu budak itu pun menjadi putih dan gagah lebih dari pada budak yang pertama. Jin pun berkata&lt;br /&gt;kepada budak hitam ketiga, “Dan kamu apa yang kamu minta!”. Budak hitam ketiga pun berkata .”Aku ingin menjadi putih dan kelihatan gagah, lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama dan kedua”.&lt;br /&gt;Jin pun berkata. ” Tidak, permintaan itu tidak dapat aku penuhi. Mintalah keinginan yang lain…” Budak hitam ketiga keheranan dan terpikir apa yang mau dia minta dari jin tersebut.&lt;br /&gt;Setelah lama berfikir, budak hitam ketiga pun berkata” Kalau begitu, aku mau kau hitamkan kembali teman-teman yang dua orang itu” Lalu Jin pun melaksanakan permintaanya. Kembali hitamlah warna kulit budak pertama dan kedua.&lt;br /&gt;Setelah memenuhi ketiga permintaan budak hitam tersebut, Jin pun berlalu dari tempat tersebut dan ketiga-tiga mereka tercengang-cengang dan tidak memperolehi sesuatu apa pun dari jins tersebut.&lt;br /&gt;~ Sikap iri hati, serakah, dan benci melihat kesuksesan orang lain selalu menghantui diri kita dan menjadi bagian dari diri kita. Kadang kala kita tidak menyadari bahwa sikap tersebut akan merugikan diri kita sendiri ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga orang budak hitam berjalan-jalan di atas pasir di persisiran sebuah pantai. Tiba-tiba seorang dari mereka tertendang sebiji botol. Dia pun mengambil botol tersebut. Botol tersebut tertutup rapat dengan penutup gabus. Temannya keheranan dan tertanya-tanya apa yang ada di dalam botol tersebut. Lalu salah seorang dari mereka pun membukanya. Akhirnya terbukalah botol tersebut, dan keluarlah jin yang amat besar.&lt;br /&gt;Jin tersebut tertawa dengan terbahak-bahak lalu berkata ” Siapakah engkau wahai manusia yang telah membebaskan aku? Aku telah terkurung dalam botol ini selama 100 tahun. Dalam masa terkurung aku telah bersumpah akan memberikan 3 permintaan siapa yang membebaskan aku dari botol ini.. Nah! Sekarang kalian semua mintalah apa saja, akan aku penuhi semua permintaanmu”Ketiga-tiga budak hitam itu awalnya terkejut kemudian bergembira karena jin tersebut menawarkan 3 permintaan kepada mereka. Jin pun berkata kepada budak yang pertama, ” sebutlah permintaan mu!” Budak hitam pertama pun berkata . “Aku ingin menjadi putih supaya aku kelihatan lebih gagah” Jin pun menunaikan permintaannya. Lalu budak itu pun menjadi putih.&lt;br /&gt;Jin pun berkata kepada budak hitam kedua,”Apa yang kamu inginkan!”.Budak hitam kedua pun berkata .” Aku ingin menjadi putih dan kelihatan gagah, lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama”. Jin pun menunaikan permintaannya. Lalu budak itu pun menjadi putih dan gagah lebih dari pada budak yang pertama. Jin pun berkatakepada budak hitam ketiga, “Dan kamu apa yang kamu minta!”. Budak hitam ketiga pun berkata .”Aku ingin menjadi putih dan kelihatan gagah, lebih putih dan gagah daripada budak yang pertama dan kedua”.&lt;br /&gt;Jin pun berkata. ” Tidak, permintaan itu tidak dapat aku penuhi. Mintalah keinginan yang lain…” Budak hitam ketiga keheranan dan terpikir apa yang mau dia minta dari jin tersebut.&lt;br /&gt;Setelah lama berfikir, budak hitam ketiga pun berkata” Kalau begitu, aku mau kau hitamkan kembali teman-teman yang dua orang itu” Lalu Jin pun melaksanakan permintaanya. Kembali hitamlah warna kulit budak pertama dan kedua.Setelah memenuhi ketiga permintaan budak hitam tersebut, Jin pun berlalu dari tempat tersebut dan ketiga-tiga mereka tercengang-cengang dan tidak memperolehi sesuatu apa pun dari jins tersebut.&lt;br /&gt;~ Sikap iri hati, serakah, dan benci melihat kesuksesan orang lain selalu menghantui diri kita dan menjadi bagian dari diri kita. Kadang kala kita tidak menyadari bahwa sikap tersebut akan merugikan diri kita sendiri ~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3996297600217907885?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3996297600217907885/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-tiga-budak-hitam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3996297600217907885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3996297600217907885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-tiga-budak-hitam.html' title='Kisah Tiga Budak Hitam'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1784034835092865060</id><published>2011-05-25T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.200-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kalidasa</title><content type='html'>Kalidasa ada penyair ternama pada abad 3 masehi. Alkisah diceritakan pada saat Kalidasa masih kecil, dia tinggal dipondok kecil tepat dihadapan kerajaan. Dibalik istana tersebut banyak terdapat pohon mangga yang lebat. Pada musimnya buah-buah mangga yang harum berlimpah ruah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat tidak ada orang, kalidasa sering memanjat untuk makan mangga-mangga tersebut.Dan pada suatu hari, disaat kalidasa sedang memanjat dan memakan, dia tidak menyadari sedang dilihat oleh raja, dari balik jendela istana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu ketika raja sedang mengupas mangga, jari nya terkena pisau yang tajam, sehingga mengakibatkan darah yang banyak. Melihat hal tersebut, raja menjadi murung, dan memanggil para penasehat dan peramal untuk mencari tahu masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penasehat dan peramal berdiskusi dan membahas hal ini, dan kemudian salah satu dari mereka berbicara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Celaka!, apakah paduka raja ada melihat hal yang tidak baik hari ini, karena ini bisa bertanda buruk bagi raja dan kerajaan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja berpikir, dan berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku melihat anak kecil mencuri mangga kemarin”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lebih baik Paduka Raja segera menyingkirkan anak tersebut, karena anak tersebut bisa menjadi bencana bagi raja dan kerajaan” sambung salah satu dari peramal dan penasahat raja tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, raja memanggil kalidasa untuk menghadap. Dengan ketakutan kalidasa menghadap dan menyadari kesalahannya mencuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Anak kecil, kamu adalah bencana bagi saya dan kerajaan, sehingga aku harus menyingkirkan mu dari kerajaan ini, sebagai raja yang baik hati, apa pesan terakhir mu?” Raja berkata kepada kalidasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hamba menyesal telah menjadi bencana dan nasib buruk bagi kerajaan dan Paduka, namun tidaklah adil apabila orang yang melihat saya mencuri juga tidak dihukum, karena dia juga membawa sial bagi ku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawab kalidasa, raja tersadar betapa bodohnya dia mendengarkan kata-kata penasehat dan peramal yang diyakinin sebagai orang bijaksana, ternyata malah kejam. Beliau terkesan oleh kearifan seorang anak kecil tak lain adalah kalidasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Kebijaksanaan kadang kala tidak bisa diukur dari status ataupun jabatan seseorang. Namun kebijaksanaan dapat muncul dari hati yang suci, yang mengatasnamakan kebenaran dan keadilan. Kebijaksanaan muncul karena kerendahhatian dan kearifan seseorang~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1784034835092865060?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1784034835092865060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kalidasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1784034835092865060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1784034835092865060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kalidasa.html' title='Kalidasa'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-9042577898028265981</id><published>2011-05-24T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.631-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Arti Sebuah Keputusan</title><content type='html'>Alkisah pada zaman Tiongkok kuno, berdiri sebuah kerajaan dipimpin seorang raja yang sangat berwibawa. Pada suatu waktu, Raja mengeluarkan titahnya untuk membuka lowongan pekerjaan sebagai seorang menteri dikerajaannya. Dan bagi sapa saja yang merasa mampu melewati ujian yang diberikan raja, akan diangkat langsung menjadi menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun ujian tersebut adalah harus menjawab sebuah pertanyaan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda dihadapkan pada suatu keadaaan, dimana anda sedang menunggang kuda, disuatu&lt;br /&gt;tempat yang baru terkena bencana banjir, dimana penduduk sedang diungsikan ke tempat yang lebih tinggi menggunakan kereta besar kerajaan. Dalam proses pengungsian terakhir, tersisa 3 orang yang tidak bisa diangkut oleh kereta kerajaan, karena kapasitasnya sudah penuh, 3 orang tersebut adalah seorang nenek tua yang terluka, seorang dokter yang perna menyelamatkan hidup anda, dan seorang wanita yang merupakan idaman hati anda setelah sekian lama berpisah dan anda menemukannya. Siapakah yang anda akan beri tumpangan? karena kuda anda hanya bisa mengangkut 2 orang, salah satunya adalah anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para kontestan yang mengikuti ujian mulai memberikan jawabannya, ada yang mementingkan nenek tua, dokter, dan wanita idaman, tapi raja tidak puas dengan jawaban mereka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya datang seorang pemuda, yang terkena intelek, namun sangat bersahaja hidupnya, dia pun menjawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Paduka, saya akan menyerahkan kuda tersebut ke dokter yang pernah menyelamatkan hidup saya, untuk membawa nenek tua tersebut diungsikan. Sedangkan saya akan bersama wanita tersebut, menjaga dan melindunginya sampai kereta kerajaan kedua datang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mendengar jawaban si pemuda, sang raja dengan mata berbinar tersenyum, dan tertawa lebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagus, kamu berhak menjadi menteri ku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Sering kali kita terlalu egois berpikir, bahwa apa yang menjadi milik kita tidak akan kita lepaskan begitu saja, mengapa tidak berpikir seperti pemuda diatas, rela melepaskan kudanya, dan dia pun mendapatkan hasil yang baik, bersama wanita idamannya. Kadang kita selalu mengganggap diri kita paling bener, tidak mau melepaskan keras kepala kita, keegoisan kita, padahal dengan begitu ada hikmah yang baik dibelakangnya, percaya lah !!!~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-9042577898028265981?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/9042577898028265981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/arti-sebuah-keputusan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/9042577898028265981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/9042577898028265981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/arti-sebuah-keputusan.html' title='Arti Sebuah Keputusan'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6919212694211509618</id><published>2011-05-23T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.505-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Secangkir Kopi Asin</title><content type='html'>Dia bertemu dengan gadis itu di sebuah pesta, gadis yang menakjubkan. Banyak pria yang berusaha mendekatinya. Sedangkan dia sendiri hanya seorang laki-laki biasa. Tak ada seorang gadis pun yang mempedulikannya. Pesta telah selesai, dia pun mengundang gadis itu untuk minum kopi bersamanya. Walaupun terkejut dengan undangan yang mendadak, si gadis tidak mau mengecewakannya, dan dia pun menerima undangan tersebut. Mereka berdua duduk di sebuah kedai kopi yang begitu nyaman. Si lelaki begitu gugup untuk mengatakan sesuatu, sedangkan si gadis merasa sangat jenuh dan membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cepat katakan sesuatu. Aku ingin segera pulang”, kata si gadis dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba si laki-laki berkata pada pelayan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolong ambilkan saya garam. Saya ingin menambahkan dalam kopi saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang memandang dan melihat aneh padanya. Mukanya mendadak menjadi merah, tapi dia tetap mengambil dan membubuhkan garam dalam kopi serta meminum kopinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang gadis bertanya dengan penuh rasa ingin tahu kepadanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kebiasaanmu sangat aneh?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat aku masih kecil, aku tinggal dekat laut. Aku sangat suka bermain-main di laut, di mana aku dapat merasakan laut… asin dan pahit. Sama seperti rasa kopi ini”,jawab si laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang, tiap kali aku minum kopi asin, aku jadi teringat akan masa kecilku, tanah kelahiranku. Aku sangat merindukan kampung halamanku, rindu kedua orang tuaku yang masih tinggal di sana”, lanjutnya dengan mata berlinang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang gadis begitu terharu. Itu adalah hal sangat menyentuh hati. Perasaan yang begitu dalam dari seorang laki-laki yang mengungkapkan kerinduan akan kampung halamannya. Ia pasti seorang yang penyayang dan begitu menghargai rumah dan keluarganya. Ia pasti mempunyai rasa tanggungjawab akan tempat tinggal dan orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sang gadis memulai perbicaraannya, mulai bercerita tentang tempat tinggalnya yang jauh, masa kecilnya, keluarganya. Perbicaraan yang sangat menarik bagi mereka berdua. Dan itu juga merupakan permulaan yang indah dari kisah cinta mereka. Mereka terus menjalin hubungan. Sang gadis menyadari bahawa dia adalah lelaki idamannya. Dia begitu toleran, baik hati, hangat, penuh perhatian dan dia adalah lelaki baik yang hampir saja diabaikan begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja ada kopi asin, pikir nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti setiap kisah cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran, dan mereka hidup bahagia.Begitulah lelaki dan gadis itu akhirnya bernikah. Dan, setiap kali dia membuatkan suaminya secangkir kopi, dia membubuhkan sedikit garam di dalamnya, kerana dia tahu itulah kesukaan suaminya. Setelah 40 tahun berlalu, si pria pun meninggal dunia. Dia meninggalkan sepucuk surat bagi istrinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sayangku, maafkanlah aku. Maafkan kebohongan yang telah aku buat sepanjang hidupku. Ini adalah satu-satunya kebohonganku padamu, tentang kopi asin. Kamu ingatkan saat kita pertama kali berkenalan? Aku sangat gugup waktu itu. Sebenarnya aku menginginkan sedikit gula. Tapi aku telah mengatakan garam. Waktu itu aku ingin membatalkannya, tapi aku tidak sanggup, maka aku biarkan saja semuanya. Aku tak pernah sangka hal itu akan menjadi awal perkenalan kita. Aku telah mencoba untuk mengatakan hal yang sebenarnya kepadamu. Aku telah mencobanya beberapa kali dalam hidupku, tapi aku begitu takut untuk melakukannya, karena aku telah berjanji untuk tidak menyembunyikan apapun darimu. Sekarang saat kau membaca surat ini, aku sudah tiada. Tidak ada lagi yang perlu aku bimbangkan, maka aku akan mengatakan ini padamu: Aku tidak menyukai kopi yang asin. Tapi sejak aku mengenalimu, aku selalu minum kopi yang rasanya asin sepanjang hidupku. Aku tidak pernah menyesal atas semua yang telah aku lakukan padamu. Aku tidak pernah menyesali semuanya. Dapat berada disampingmu adalah kebahagiaan terbesar dalam hidupku. Jika aku punya kesempatan untuk menjalani hidup sekali lagi, aku tetap akan berusaha mengenalimu dan menjadikanmu isteriku walaupun aku harus minum kopi asin sekali lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang gadis pun mengakhirin surat tersebut dengan cucuran air mata dipipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Kadang kala kita merasa kita telah mengenali pasangan kita sedemikian rupa, ditinjau dari lamanya hubungan dengan pasangan kita. Namun kadang kala, tidak seperti yang kita bayangkan. Tanpa komunikasi yang rutin, keterbukaan, niscaya masalah demi masalah bisa menjadi batu sandungan kedepannya, dan kadang hanya akan menimbulkan penyesalan saja~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6919212694211509618?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6919212694211509618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-secangkir-kopi-asin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6919212694211509618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6919212694211509618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-secangkir-kopi-asin.html' title='Kisah Secangkir Kopi Asin'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-2368454028010267490</id><published>2011-05-22T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.233-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Hargailah Orang Lain</title><content type='html'>Alkisah disebuah desa yang jauh dari kota, terdapat sebuah keluarga terpandang yang tinggal disana. Keluarga tersebut terdiri dari sepasang suami istri dan anak tunggalnya. Sang suami adalah petani terkaya didesa itu, namun walaupun dia begitu kaya tapi orangnya sangatlah dermawan, dia selalu memberikan derma kepada orang yang kurang mampu, begitu juga sang istri. Namun sayang, anak tunggal yang telah berusia 18 tahun itu, sangat lah manja, dan memiliki sifat yang dibenci orangtuanya, yaitu suka meremehkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bulannya sang suami istri selalu mengumpuli pengemis-pengemis untuk dibagikan beras hasil panen, melihat hal tersebut, sang anak sangatlah kesal melihat pengemis yang berbondong-bondong datang kerumah nya untuk mendapatkan beras tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pengemis bodoh, taunya hanya meminta-minta saja, lebih baik kalian mati saja, daripada kalian selalu menyusahkan orang tua saya saja” sahut anak tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata dari anak tersebut, para pengemis hanya mampu mengelus-ngelus dada dengan perasaan yang sangat sedih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari sang anak berjalan-jalan disekitar rumahnya, tanpa disadari semakin lama dia semakin jauh berjalan hingga berada didalam hutan, dan dia pun tersesat. Sang anak yang mulai panik, mulai berteriak-teriak minta tolong sehingga suaranya membangunkan harimau yang sedang tidur.Dengan marah harimau tersebut mendekati anak tersebut, dan berusaha untuk memakannya.Harimau tersebut mendekatinya dan hendak menerkamnya. Dalam waktu yang bersamaan, segerombolan pengemis melemparkan batu dan kayu ke arah harimau tersebut, sehingga membuat harimau itu mengurungkan niatnya, dan melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gerombolan pengemis yang ternyata adalah pengemis yang selalu diberikan derma oleh orang tuanya, sang anak pun malu. Karena selama ini selalu meremehkan pengemis-pengemis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih atas bantuannya, kalian telah menyelamatkan nyawa ku” kata anak tersebut&lt;br /&gt;“Syukurlah kamu tidak apa-apa, sesungguhnya manusia diciptakan untuk saling menolong” sahut pengemis yang paling tua&lt;br /&gt;“Dengarlah anak muda, siapapun dia, bagaimanapun status dia, jangan perna meremehkan orang lain, karena mungkin saja suatu saat dia akan menjadi penyelamat diri mu” sambung pengemis tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kata-kata tersebut, anak tersebut pun menyadari kesalahannya, dan berjanji akan selalu untuk menghargai orang sekecil apapun status orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Cerita diatas sering terjadi dikehidupan sekarang, manusia selalu menbedakan-bedakan dirinya dengan orang lain, hanya dari segi materi, status, jabatan dan hal-hal yang bersifat duniawi dan keegoisan semata. Ada baiknya kita selalu menghargai setiap orang, siapapun dia, apapun status dia, karena setiap manusia pasti punya kelebihan dan kekurangannya. Tidak ada yang sempurna didunia ini. dan tidak ada seseorang yang terlahir hanya memiliki segi negatifnya saja. Hargai lah setiap orang seperti kita menghargai diri kita sendiri!!”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-2368454028010267490?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/2368454028010267490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/hargailah-orang-lain.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2368454028010267490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2368454028010267490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/hargailah-orang-lain.html' title='Hargailah Orang Lain'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3181621100734368347</id><published>2011-05-21T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.275-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Titik Es Dalam Hati</title><content type='html'>Di sebuah perusahaan rel kereta api ada seorang pegawai, namanya Nick.Dia sangat rajin bekerja, dan sangat bertanggung jawab, tetapi dia mempunyai satu kekurangan, yaitu dia tidak mempunyai harapan apapun terhadap hidupnya, dia melihat dunia ini dengan pandangan tanpa harapan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari semua karyawan bergegas untuk merayakan ulang tahun bos mereka, semuanya pulang lebih awal dengan cepat sekali. Yang tidak sengaja terjadi adalah, Nick terkunci di sebuah mobil pengangkut es yang belum sempat dibetulkan. Nick berteriak, memukul pintu dengan keras, semua orang di kantor sudah pergi merayakan ulang tahun bosnya, maka tidak ada yang mendengarnya. Tangannya sudah merah kebengkak-bengkakan memukul pintu mobil itu, suaranya sudah serak akibat berteriak terus, tetapi tetap tidak ada orang yang mempedulikannya, akhirnya dia duduk di dalam sambil menghelakan nafas yang panjang. Semakin dia berpikir semakin dia merasa takut, dalam hatinya dia berpikir: Dalam mobil pengangkut es suhunya pasti di bawah 0 derajat, kalau dia tidak segera keluar dari situ, pasti akan mati kedinginan. Dia terpaksa dengan tangan yang gemetar, mencari secarik kertas dan sebuah bolpen, menuliskan surat wasiatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokkan harinya, semua karyawan pun datang bekerja. Mereka membuka pintu mobil pengangkut es tersebut, dan sangat terkejut menemukan Nick yang terbaring di dalam. Mereka segera mengantarkan Nick untuk ditolong, tetapi dia sudah tidak bernyawa lagi. Tetapi yang paling mereka kagetkan adalah, listrik mobil untuk menghidupkan mesin itu tidak dihubungkan, dalam mobil yang besar itu juga ada cukup oksigen untuknya, yang paling mereka herankan adalah suhu dalam mobil itu hanya 28 derajat saja, tetapi Nick malah mati “kedinginan”!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Nick bukanlah mati karena suhu dalam mobil terlalu rendah, dia mati dalam titik es di dalam hatinya. Dia sudah menghakimi dirinya sebuah hukuman mati, bagaimana dapat hidup terus? Dalam hidup kita sering kali kita merasa minder, kurang percaya diri, dan tidak yakin bahwa diri kita mampu melakukan hal-hal yang kita anggap tidak mungkin untuk dilakukan. Kita terlalu sibuk membuat “Titik Es” akan kemampuan kita. Mari mulai sekarang yakin lah pada kemampuan kita, cairkan “Titik Es” yang membeku didalam hati kita. Jangan perna mengganggap diri kita rendah, kita mampu melakukan apapun selama kita pikir kita bisa, Percaya !!!~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3181621100734368347?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3181621100734368347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/titik-es-dalam-hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3181621100734368347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3181621100734368347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/titik-es-dalam-hati.html' title='Titik Es Dalam Hati'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6899966640777992840</id><published>2011-05-20T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.502-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Tidak Ada Makan Siang Yang Gratis</title><content type='html'>Alkisah terdapat seekor kera yang hidup disebuah hutan yang rindang. Kera tersebut selalu duduk melamun disebuah pohon mangga, dan menunggu ada buah mangga yang jatuh dari pohon itu. Namun hari itu, dia sedang bernasib sial, karena tidak ada satu pun buah mangga yang jatuh, dari pohon mangga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perasaan sedih dan perut yang lapar, datang lah seekor gajah mendekati kera tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa engkau duduk termenung wahai kera kecil” tanya gajah tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku sedang menunggu jatuhnya buah mangga dari pohon ini, dan aku akan&lt;br /&gt;memakannya, namun dari tadi pagi hingga siang ini, belum ada satu pun mangga&lt;br /&gt;yang jatuh, sungguh menyebalkan” jawab kera dengan kesal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa engkau tidak memanjatnya, bukankah kamu bisa memanjat” Tanya gajah tersebut lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tidak biasa memanjat, karena aku hanyalah kera kecil, tidak mungkin aku bisa&lt;br /&gt;melakukan hal tersebut” Ucap kera sambil menundukkan kepala nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah menghelakan napas nya, dan berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketahui lah kera kecil, “Tidak Ada Makan Siang Yang Gratis” dalam hidup ini,&lt;br /&gt;semua hasil yang diperoleh, bukan karena datang secara tiba-tiba, namun karena&lt;br /&gt;usaha dan kerja keras”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah menambahkan lagi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada yang tidak bisa dalam hidup ini, kalo kita ada kemauan untuk berusaha,&lt;br /&gt;ingat lah kera kecil, jikalau engkau ingin memiliki makanan yang berlimpah, berusahalah&lt;br /&gt;raih semua buah mangga dari pohon ini, jangan hanya menunggu buah itu jatuh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak kera kecil pun menyadari kesalahannya, dan dia pun berjanji untuk selalu berusaha, karena dia menyadari “Tidak Ada Makan Siang Gratis” di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Banyak yang berpikir untuk selalu menunggu datangnya kesuksesan tanpa ada usaha, niat,&lt;br /&gt;keyakinan dan kerja keras. Ingat, kesuksesan akan menjadi milik kita, apabila kita ingin mendapatkannya, bukan menunggunya. “Tidak Ada Makan Siang Yang Gratis” menyadarkan kita bahwa hidup perlu usaha, bukan hanya menunggu~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6899966640777992840?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6899966640777992840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/tidak-ada-makan-siang-yang-gratis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6899966640777992840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6899966640777992840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/tidak-ada-makan-siang-yang-gratis.html' title='Tidak Ada Makan Siang Yang Gratis'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7126086570861089348</id><published>2011-05-19T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.510-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Seekor Tikus</title><content type='html'>Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; “Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruk tanah,&lt;br /&gt;mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya maafkan aku, Pak Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku peninglah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus berbalik dan pergi menuju sang kambing, katanya, “Ada perangkap tikus di dalam rumah, sebuah perangkap tikus di rumah!” “Wah, aku menyesal dengar kabar ini,” si kambing menghibur dengan penuh&lt;br /&gt;simpati, “tetapi tak ada sesuatupun yang bisa kulakukan kecuali berdoa. Yakinlah, kamu sentiasa ada dalam doa doaku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tikus kemudian berbelok menuju si lembu. ” Oh? sebuah perangkap tikus, jadi saya dalam bahaya besar ya?” kata lembu itu sambil ketawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tikus itu kembalilah ke rumah, kepala tertunduk dan merasa begitu patah hati, kesal dan sedih, terpaksa menghadapi perangkap tikus itu sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu juga terdengar suara bergema diseluruh rumah, seperti bunyi&lt;br /&gt;perangkap tikus yang berjaya menangkap mangsanya. Isteri petani berlari&lt;br /&gt;pergi melihat apa yang terperangkap. Di dalam kegelapan itu dia tak bisa melihat bahwa yang terjebak itu adalah seekor ular berbisa. Ular itu sempat mematuk tangan isteri petani itu. Petani itu bergegas membawanya ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia kembali ke rumah dengan demam. Sudah menjadi kebiasaan setiap orang akan memberikan orang yg sakit demam panas minum sup ayam segar, jadi petani itu pun mengambil goloknya dan pergilah dia ke belakang mencari bahan-bahan untuk supnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit isterinya berkelanjutan sehingga teman-teman dan tetangganya datang menjenguk, dari jam ke jam selalu ada saja para tamu. Petani itupun menyembelih kambingnya untuk memberi makan para tamu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri petani itu tak kunjung sembuh. Dia mati, jadi makin banyak lagi&lt;br /&gt;orang-orang yang datang untuk pemakamannya sehingga petani itu terpaksalah menyembelih lembunya agar dapat memberi makan para pelayat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Apabila kamu dengar ada seseorang yang menghadapi masalah dan kamu pikir itu tidak ada kaitannya dengan kamu, ingatlah bahwa apabila ada ‘perangkap tikus’ di dalam rumah, seluruh ‘ladang pertanian’ ikut menanggung risikonya. Sikap mementingkan diri sendiri lebih banyak keburukan dari baiknya.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7126086570861089348?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7126086570861089348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-seekor-tikus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7126086570861089348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7126086570861089348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kisah-seekor-tikus.html' title='Kisah Seekor Tikus'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7486484537299048607</id><published>2011-05-18T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.533-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Hikmah Dari Seekor Burung Pipit</title><content type='html'>Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan tubuhnya kepanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak bersahabat.  Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara yang konon kabarnya, udaranya selalu dingin dan sejuk.Benar, pelan pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju. Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Burung pipit tak mampu berbuat apa apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat. Dia merintih menyesali nasibnya.Mendengar suara rintihan, seekor Kerbau y! ang kebetulan lewat datang menghampirinya. Namun si Burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya. Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat diatas burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki maki si Kerbau. Lagi-lagi Si Kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung. Seketika itu si Burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa dia pasti akan mati tak bisa bernapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang membeku pada bulunya pelan pelan meleleh oleh hangatnya tahi kerbau, dia dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas puasnya-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan tangannya, mengais tubuh si burung dan kemudian menimang nimang, menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih, Si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik hati.  Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7486484537299048607?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7486484537299048607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/hikmah-dari-seekor-burung-pipit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7486484537299048607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7486484537299048607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/hikmah-dari-seekor-burung-pipit.html' title='Hikmah Dari Seekor Burung Pipit'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1764150219439504162</id><published>2011-05-17T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.185-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Surga Ikan</title><content type='html'>Alkisah disuatu masa, terdapat sebuah aquarium berbentuk persegi empat yang begitu besar. Didalam aquarium tersebut terdapat berbagai hiasan rumput-rumputan yang segar, dengan kesan laut yang begitu mendalam. Disisi belakang, terdapat berbagai macam warna lampu yang indah, membuat suasana didalam aquarium itu bertambah hangat. makanan pun berlimpah ruah, dan desiran gelembung-gelembung udara yang begitu lembut membuat aquarium tersebut pantas disebut sebagai SURGA IKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan-ikan didalam aquarium tersebut berasal dari tempat penjualan ikan hias yang mahal. Diantara penghuni-penghuni aquarium tersebut terdapat satu ekor ikan mas kolam kecil, yang tinggal didalam aquarium itu juga, biasanya ikan mas kolam kecil, hanya dijadikan umpan pancing atau makan untuk ikan-ikan hias yang buas. Karena iba, sang pemilik ikut memasukkan ikan tersebut ke SURGA IKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun berlalu begitu cepat, sang ikan mas kolam kecil, sudah menjadi begitu besar, begitu lincahnya, dia tidak pernah menyia-yiakan makanan, dari sang pemilik, sehingga sekarang dia&lt;br /&gt;menjadi paling besar diantara ikan-ikan yang lain. Muncullah naluri penguasa dari sang ikan mas kolam kecil, karena menganggap dirinya yang paling besar dari penghuni SURGA IKAN lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ikan kolam kecil telah menjadi penguasa yang kejam, setiap penghuni yang tidak mendengar kata-kata akan disiksa sampai mati. Lambat laun, penghuni surga ikan makin berkurang, karena banyak yang mati karena tidak tahan akan siksaan si ikan mas kolam kecil. Sang pemilik yang menyadari pengurangan penghuni SURGA IKAN menjadi berang, dan dengan seketika dipindahkanlah ikan tersebut ke dalam tempayan yang kecil, yang hanya ditemani oleh kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ikan mas kolam kecil pun bersedih dan merasakan ketidakadilan, egonya pun muncul , dia merasa dialah penguasa dengan derajat yang begitu tinggi, tidak mungkin bisa hidup ditempat yang begitu dingin dan sunyi. Tempat yang dingin dan sunyi ini hanyalah cocok untuk ikan-ikan got yang kecil. Dengan perasaan terluka, sang ikan mas kolam kecil yang telah menjadi penguasa SURGA IKAN pun membenturkan kepalanya sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Hidup adalah hierarki tuntutan, hierarki kepuasan dan hierarki kekuasaan. Ketidakmampuan kita untuk perubahan status, mengakibatkan kita frustasi dan mengkerdilkan diri kita sendiri. Apapun status kita sekarang, baik buruk, tinggi rendahnya semua itu, haruslah kita sikapin dengan bijaksana, jangan perna merasa congkak dengan status kita, terus mengali setiap kesempatan yang ada, dan hargai orang-orang disekitar kita, tentunya kebijaksanaan tersebut akan membuat kita menuju kesuksesan sejati~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1764150219439504162?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1764150219439504162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/surga-ikan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1764150219439504162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1764150219439504162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/surga-ikan.html' title='Surga Ikan'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-5218281406759356036</id><published>2011-05-16T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.439-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Hanya Kebagian Sisanya Saja</title><content type='html'>Seorang Pria paruh baya sedang termenung, berdiri di pelataran parkir sebuah gedung megah yang baru saja berdiri. Pria berpakaian sederhana itu memandang haru tulisan ”Sekolah Gratis &amp;amp; Panti Asuhan” di papan nama gedung tersebut. Air matanya berlinang dan senyum puas pun terhias di bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Pemuda berdasi yang sejak tadi memandangi tingkah laku sang pria dari balik kaca dalam gedung bergegas ke luar. Dia menghampiri sang Pria di pelataran parkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Selamat pagi, Pak”, sapa Pemuda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Pria menoleh dan tersenyum sambil berkata, ”Selamat pagi juga, Dik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sejak tadi saya melihat Bapak mengagumi gedung ini. Benar, Pak?”, tanya si Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya, benar”, jawab sang Pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya tidak hanya mengagumi keindahan arsitektur gedung ini, tetapi saya juga membayangkan berapa banyak generasi muda calon pemimpin bangsa di masa mendatang yang akan terbantu dengan adanya sekolah gratis dan panti asuhan ini”, lanjutnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itu betul, Pak.”, kata si Pemuda dengan bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan salah satu orang yang paling berjasa di balik pendirian gedung ini adalah saya sendiri, Pak.”, kata si Pemuda sambil tersenyum lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi, bisa dikatakan bahwa salah satu founder-nya adalah saya, Pak”, kata si Pemuda sambil menepuk data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oh, ya?”, kata sang Pria sambil terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau begitu, anda adalah orang yang sangat mulia. Masih muda tetapi banyak berjasa”, kata sang Pria melanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa saja sih peran anda dalam pembangunan sekolah gratis ini?”, tanya sang Pria dengan penuh minat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya adalah salah satu dari lima kepala mandor yang membangun gedung ini, Pak”, jawab si Pemuda dengan bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya membangun gedung ini dengan segenap waktu dan tenaga saya karena bagi saya yang saya lakukan ini adalah investasi untuk masa depan saya”, lanjut si Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan saya juga setiap bulan selalu menyumbang uang sebesar lima puluh ribu rupiah dari gaji saya selama bekerja sebagai kepala mandor di sini untuk membantu biaya pembangunan gedung sekolah ini”, kata si Pemuda sambil membuka lima jari tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi, saya adalah salah satu orang yang telah berjasa mencurahkan waktu, tenaga, keahlian, dan uang pribadi saya, sehingga sekolah gratis ini berdiri sekarang”, kata si Pemuda menutup penjelasannya dengan nada bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau hanya ada lima kepala mandor yang menyumbangkan lima puluh ribu rupiah setiap bulannya berarti hanya ada sumbangan sebesar dua ratus lima puluh ribu rupiah saja setiap bulannya”, gumam sang Pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sedangkan biaya setiap bulan yang harus dikeluarkan untuk pembangunan gedung ini pasti besar sekali. Siapa yang menutup kekurangan biaya pembangunannya setiap bulan?”, tanya sang Pria kepada si Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Wah, kalau itu sih bukan urusan saya, Pak”, tukas si Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Siapa suruh membangun sekolah gratis”, jawabnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Begini-begini juga, saya sudah banyak berjasa lho, Pak”, kata si Pemuda membela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau kontribusi Bapak untuk pembangunan ini apa?”, tanya si Pemuda dengan mimik wajah meremehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tersenyum sang Pria menjawab,”Saya hanya memiliki impian berdirinya sebuah sekolah gratis yang akan membantu banyak generasi muda menjadi manusia-manusia unggul calon pemimpin bangsa di masa mendatang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sekolah gratis yang akan menjadi contoh bagi banyak orang, agar mau mendirikan hal yang serupa di tengah-tengah perlombaan sekolah-sekolah meningkatkan biaya pendidikannya. Yang konon, katanya biaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tetapi kenyataannya, semakin tidak dapat menjamin lulusannya mendapatkan pekerjaan apalagi penghasilan”, kata sang Pria sambil menghela nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Cuma impian saja, Pak?”, kata si Pemuda dengan senyum mengejek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau hanya itu sih, semua orang juga bisa”, kata si Pemuda meremehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oh, ya. Saya lupa mengatakan bahwa di luar sumbangan dua ratus lima puluh ribu untuk biaya pembangunan gedung ini, sebenarnya saya lah yang menutup seluruh sisa kekurangan biayanya setiap bulan”, kata sang Pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jadi, kontribusi saya hanya kebagian menutup sisa kekurangan dari sumbangan anda saja”, tutur sang Pria sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*******&lt;br /&gt;Banyak orang yang berjasa kecil ingin ditonjolkan jasa-sajanya dan ingin dihargai atau dihormati oleh orang lain. Mereka ingin dianggap hebat dan sering berkali berkata, ”karena sayalah maka hal itu terjadi” atau ”kalau tidak ada saya, maka hal itu tidak akan terjadi”. Semua hal berpusat kepada dirinya dan jasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang-orang yang berjasa besar biasanya adalah orang yang rendah hati dan cenderung tidak mau menonjolkan jasa-jasanya. Mereka tidak gila hormat dan tidak menuntut dihargai oleh orang lain karena jasanya. Mereka adalah orang-orang yang memiliki keikhlasan hati dan berjiwa besar. Hal itu lah yang membuat mereka sukses di dunia dan di akhirat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-5218281406759356036?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/5218281406759356036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/hanya-kebagian-sisanya-saja.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5218281406759356036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5218281406759356036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/hanya-kebagian-sisanya-saja.html' title='Hanya Kebagian Sisanya Saja'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8426821028115027518</id><published>2011-05-15T20:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.590-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Bekicot…Oh, Bekicot…!</title><content type='html'>Escargot, masakan Perancis yang mahal dan terkenal itu terbuat dari daging bekicot. Bekicot adalah siput besar berwarna coklat tua yang menjijikkan bagi sebagian orang. Bekicot dianggap hama oleh para petani. Dan bekicot adalah mainan saya saat saya masih kecil, saat berusia sekitar 5 tahun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat kembali semasa saya masih kecil. Tiap pagi hari, di kebun rumah nenek saya sering menemukan banyak bekicot yang merayap perlahan di tembok pembatas kebun. Mereka seperti berlomba-lomba merayap mendaki tembok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan isengnya, saya bermain-main dengan ujung jari telunjuk saya menyentuh tentakel mereka yang berbentuk seperti sepasang antena. Setiap kali tentakelnya tersentuh, bekicot akan langsung terkejut. Seketika bekicot akan menyurutkan sepasang tentakel beserta tubuhnya yang lunak berlendir masuk ke dalam cangkangnya, bersembunyi sampai situasi dianggapnya aman kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi setelah beberapa saat, mereka pasti akan mengeluarkan tubuhnya kembali beserta tentakelnya. Lalu merayap kembali melanjutkan perjalanannya mendaki tembok. Dan pada saat itulah saya kembali menyentuh tentakel mereka satu persatu sambil berteriak kegirangan. Begitulah saya mempermainkan bekicot-bekicot itu secara terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa bosan, terkadang saya menjatuhkan mereka satu persatu dari tembok dan mencampakannya ke permukaan tanah yang masih lunak karena embun pagi. Tetapi setiap kali mereka terjatuh, mereka akan selalu berusaha merayap kembali mendaki dinding tembok yang sama. Sampai akhirnya saya merasa bosan dan meninggalkan mereka untuk bermain ke tempat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jam kemudian saya kembali menemui para bekicot yang saya tinggalkan tersebut. Ternyata mereka dengan perlahan telah berhasil mendaki tembok yang begitu tinggi. Begitu tingginya sampai tangan saya tidak dapat menjangkau mereka lagi. Sehingga terbebaslah mereka dari kejahilan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merenungkan pengalaman saya semasa kecil, saya mendapatkan suatu pelajaran yang sangat berharga. Inilah bagian dari pembelajaran kehidupan atau sekolah kehidupan atau universitas kehidupan (university of life). Pelajaran berharga yang saya ajarkan di Sekolah Bisnis Gratis USB. USB adalah Sekolah Gratis yang saya dirikan untuk membantu para generasi muda agar memiliki kehidupan sukses sesuai dengan pilihan lifestyle mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari pengalaman saya di masa kecil.&lt;br /&gt;Manusia dalam kehidupannya mirip dengan para bekicot yang saya ceritakan tadi. Mereka berlomba-lomba mendaki ”tembok kesuksesan” dalam hidupnya. Tetapi di tengah perjalanan mencapai kesuksesan, nasib sering mempermainkan mereka. Seperti ujung jari telunjuk anak kecil yang membuatnya takut atau merasakan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan nasib juga terkadang mencampakkan kita ke tempat yang ”paling bawah”, situasi yang paling tidak diinginkan terjadi. Seperti bekicot yang terkejut tiba-tiba dicampakkan dari atas tembok ke tanah oleh seorang anak kecil. Merasakan sakit dan tidak berdaya. Sepertinya perjuangan selama ini untuk mencapai kesuksesan seketika menjadi sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi… BERGURULAH pada BEKICOT. Bekicot hanya berlindung di cangkangnya, berdiam diri sebentar mengevaluasi situasi yang terjadi setiap kali mendapatkan rintangan atau kegagalan. Dan selalu kembali berusaha melanjutkan perjalanan setelah situasi dianggap aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali pun pada suatu saat anda terjatuh ke dasar jurang kegagalan hidup yang paling kelam, karena dipermainkan oleh nasib. Tetaplah beranjak kembali merayap, mendaki tembok kesuksesan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu saat, nasib akan bosan mempermainkan anda. Pada suatu saat anda akan berhasil mencapai suatu puncak kesuksesan! Akan ada saat-saat di mana nasib tidak akan mampu mempermainkan anda lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembok kesuksesan itu tetap ada, dari dulu sampai sekarang, bahkan sampai masa mendatang. Tuhan telah mendirikan tembok kesuksesan untuk dapat anda daki. Tembok kesuksesan yang tetap menanti untuk di daki oleh siapa saja insan ciptanan Nya yang tidak pernah mau menyerah pada nasib!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8426821028115027518?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8426821028115027518/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/bekicotoh-bekicot.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8426821028115027518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8426821028115027518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/bekicotoh-bekicot.html' title='Bekicot…Oh, Bekicot…!'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-237100234372275486</id><published>2011-05-12T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.240-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Odol Dari Surga</title><content type='html'>Cerita menggelikan ini kudengar ketika duduk dibangku SMA dulu. Cerita yang akhirnya tertulis begitu dalam di relung-relung hati. Cerita yang meskipun naif, namun bermakna sangat dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah nyata dari seseorang yang dalam episode hidupnya sempat ia lewati dalam penjara. Bermula dari hal yang sepele. Lelaki itu kehabisan odol dipenjara. Malam itu adalah malam terakhir bagi odol diatas sikat giginya. Tidak ada sedikitpun odol yang tersisa untuk esok hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini jelas-jelas sangat menyebalkan. Istri yang telat berkunjung, anak-anak yang melupakannya dan diabaikan oleh para sahabat, muncul menjadi kambing hitam yang sangat menjengkelkan. Sekonyong-konyong lelaki itu merasa sendirian, bahkan lebih dari itu : tidak berharga !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertutup bayangan hitam yang kian membesar dan menelan dirinya itu, tiba-tiba saja pikiran nakal dan iseng muncul. Bagaimana jika ia meminta odol pada TUHAN ?Berdoa untuk sebuah kesembuhan sudah berkali-kali kita dengar mendapatkan jawaban dari-NYA .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminta dibukakan jalan keluar dari setumpuk permasalahanpun bukan suatu yang asing bagi kita. Begitu pula dengan doa-doa kepada orang tua yang telah berpulang, terdengar sangat gagah untuk diucapkan. Tetapi meminta odol kepada Sang Pencipta jutaan bintang gemintang dan ribuan galaksi, tentunya harus dipikirkan berulang-ulang kali sebelum diutarakan. Sesuatu yang sepele dan mungkin tidak pada tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apa daya, tidak punya odol untuk esok hari –entah sampai berapa hari- menjengkelkan hatinya amat sangat. Amat tidak penting bagi orang lain, tetapi sangat penting bagi dirinya.Maka dengan tekad bulat dan hati yang dikuat-kuatkan dari rasa malu, lelaki itu memutuskan untuk mengucapkan doa yang ia sendiri anggap gila itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berdiri ragu-ragu dipojok ruangan sel penjara, dalam temaram cahaya, sehingga tidak akan ada orang yang mengamati apa yang ia lakukan. Kemudian dengan cepat, bibirnya berbisik :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“TUHAN, Kau mengetahuinya aku sangat membutuhkan benda itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa selesai. Wajah lelaki itu tampak memerah. Terlalu malu bibirnya mengucapkan kata amin. Dan peristiwa itu berlalu demikian cepat, hingga lebih mirip dengan seseorang yang berludah ditempat tersembunyi. Tetapi walaupun demikian ia tidak dapat begitu saja melupakan insiden tersebut. Sore hari diucapkan, permintaan itu menggelisahkannya hingga malam menjelang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, lelaki itu , walau dengan bersusah payah- mampu melupakan doa sekaligus odolnya itu.Tepat tengah malam, ia terjaga oleh sebuah keributan besar dikamar selnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak bersalah Pak !!!”, teriak seorang lelaki gemuk dengan buntalan tas besar dipundak, dipaksa petugas masuk kekamarnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Demi TUHAN Pak !!! Saya tidak salah !!! Tolong Pak…Saya jangan dimasukin kesini Paaaaaaaaak. .!!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak ruangan penjara itu gaduh oleh teriakan ketakutan dari ‘tamu baru’ itu.“Diam !!”, bentak sang petugas,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Semua orang yang masuk keruangan penjara selalu meneriakkan hal yang sama !! Jangan harap kami bisa tertipu !!!!”&lt;br /&gt;“Tapi Pak…Sssa..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brrrraaaaang !!!!Pintu kamar itu pun dikunci dengan kasar. Petugas itu meninggalkan lelaki gemuk dan buntalan besarnya itu yang masih menangis ketakutan.Karena iba, lelaki penghuni penjara itupun menghampiri teman barunya. Menghibur sebisanya dan menenangkan hati lelaki gemuk itu. Akhirnya tangisan mereda, dan karena lelah dan rasa kantuk mereka berdua pun kembali tertidur pulas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya, lelaki penghuni penjara itu terbangun karena kaget. Kali ini karena bunyi tiang besi yang sengaja dibunyikan oleh petugas. Ia terbangun dan menemukan dirinyanya berada sendirian dalam sel penjara. Lho mana Si Gemuk, pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa tadi malam aku bemimpi ? Ah masa iya, mimpi itu begitu nyata ?? Aku yakin ia disini tadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia bilang itu buat kamu !!”, kata petugas sambil menunjuk ke buntalan tas dipojok ruangan. Lelaki itu segera menoleh dan segera menemukan benda yang dimaksudkan oleh petugas. Serta merta ia tahu bahwa dirinya tidak sedang bermimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekarang dia dimana Pak ?”, tanyanya heran.“Ooh..dia sudah kami bebaskan, dini hari tadi…biasa salah tangkap !”, jawab petugas itu enteng, ”saking senangnya orang itu bilang tas dan segala isinya itu buat kamu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas pun ngeloyor pergi.Lelaki itu masih ternganga beberapa saat, lalu segera berlari kepojok ruangan sekedar ingin memeriksa tas yang ditinggalkan Si Gemuk untuknya.Tiba-tiba saja lututnya terasa lemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sanggup ia berdiri. “Ya..TUHAAANNN !!!!”, laki-laki itu mengerang. Ia tersungkur dipojok ruangan, dengan tangan gemetar dan wajah basah oleh air mata. Lelaki itu bersujud disana, dalam kegelapan sambil menangis tersedu-sedu. Disampingnya tergeletak tas yang tampak terbuka dan beberapa isinya berhamburan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tampaklah lima kotak odol, sebuah sikat gigi baru, dua buah sabun mandi, tiga botol sampo, dan beberapa helai pakaian sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tersebut sungguh-sunguh kisah nyata. Sungguh-sungguh pernah terjadi. Dan aku mendengarnya langsung dari orang yang mengalami hal itu. Semoga semua ini dapat menjadi tambahan bekal ketika kita meneruskan berjalan menempuh kehidupan kita masing-masing. Jadi suatu ketika, saat kita merasa jalan dihadapan kita seolah terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara harapan seakan menguap diganti deru ketakutan, kebimbangan dan putus asa.Pada saat seperti itu ada baiknya kita mengingat sungguh-sungguh bahkan Odol pun akan dikirimkan oleh Surga bagi siapapun yang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi jika kita meminta sesuatu yang mulia. Sesuatu yang memuliakan harkat manusia dan IA yang menciptakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kata seorang bijak dalam sebuah buku : “Seandainya saja engkau mengetahui betapa dirimu dicintai-NYA, hati mu akan berpesta pora setiap saat” (selesai).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-237100234372275486?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/237100234372275486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/odol-dari-surga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/237100234372275486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/237100234372275486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/odol-dari-surga.html' title='Odol Dari Surga'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3767327717886859580</id><published>2011-05-11T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.360-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Your Job is the Ultimate Gift</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebanyak 8,6 juta orang dari 116 juta angkatan kerja Indonesia  (dan hampir 50 persennya hanya lulusan SD) mengganggur setelah lulus  pendidikan formal.Mereka kurang beruntung karena tersisih dari kompetisi  perebutan kesempatan kerja. Lihat saja,&amp;nbsp;&lt;em&gt;Job Fair &lt;/em&gt;di PRJ Kemayoran setiap tahun  selalu dipadati ratusan ribu pencari kerja untuk mengadu keberuntungan  dengan mengisi berlembar-lembar formulir aplikasi dan surat  lamaran.Jadinya mencari kerja seperti mengisi kupon undian dan  mengharapkan suatu saat akan mendapatkan “berita baik” dipanggil wawancara atau ujian masuk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Realitanya sebagian besar pencari kerja “terpaksa” menerima pekerjaan pertama yang datang, walaupun kurang sesuai dengan keinginan. Harapannya sambil cari pengalaman, sambil cari koneksi, sambil mengisi waktu  daripada nganggur. Keadaan demikian memaksa karyawan berfikir bahwa  mereka adalah korban keadaan dan ketidak-adilan, apalagi bila ternyata  kondisi kerja dan perusahaannya  jauh dari yang diharapkan. Karyawan protes menyalahkan keadaan,  menuntut perusahaan, bahkan ada yang sampai anarkis merusak fasilitas  perusahaan sendiri. Dan anehnya, dari pengalaman saya, banyak karyawan  yang merasakan hal seperti ini, baik yang bekerja di perusahaan kecil, perusahaan keluarga,  perusahaan skala nasional maupun internasional, perusahaan PMA ataupun  PMDN. Kesimpulan saya, karyawan memang tidak pernah puas, selalu saja melihat ada kekurangan dan selalu ada yang dikeluhkan, apapun perusahaannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepada karyawan saya, saya selalu mengatakan: “&lt;em&gt;Selama  masih kerja di perusahaan dan status masih karyawan, karyawan tidak  akan pernah puas karena tidak ada perusahaan yang bebas dari masalah&lt;/em&gt;.”Bila ingin 100% puas, bekerjalah di perusahaan sendiri. Buatlah bisnis  sendiri, buatlah produk atau jasa yang laku dijual, carilah karyawan,  carilah pelanggan dan jadilah bos atas bisnis atau perusahaan sendiri.  Seorang bos bisa melakukan apapun yang dia suka atas dirinya atau atas  bisnisnya sendiri. Mungkin bagi sebagian orang inilah arti kepuasan itu,  bisa berbuat apapun sekehendak hatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter" height="185" src="http://www.andriewongso.com/otherimage/0-0000000000job.jpg" width="263" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Cintailah Pekerjaan Anda Saat Ini&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai  seorang praktisi bisnis dan konsultan, saya mengusulkan sebuah  pendekatan atau paradigma baru untuk mencapai kepuasan di tempat kerja  saat ini, apapun profesi atau bisnis yang Anda jalankan.&amp;nbsp;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Inspirasi pertama&lt;/span&gt;: “Cintailah pekerjaan Anda saat ini”.&amp;nbsp;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Inspirasi kedua&lt;/span&gt;: “Anda beruntung karena Anda bukan  pengangguran dan masih bisa bekerja”.Lalu timbul pertanyaan: “Bagaimana  bisa mencintai pekerjaan saat ini bila pekerjaan saat ini masih kurang  sesuai dengan yang Anda cita-citakan?”  Itulah pertanyaan yang paling sering muncul, dan saya selalu memberikan  kiat yang amat sederhana untuk bisa mencintai pekerjaan saat ini,  seperti berikut ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;1. Jadikanlah Bos Anda Bos yang Baik&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manajemen perusahaan pasti punya alasan  mengangkat bos Anda saat ini. Carilah kelemahan bos Anda dan pikirkanlah  bagaimana Anda bisa mengisi kekurangan dan kelemahannya itu. Jadikanlah  dia bos yang baik dan berikanlah kontribusi Anda untuk mendukungnya.  Carilah data, informasi, dan tools yang bos Anda tidak miliki dan  batulah dia untuk melaksanakan program-programnya agar berjalan lebih  baik, lebih cepat, dan lebih produktif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selalu berpikir positif dan bersifat  kooperatif pada bos, berikanlah solusi padanya. Niscaya Anda akan jadi  karyawan kepercayaan bos. Dengan berjalannya waktu, jadikanlah bos  tergantung pada Anda pada setiap pengambilan keputusan. Bila Anda berhasil mencapai tingkat kepercayan ini, Anda sudah menciptakan sendiri karir kedepan yang cemerlang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;2. Ciptakanlah Pengembangan Karir Anda&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wah, sulit!Memang sulit, tapi tidak  berarti mustahil.Tanyakan pada bos kontribusi apa saja yang diinginkan  bos untuk Anda lakukan agar karir Anda ke depan bisa  berkembang.Berjuanglah untuk menjadi karyawan berprestasi dengan  memberikan kontribusi yang diinginkan bos. Tanyakan pada bos kompetensi  Anda yang masih kurang dan perlu ditingkatkan. Ikutlah pelatihan kompetensi itu walaupun investasi harus Anda keluarkan dari kantong Anda sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah sukses,  tidak ada yang gratis! Jangan menunggu sampai kesempatan datang, Anda  harus meraihnya.Bila Anda sudah termasuk karyawan berprestasi,  pengembangan karir ke depan tidaklah sulit dilakukan, bos Anda pasti  akan membantu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;3. Bertemanlah dengan Karyawan Berprestasi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadikan karyawan-karyawan berprestasi  sebagai teman dekat Anda. Ciptakanlah lingkungan berprestasi di sekitar  Anda. Jangan pedulikan karyawan yang berpikiran  negatif dan suka menjelek-jelekkan orang lain, kelemahan perusahaan,  dan kekurangan lain yang tidak dimiliki perusahaan. Jangan terlalu dekat  dengan mereka, karena tanpa Anda sadari mereka bisa merusak motivasi dan spirit Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya, kenalilah secara pribadi  masing-masing karyawan berprestasi. Kenalilah keluarganya, keinginannya,  harapannya, kekuatirannya, dan cita-citanya. Bantulah mereka secara  pribadi bila diperlukan.Jadinya Anda akan memiliki kontribusi pribadi  yang positif pada rekan kerja Anda.Mereka pada akhirnya akan mendukung  kerja dan karir Anda saat ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;4. Carilah Tantangan Baru&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berpikirlah kreatif dan  innovatif.Mintalah pada bos Anda agar Anda dapat melakukan tugas-tugas  yang belum pernah Anda lakukan sambil mohon petunjuk dan bantuan bos  Anda. Bos Anda pasti akan senang dan Anda tidak akan rugi apapun. Bila  Anda berhasil mengerjakannya dengan baik, bos Anda akan melihatnya. Bila  Anda mengalami kesulitan, bos Anda pasti akan membantu. Bila Anda  akhirnya gagal, bos Anda pun akan maklum, dan Anda pasti akan mendapatkan pelajaran yang paling berharga dalam hidup Anda: pengalaman!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalaman ini bisa membantu Anda  melawan kejenuhan bekerja, memberikan selingan, sekaligus memberikan  peluang untuk mempercepat karir Anda sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;5. Carilah Inspirasi Setiap Hari&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah inspirasi itu mahal?Bagaimana  bisa menemui dan berteman dengan pakar atau praktisi bisnis yang  hebat?Ikut seminar yang pembicaranya praktisi atau orang yang Anda  kagumi. Bila seminar dirasa terlalu mahal, beli dan bacalah buku yang  ditulis oleh para praktisi bisnis itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila buku masih terasa mahal, kirimlah&amp;nbsp;&lt;em&gt;friend request&lt;/em&gt; pada pakar atau praktisi yang Anda inginkan, umumnya mereka punya&amp;nbsp;&lt;em&gt;website&lt;/em&gt;,&amp;nbsp;&lt;em&gt;account &lt;/em&gt;di&amp;nbsp;&lt;em&gt;facebook&lt;/em&gt; atau&amp;nbsp;&lt;em&gt;twitter&lt;/em&gt;.Bacalah tulisan di wall mereka, dan bacalah&amp;nbsp;&lt;em&gt;notes&lt;/em&gt; yang mereka tulis di sana lalu berilah opini atau&lt;em&gt; comment &lt;/em&gt;Anda. Bila mereka sedang&amp;nbsp;&lt;em&gt;on-line &lt;/em&gt;lakukanlah chat dan bertanyalah apa saja yang merisaukan pikiran Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya sendiri, bila sedang&amp;nbsp;&lt;em&gt;on-line &lt;/em&gt;di  facebook, bisa melayani chat 5-6 orang sekaligus dengan berbagai  permasalahan dan pertanyaan.Saya senang melakukannya karena bisa  membantu orang lain memecahkan masalah sekaligus mendapatkan inspirasi  untuk memperkaya cakrawala bisnis saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, bila sampai saat ini Anda  belum menemukan pekerjaan yang Anda inginkan, nikmatilah cara Anda  melakukan pekerjaan itu setiap hari, apapun profesi Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mohon dimengerti bahwa saya tidak  menganjurkan Anda untuk terus melakukan pekerjaan yang kurang Anda sukai  yang telah membuat Anda menderita selama ini. Saya hanya berusaha  membantu untuk melihat pekerjaan Anda saat ini dengan paradigma atau  perspektif baru.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harap diingat, jangan sampai Anda  berhenti bekerja. Sambil mencari pekerjaan yang lebih sempurna,  nikmatilah pekerjaan Anda saat ini dan bersyukurlah  karena mungkin pekerjaan Anda saat ini adalah the ultimate gift atau  hadiah yang sudah sempurna yang bisa memberikan karir dan pendapatan  yang menjanjikan bila Anda mau menikmatinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3767327717886859580?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3767327717886859580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/your-job-is-ultimate-gift.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3767327717886859580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3767327717886859580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/your-job-is-ultimate-gift.html' title='Your Job is the Ultimate Gift'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8741920022217912330</id><published>2011-05-10T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.613-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Singa Dan Rusa Afrika</title><content type='html'>Di afrika setiap pagi, seekor rusa terbangun dan dia harus berlari setidaknya lebih cepat daripada rusa yang paling lambat agar dia bisa hidup hari itu tanpa dimakan binatang buas. Begitu juga halnya seekor singa, begitu terbangun dia harus berusaha berlari setidaknya lebih cepat dari pada rusa yang paling lambat. Supaya dia dapat bertahan hidup dan tidak mati kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak peduli anda mau menjadi rusa atau singa hari ini. Yang pasti hidup akan berjalan terus. Waktu akan terus bergulir tanpa menunggu siapapun. Waktu Selalu berlari cepat meninggalkan kita. Tanamkan dalam hatimu bahwa setiap mata anda terbuka dipagi hari. Begitu anda bangun. Perlombaan sudah dimulai. Mau tidak mau anda harus berusaha sekuat tenaga mengejar segala ketinggalan anda menuju cita2 yang selama ini anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlombaan manusia memang tidak begitu dramatis seperti halnya rusa dan singa di afrika. Tapi tanpa kerja keras, tujuan yang nyata, planning serta keyakinan yang teguh. Kesuksesan tidak akan menghampiri anda. Kenyataannya banyak orang menyia-nyiakan waktunya hanya untuk mengeluh pada hal-hal kecil. Terlalu mempermasalahkan sesuatu sehingga menghambat dan menghabiskan energi serta waktu yang di anugrahkan oleh Tuhan. Bila kenyataannya anda adalah seekor singa atau rusa. Hampir dipastikan anda tidak memiliki waktu untuk mengeluh sedikitpun. Jadi, tinggalkan sifat bersungut-sungut dan menyalahkan segala sesuatu. Berlari terus tanpa menghiraukan segala sesuatu. Itulah yang akan membuat anda berhasil dan beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi tidur sebentar lagi. Mengantuk sebentar lagi hanya akan membawa anda pada kegagalan dan kemiskinan. “&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8741920022217912330?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8741920022217912330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/singa-dan-rusa-afrika.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8741920022217912330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8741920022217912330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/singa-dan-rusa-afrika.html' title='Singa Dan Rusa Afrika'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-894626924726231897</id><published>2011-05-09T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.622-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Banyak Mendengar Dan Rendah Hati</title><content type='html'>Banyak mendengar dan rendah hati sejatinya saling bertautan. Sifat banyak mendengar yang dipunyai oleh seseorang, niscaya akan berdampak atau berpotensi menjadikan orang tersebut bersifat rendah hati. Sebaliknya, orang yang bersikap rendah hati (humble) akan lebih banyak mendengar. Mengapa demikian ?Salah satu ciri kerendahan hati adalah mau mendengar pendapat, saran dan menerima kritik dari orang lain. Sering dikatakan bahwa Tuhan memberi kita dua buah telinga dan satu mulut, yang dimaksudkan agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara. Kadang-kadang hanya dengan mendengarkan saja, kita dapat menguatkan orang lain yang sedang dilanda kesedihan atau kesulitan.Harus diakui, kegiatan mendengar bukanlah suatu pilihan yang kita ambil dengan perasaan suka cita. Hampir bisa dipastikan, kebanyakan orang lebih suka berbicara bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah bercermin ke diri kita sendiri. Kita senang mengungkapkan gagasan-gagasan kita. Kita juga merasa lebih enak memperkenalkan posisi, menonjolkan pendapat dan perasaan kita.Sebenarnya, kebanyakan orang tidak ingin mendengar seperti halnya keinginan mereka berbicara dan didengarkan. Karena itulah kita lebih memusatkan perhatian pada kata-kata yang akan kita ucapkan daripada memberi perhatian penuh pada apa yang diutarakan orang lain. Selain itu, kita sering menyaring kata-kata orang lain berdasarkan pendapat dan kebutuhan kita sendiri.Jika kita melihat sisi negatif, mendengarkan orang yang sedang berbicara terkadang tanpa kita sadari terasa membebani kita.Namun jika kita selalu melihat sisi positif, dengan mau mendengarkan orang lain, kita dapat memecahkan sebagian besar&lt;br /&gt;masalah yang sedang dihadapi oleh orang tersebut. Mendengar juga berarti mau membuka diri dan menerima. Suatu sifat yang menggambarkan kerelaan untuk menerima kelebihan dan kekurangan orang lain maupun diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap rendah hati, mengharuskan kita membuang ego jauh-jauh. Dan hal ini, kadang bagi sebagian orang sangat sulit dilakukaan ! Di antara sekian banyak ego antara lain adalah ego ingin menonjol, ingin dominan, ego ingin lebih dikenal ataupun ego ingin selalu didengar dan diperhatikan orang lain.Ego-ego ini akan sulit dihilangkan jika kita tidak mempunyai keinginan untuk berubah dari yang bersikap sombong mau menang sendiri berubah menjadi bersikap rendah hati.Jika kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, sifat orang yang tidak rendah hati, diantaranya adalahpertama, tidak bisa menerima kritikan walaupun itu sesuatu yang konstruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menerima kritikan, hal pertama yang dilakukan adalah menolak dan mencari alasan pembenaran untuk menutupi kelemahannya. Jika kita melihat dari sisi positif kritikan sebenarnya adalah ungkapan tulus orang lain yang mau menunjukkan kekurangan yang ada pada diri kita.Justru seharusnyalah kita berterimakasih jika ada teman atau sahabat yang bersedia mengkritik.Namun harus diakui kebanyakan dari kita lebih suka minta dipuji daripada dikritik. Kemudian yang kedua, tidak mau menerima kelebihan yang dimiliki orang lain. Idealnya, segala sesuatu yang menunjukkan kelebihan positip yang dimiliki orang lain hendaknya dikagumi. Sejatinya, mengagumi kelebihan orang lain, akan menjadikan kita terobsesi untuk meneladani orang tersebut.Belajar dari kelebihan orang lain akan membantu kita untuk mengoreksi sikap-sikap kita yang selama ini tanpa kita sadariu banyak kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda pernah mendengar peribahasa Jawa yang berbunyi “ngluruk tanpa bala (menyerang tanpa pasukan), menang tanpa ngasorake (menang tanpa harus menindas), lan sugih tanpa bondo (kaya tanpa harta)“. Sejatinya makna filosofis yang terkandung dari ajaran itu sangat dalam!Penjelasan dari peribahasa itu adalah; dalam memenangkan suatu persaingan, kita tidak perlu menunjukkan kehebatan maupun memamerkan apa yang kita miliki.Bahkan, ketika kita menang sekali pun, tidak perlu kita pamer atau menunjukkan kesombongan atau mempermalukan pesaing atau kawan kita.. Dari beberapa penjelasan di muka, kiranya dapat disimpulkan, bahwa hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang di atasnya merasa nyaman dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minderJim Collins, pakar management kondang, dalam bukunya yang sangat bagus, Good to Great, mengajarkan kepada kita, bagaimana sikap rendah hati itu harus dimiliki oleh para pemimpin masa kini. Ada beberapa hal yang menarik dari hasil penelitian Collins dan dua puluh orang asistennya selama lima tahun dengan metodologi ilmiah yang sangat solid, yang menjadi bahan dasar bukutersebut. Dari awal, Collins sudah berkali-kali berpesan kepada tim risetnya untuk tidak memedulikan faktor pemimpin dalam mencari kunci sukses perusahaan. Ia sadar bahwa kepemimpinan memang cenderung “bersifat romantis” yaitu kalau perusahaan sukses, itu pasti karena pemimpinnya, demikian juga kalau gagal jangan selalu menyalahkan anak buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Collins, pemimpin yang disebut sebagai “Level 5 Leaders” adalah para pemimpin yang rendah hati, tidak pernah menyombongkan diri, bahkan cenderung pemalu. Mereka menunaikan tugas dengan diam-diam tanpa berupaya mencari perhatian dan pujian publik. Apabila mereka berhasil, mereka selalu berusaha untuk memberi kredit kepada orang lain atau hal lain di luar diri mereka. Apabila ada kegagalan, mereka bertanggung jawab secara pribadi dan tidak mencari kambing hitam. Ambisi mereka adalah untuk kelanggengan perusahaan, bukan penggemukan dan kepentingan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patih Gadjahmada, Ahmadinejad, Soekarno, SBY, Ciputra adalah contoh-contoh pemimpin yang memenuhi sebagai “Level 5 Leaders”.Apakah Anda setuju?Salam perjuangan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-894626924726231897?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/894626924726231897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/banyak-mendengar-dan-rendah-hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/894626924726231897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/894626924726231897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/banyak-mendengar-dan-rendah-hati.html' title='Banyak Mendengar Dan Rendah Hati'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4901340823685152378</id><published>2011-05-08T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.428-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Batu, Kerikil Dan Pasir</title><content type='html'>Pada sore hari yang cerah, terjadi perdebatan antara seorang manager finance dengan manager marketing. Persoalan yang dibicarakan sangat sederhana, karena sangat sederhana, kedua manager ini tidak ada yang mau mengalah karena ini menyangkut persoalan kepuasan pelanggan. Dua manager ini saling berdebat tentang apa yang penting untuk pelanggan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perdebatan ini, sang business owner mendekat dan mengajak mereka duduk di sebuah ruangan dan bercerita tentang seorang profesor yang menjelaskan tentang kisah batu, kerikil dan pasir kepada murid-muridnya.Ia memulai ceritanya ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang profesor disebuah universitas pada suatu sore memulai kelas dengan membawa sebuah wadah yang terbuat dari kaca, batu, kerikil dan pasir halus. Saat itu murid-muridnya tidak mengerti maksud sang profesor,hanya mengamati gerak-geriknya saja.Ia mulai dengan mengambil wadah transparan yang terbuat dari kaca, kemudian mulai mengisi wadah dengan batu-batu satu persatu.Setelah hampir penuh ia berteriak kepada muridnya,”sudah penuh?” dengan canda tawa para murid berteriak,”Ya, sudah mulai penuh,” sambil bertanya-tanya apa yang akan dilakukan sang profesor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia mulai memasukkan kerikil kecil diantara batu tersebut. Sambil bertanya,”sudah penuh?” dijawab oleh para murid,”ya, sudah penuh”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian profesor memasukkan pasir halus kedalam wadah tersebut dan menggoyang hingga tercampur antara pasir, kerikil dan batu. Dia menunjukkan wadah yang dipenuhi oleh pasir-pasir halus sambil bertanya,”dimana batu-batuan dan kerikilnya?” para muridnya menjawab,”tidak kelihatan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang profesor duduk, dan menjelaskan, “batu-batu ini menggambarkan hal-hal yang penting menurut anda seperti, keluarga, ayah, ibu, pasangan hidup anda, kesehatan anda, anak-anak anda dan seterusnya”.”Kerikil ini adalah hal-hal penting kedua yang anda anggap berharga seperti pekerjaan, uang, mobil, rumah dan seterusnya”. Jelas profesor”pasir-pasir halus ini adalah hal-hal kecil lain diluar dari batu dan kerikil dalam hidup anda.” Tambah profesor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika anda memasukkan pasir terlebih dulu, maka, anda tidak punya ruang untuk batu dan kerikil. Semakin anda fokus dengan hal-hal sepele, maka, ruang, energi dan waktu untuk hal yang besar akan habis.” Jelas profesor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petanyaan saya, “apa hal yang besar seperti batu dan kerikil untuk finance dan marketing?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang diperdebatkan adalah batu dan kerikil atau pasir?” tanya si business owner.Mendengar jawaban dari business owner yang bijak ini, kedua manager ini terdiam, saling menatap dan tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, sebenarnya yang diperdebatkan adalah pasir.” Jawab mereka bersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah team anda selalu mengutamakan BATU, KERIKIL atau PASIR?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda batu dan kerikil bagi customer anda dan team anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4901340823685152378?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4901340823685152378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/batu-kerikil-dan-pasir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4901340823685152378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4901340823685152378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/batu-kerikil-dan-pasir.html' title='Batu, Kerikil Dan Pasir'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1055911288194044659</id><published>2011-05-07T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.061-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Keluargamu adalah yg terbaik</title><content type='html'>Bill Havens, seorang pendayung hebat berkaliber Internasional dalam masa karantinanya menjelang piala dunia mendayung, menerima berita bahwa istrinya akan segera melahirkan.&lt;br /&gt;Setelah mendengar kabar tersebut ia memilih untuk pulang &amp;amp; tidak mengikuti kejuaraan dunia &amp;amp; memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan.&lt;br /&gt;Belasan tahun kemudian th 1952,&lt;br /&gt;Bill menerima telegram dari putranya,&lt;br /&gt;Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas cano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.&lt;br /&gt;Telegram itu isinya:&lt;br /&gt;“Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran saya.&lt;br /&gt;Saya akan pulang membawa medali emas yg seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yg lalu.&lt;br /&gt;Anakmu tersayang, Frank…”&lt;br /&gt;Dari kisah diatas kita bisa belajar bagaimana kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut.&lt;br /&gt;Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS berkata,&lt;br /&gt;“Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dgn keluargaku daripada dgn petinggi2 dunia manapun.&lt;br /&gt;Sahabat…&lt;br /&gt;Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik dimana pada dasarnya semua yg kita lakukan, semua jerih lelah kita dalam pekerjaan, semua untuk mereka, keluarga yang kita cintai.&lt;br /&gt;Pada akhirnya kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi, &amp;amp; promosi tidaklah seberarti kebersamaan diantara keluarga.&lt;br /&gt;Jadi relakah saudara menukar kehangatan dalam keluarga anda dgn kesibukan dalam pekerjaan anda yg mungkin sudah sangat berlebihan?&lt;br /&gt;Selalu ada hasil yg terbaik dari kerja keras yg terbaik pula.&lt;br /&gt;“Jangan Lupa, Keluargamu adalah yg Terbaik Dari Segala Urusan yg Baik”.&lt;br /&gt;Selamat menikmati kebersamaan dalam keluargamu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1055911288194044659?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1055911288194044659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/keluargamu-adalah-yg-terbaik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1055911288194044659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1055911288194044659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/keluargamu-adalah-yg-terbaik.html' title='Keluargamu adalah yg terbaik'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4632430445478260314</id><published>2011-05-06T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.405-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Life Challenges</title><content type='html'>Banyak di antara Anda, yang walau perlu berusaha keras, pada akhirnya bisa mengenali kekuatan Anda. Andatahu sisi terang dari diri Anda yang kemudian bisa dijadikan modal untuk menggapai mimpi yang ada.Ada sebagian yang lain yang bahkan sudah tahu sejak lama apa yang sungguh dia inginkan. Sebagian dari Anda mungkin sudah punya cita-cita yang amat jelas sejak Anda bisa berpikir.Tak sedikit yang hari-hari ini bahkan tengah berkutat dalam pengejaran impian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali impian dianggap jadi salah satukunci. Kejelasan cita-cita juga dipandang penting yang akan membantu kita untuk mendapatkan apa yang kita mau. Jadi bisa dibayangkan kekuatannya ketika kejelasan itu berkolaborasi dengan kekuatan yang sudah dikenali. Banyak yang optimis bahwakekuatan yang ada akan jadi modal berharga untuk segera mewujudkan cita-cita. Sungguh bisa dipahami kalau banyak di antara kita yang sungguh percaya bahwa memadukan dua modal di atas -pemahaman akan potensi diri dan pengenalan akan tujuan – akan memudahkan seseorang untuk meraih apa yang dimau. Sungguhkah semudah itu ? Benarkah dua modal di atas sudah cukup untuk jadi tiket masuk ke dalam kelompok orang yang sukses ? Lalu bagaimana realitanya ? Apayang sebenarnya menjadi penghambat usaha kita ? Mengapa kita tak juga sampai pada apa yang kita mau ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya serahkan pada masing-masing Anda menjawab tanya di atas. Saya juga punya jawaban sendiri atas pertanyaan macam itu. Dan yang pasti, pertanyaan sederhana di atas sungguh sempat membuat saya berhenti sejenak. Saya baca berulang kali, dan mencoba mencari jawaban dari dalam hati. Awalnya dengan cepat terlontar banyak argumen, yang sayangnya adalah buah pikiran semata. Sementara untuk jenis pertanyaan macam itu respons dari otak saja tak akan cukup. Kadang ada jawaban-jawaban tegas yang justru diekspresikan dalam diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban dari hati terdalamlah yang lebih menggambarkan dinamika realita peta hidup kita. Jawaban yang datangnya dari kepala kadang lebih banyak dibungkus oleh dorongan mempertahankan ego.Ia sering kali jadi wajah lain dari sikap defensif kita. Untungnya pertanyaan di atas memang tidak diajukan sebagai bahan ujian kenaikan kelas di sekolah umum yang Anda kenal. Di sekolah macam itu, Anda memang harus mengandalkan ingatan Anda. Kemampuan Anda menghafal akan sangat berguna. Jawaban dari otak Anda yang encer amat sangat jadi andalan.Untungnya ini adalah soal ujian dalam kelas untuk kenaikan tingkat kesadaran kita. Ini bukan ujian formal atau ujian negara. Ini adalah jenis ujian di semesta kesadaran kita yang hanya mensyaratkan kejujuran terbaik yang bisa kita tampilkan. Tetap ada repotnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak semua kita, termasuk saya bisa dengan mudah jujur. Apalagi ketika kejujuran itu bermakna sama dengan mengungkap kekurangan yang ada. Bahkan dalam ruangmeditasi pribadi pun, tak mudah buat banyak orang untuk jujur apa adanya. Jadi saya tak janji, coretan ini juga akan dipenuhi kejujuran saya pribadi (aha). Untungnya, saya dan Anda akan tetap tahu apakah sedang jujur atau tidak. Dengan begitu, kita juga bisa tahu jawaban terjujur yang mungkin masih kita simpan di pojokhati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah terkait dengan pertanyaan di atas, saya coba berkaca ke dalam diri, dan mencari tahu apa yang sesungguhnya ikut menghambat saya dalammencapai cita-cita. Memikirkan jawaban-jawaban itu, dengan cepat terlintas banyak rencana, mimpi dan ambisi yang pernah saya ucap atau sekedar di simpan sendiri. Mencarijawaban-jawaban itu, langsung tergambar lintasan jejak perjalanan yang pernah saya tempuh.Saya menengok ke belakang. Melihat kembali diri saya yang pernah berjalan tertatih, terengah laluberhenti. Ada juga gambar di mana saya lari begitu cepat, memanfaatkan semua daya, namun akhirnya ternganga, bersandar di dinding dingin hampa. Apa yang saya capai mungkin tak semuanya menggambarkan nilai dan prinsip saya. Jadi wajar jika ada banyak momen di mana saya justru kehilangan gairah atas apa yang saya dapat. Yang saya kejar ada yang tak saya dapat, namun yang ada di tangan justru tidak semuanya yang saya mau.Namun pada situasi macam itulah salah satu kemampuan manusia bisa dimanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, Anda dan saya punya kemampuan memilih. Anda dan saya bisa melihat realita yang sama dalam bingkai yang berbeda. Tiap kita punya petanya sendiri. Anda dan saya bisa mengolah sedemikianrupa realita yang ada. Anda dan saya punya pilihan untuk membingkai ulang kenyataan yang kita hayati. Dengan cara itulah salah satunya kita bisa menarik hikmah dan akhirnya belajar.Dan saya belajar dari pengalaman lama. Banyak kisah gelap yang mengajari saya kesediaan untuk tak mengulangnya. Banyak kisah tak menyenangkan yang mengajari saya untuk tetap bersyukur. Banyak perjalanan sederhana dan konyol yang menuntun saya untuk mengambil hikmah besarnya. Banyak kejadian kecil yang mendorong saya melihat dari kontekslebih besar. Banyak kegagalan yang mengantar saya pada kekurangan yang ada. Pada titik perenungan macam itu, menarik kiranya mengingat kembali pertanyaan-pertanyaan berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apa sesungguhnya yang paling menghalangi saya ?&lt;br /&gt;2. apa tantangan terbesar kita ?&lt;br /&gt;3. Apapelajaran terbesar yang pernah kita dapat ?&lt;br /&gt;4. apa yang membuat kita tertahan dan mundur ?&lt;br /&gt;5. apa yang jadi kekurangan dan yang tidak kita sukai dari diri kita ?&lt;br /&gt;6. siklus macam apa yang pernah berulang terjadi dalam kehidupan kita ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah tak jarang dari kita yang berulang kali mengalami masalah dan kegagalan yangternyata semuanya berasal dari sumberyang sama.Kegagalan perkawinan, karir dan keuangan sering kali menimpa banyak orang. Ada yang karirnyamandek karena soal ketiak mampuan membangun hubungan.Oleh atasan dimusuhi oleh bawahan ditakuti. Anda semua punya kisahnya sendiri-sendiri. Dan saya coba mengingat lagi apa saja yang paling mungkin menghalangi banyak usaha saya. Saya coba telaah kembalimengapa saya belum juga mendapat sejumlahhal yang sejak lama saya idamkan. Memang ada soal-soal di mana perubahan prioritasikut mempengaruhi bagaimana saya mengejar itu semua. Namun tetap saja, tak bisa dipungkiri memang ada sejumlah isu yang perlu jadi perhatian saya di masa mendatang.Ada target yang tak saya dapat karena saya kehilangan fokus. Saya pernah kewalahanmemainkantarget-target saya (glass ball). Alhasil beberapa di antaranya justru tak terkelola dengan baik, yang di ujung hari pernah menyeret saya dalam sesal. Karena fokus tak mantap, gerak saya melompat sana-sini, yang pada akhirnya terkesan lamban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Progres tak cepat saya rasakan, sehingga kadang putus asa sempat menggoda.Saat Anda tak juga sampai pada tujuan, Anda bisa dengan cepat mencium bau keraguan di sana-sini. Saya sempat mengalami itu. Saya sempat ragu dan bertanya apakah saya masih mau mengejar itu semua ? pada beberapa titik,itu semua tak lepas dari standar yang mungkin kurang pas. Tak sedikit di antara kita yang tak sistematis dalam menyusun target. Banyak ambisi yang seperti diambil dari awan dan tak punya pijakan yang membumi.Bagaimana dengan Anda ? Dinamika pengejaran Anda tentu beda warna dari punya saya ? Anda tentu bisa punya narasi warna-warni ? Dan narasi macam itu layak jadi bahanbelajar.Yang pasti, terus saja kita perlu menjaga semangat untuk tak berhenti melakukan introspeksi. Diam sejenak dan tanyakanpada hati :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bagaimana dengan tingkat komitmen kita ?&lt;br /&gt;2. Bagaimana dengan tingkat kepercayaan diri kita ?&lt;br /&gt;3. Bagaimana dengan tingkat disiplin kita ?&lt;br /&gt;4. Bagaimana dengan tingkat kreativitas kita ?&lt;br /&gt;5. dan lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya suka jenis pertanyaan sederhana seperti di atas. Karena bukan jawaban, namun pertanyaan-pertanyaanlah yang kadang lebih kita butuhkan. Pertanyaan-pertanyaanlah yang kadang lebih kuat menghantam kesadaran kita, ketika banyak anjuran yang justrulewat begitu saja.Saya berharap semoga pertanyaan sederhana di atas membantu kita mengenali masalah, kendala, tantangan yangpernah ada, yang selama ini mungkin membuat kita lambat bergerak. Bisa jadi soalnya bukan pada kekuatan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda punya kelebihan yang bisa diberdayakan. Soalnya kadang bukan pada ketidak jelasan target. Banyak di antara kita yang punya impian amat nyata. Soalnya kadang justru karena kita lupa ada masalah-masalah lama yang belum kita bereskan. Mengenali masalah-masalah itu, dengan demikian akan makin mendekatkan kita pada tujuan yang kita idamkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4632430445478260314?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4632430445478260314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/life-challenges.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4632430445478260314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4632430445478260314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/life-challenges.html' title='Life Challenges'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3571768251964845902</id><published>2011-05-05T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.323-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Menjual dengan Bijaksana &amp; Menyenangkan</title><content type='html'>Joe Girald dikenal sebagai pemasar yang sangat populer di dunia. Keberhasilannya memasarkan 1.425 unit mobil dalam satu tahun menempatkan namanya dalam Guiness World Record (pemegang rekor dunia). Dalam bukunya yang berjudul The Greatest Salesman In The World, ia mengungkapkan tentang tehnik-tehnik efektif dalam menjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pengalaman yang sudah sangat mempengaruhi cara pendekatannya dalam menjual mobil ketika ia sedang melayani seorang konsumen. Ia berhasil menarik minat konsumen tersebut untuk membeli. Tetapi saat sudah hampir dilakukan transaksi jual beli, orang itu tiba-tiba membatalkan niatnya membeli. Pikiran Joe sangat terganggu atas kejadian yang menimpanya siang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joe sangat ingin tahu mengapa orang itu membatalkan niatnya. Malam itu juga sekitar jam 11 malam Joe Girald menelpon sang calon konsumen. Orang itu sedikit kaget dan enggan mengungkapkan alasannya membatalkan transaksi pembelian. Tetapi Joe Girald terus meyakinkan ketulusan dan niat baiknya mengetahui penyebab pembatalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joe berhasil mengorek keterangan dari calon pembeli tadi, bahwa orang itu sebenarnya ingin sekali membeli. Tetapi calon pembeli itu merasa tersinggung ketika Joe tidak mengindahkan dirinya saat sedang menceritakan perasaan bangga terhadap anaknya yang berhasil masuk perguruan tinggi. Pelanggan itu tidak suka pada sikap Joe yang lebih memperhatikan humor salah seorang rekannya. “Saya tidak akan membeli sesuatu dari orang yang tidak menghormati saya,” kata pelanggan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi tersebut sangat berarti bagi diri Joe. Ia menarik kesimpulan bahwa setiap orang cenderung membeli sesuatu dari orang yang mereka senangi. Karena itu Joe Girald selalu mengingatkan, “Promosikan dirimu, sebelum promosi produkmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah diatas mengingatkan kita agar mengedepankan pelayanan dalam memasarkan produk apapun, termasuk produk jasa maupun barang. Betapapun produk yang kita tawarkan cukup unggul dengan harga yang kompetitif, tetapi jika mengabaikan pelayanan yang baik akan berakibat fatal pada prospek pemasaran. Sebaliknya, dengan pelayanan yang baik maka keunggulan produk de-ngan kualitas dan harga kompetitif yang kita tawarkan mudah dipasarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa cara sederhana untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus menikmati cara berdagang. Langkah pertama adalah mengenali calon konsumen. Tujuannya adalah menciptakan suasana yang komunikatif dengan konsumen. Dengan demikian kita akan mendapatkan informasi tentang produk yang paling diinginkan konsumen dan cara lebih tepat untuk menghargai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberikan pelayanan terbaik termasuk memberikan informasi tentang produk kelebihan dan keunggulan dengan jujur, sistematis dan tidak berbelit-belit. Sekali saja kita mengada-ada, maka hal itu akan mempersulit prospek pemasaran selanjutnya. Berkata dan bersikap jujur adalah langkah yang paling bijaksana dan menyenangkan dalam berdagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memasarkan produk, upayakan untuk me-nempatkan diri pada posisi sebagai pembeli. Dengan demikian kita akan dapat merasakan informasi yang mereka butuhkan tentang produk. Menjawab pertanyaan mereka dengan sabar dan lengkap akan menjadikan produk yang kita pasarkan mudah laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain harga dan kualitas yang bersaing, faktor pelayanan menempati posisi strategis untuk mencapai kesuksesan memasarkan produk apapun. “Hanya ada 2 sebab pelanggan ingin membeli dari kita. Alasan pertama adalah produk yang menjadi solusi permasalahan konsumen. Alasan kedua adalah konsumen senang dengan kita,” demikian simpul Michael Le Boeuf dalam bukunya yang berjudul How to Win Customers and Keep Them for Life.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3571768251964845902?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3571768251964845902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/menjual-dengan-bijaksana-menyenangkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3571768251964845902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3571768251964845902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/menjual-dengan-bijaksana-menyenangkan.html' title='Menjual dengan Bijaksana &amp;amp; Menyenangkan'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-357084490526337684</id><published>2011-05-03T02:53:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.317-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Bakat Bukanlah Segalanya Tapi Kemauan Itulah Kunci Utama</title><content type='html'>Dalam keseharian sering kita mendengar kisah orang-orang yang sukses disekitar kita dikarenakan bakat dan usahanya dan akhirnya banyak dari kita yang berpikir “wah memang si anu bakatnya di bisnis tanaman, si fulan bakatnya di bisnis makanan” dan lain sebagainya yang sering kita lihat dan kita dengar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri sampai sekarang masih bingung, bakat saya dibidang apa ya? Sedangkan latar belakang akademis saya adalah akuntansi tapi saya sekarang berada dibidang operasional dan pemasaran suatu perusahaan yang sedang berkembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai serius menekuni bagian ini ketika “terpaksa”, dikondisikan pada pertengahan tahun 2007 saya diminta bantuan oleh Boss saya yang biasa dipanggil Mas Dhanu untuk memajukan salah satu unit usahanya yang sudah beberapa lama jalan ditempat, sedangkan sayaboleh dibilang buta dalam hal ini karena basic saya adalah pembukuan dan administrasi tapi beliau bilang “asal ada kemauan insyaallah kamu bisa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan modal nekat, 4 orang SPG dengan kemampuan yang pas-pasan, seorang supir plus mobil untuk jualan dan seorang konsultan pemasaran (yang ternyata lebih sering mengajari saya tentang teknik administrasi dan menghandle SPG), mulailah saya terjun bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stress?? Ya jelas tapi itu belum apa-apa selang dua minggu Mas Dhanu memberi tugas saya yang bertumpuk mulai dari bahan baku yang harus saya pahami jenis dan mutunya, mencari alternatif membeli bahan baku yang bermutu tapi tidak terlalu mahal hingga suplier yang jujur, cara-cara produksi hingga memasarkan produk. Saya harus bisa menghandle itu semua. Belum lagi sikap yang kurang bersahabat lagi dari teman-teman didivisi tersebut dikarenakan saya melompati jenjang karir mereka, SPG yang kurang mampu menjual sampai dengan konsultan yang akhirnya mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah hanya stress, stress dan stress sampai saya sakit panas dingin, meriang, muntah-muntah, lemas dan ngilu di seluruh persendian selama sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu saya saya sakit selama sebulan Mas Dhanu cuma tersenyum dan berkata “tenanglah dalam menghadapi masalah jangan kamu hadapi dengan emosi. Temukan solusinya bukan amarahnya” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan-pelan saya tata lagi hati dan pikiran saya, kalau hanya mengandalkan penjualan dari SPG dan beberapa agen yang ada tidak begitu bagus prospeknya hanya cukup untuk menutup biaya operasional dan biaya produksi , satu-satunya jalan saya harus ikut berjualan dan menata ulang sistem penjualan tapi hambatannya cuman satu saya sama sekali buta akan hal itu. Walau selalu dibimbing oleh Mas Dhanu tapi pesimis dan apatis selalu menghantui langkah saya, sampai bulan kelima total penjualan masih dapat dikatakan minus, masih jauh dari target yang ditetapkan, saya hampir putus asa dan malu pada Mas Dhanu,boss saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu malam saya melihat di televisi acara Kick Andy dimana bapak Andrie Wongso menjadi bintang tamunya. Saya mengikuti dari awal hingga akhir dengan takjub melihat dan mendengar kisah beliau yang benar-benar diluar nalar saya dan bagaimana beberapa direktur perusahaan besar Indonesia begitu hormat dengan beliau, “luar biasa, orang ini luar biasa, semangat dan kemauannya begitu luar biasa” begitu pikir saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi dengan semboyannya “Success Is My Right” dan “Cintai Apa Yang Kau Miliki, Miliki Apa Yang Kau Cintai”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung pada malam itu juga saya buka web beliau, saya baca artikel-artikel beliau dan langsung mendaftar untuk berlangganan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat saya terbakar, gairah saya kembali menyala, mulai otak saya mengkombinasikan apa-apa yang saya dapatkan dari Mas Dhanu dan bapak Andrie Wongso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai saya tata ulang sistem perusahaan tersebut, mulai dari administrasi, keuangan, pembelian bahan baku, cara-cara produksi, mengganti SPG yang susah dididik dengan yang lebih mudah diarahkan dan mau bekerja keras, menata ulang aturan2 pada agen dan mensosialisasikannya dan mencari peluang-peluang pemasaran baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah pelan-pelan rupiah demi rupiah bisa saya kumpulkan, dengan belasan agen yang terus bertambah dan baru-baru ini bisa menggaet satu distributor, target yang dipatok beberapa kali bisa saya lampaui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sadar saya belum apa-apa dibandingkan dengan beliau-beliau yang sudah menulis artikel di web ini atau yang hanya sekedar memantau web ini atau bahkan ratusan pengusaha sukses diluar sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya mencoba menyampaikan pesan buat anda yang masih dalam taraf belajar seperti saya, bahwa seperti yang disampaikan Mas Dhanu ”Asal ada Kemauan Insyaallah Kamu Bisa” , “Success is My Right” kata pak Andrie Wongso dan ”Bakat Bukanlah Segalanya tapi Kemauan Itulah Kunci Utamanya” seperti yang ditulis Richard Denny dalam bukunya Selling To Win itu adalah benar adanya dan itu adalah modal awal dan utama bagi siapa saja yang ingin sukses dalam berkarir dan berusaha.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-357084490526337684?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/357084490526337684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/bakat-bukanlah-segalanya-tapi-kemauan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/357084490526337684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/357084490526337684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/bakat-bukanlah-segalanya-tapi-kemauan.html' title='Bakat Bukanlah Segalanya Tapi Kemauan Itulah Kunci Utama'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-5968738194551297459</id><published>2011-05-03T02:53:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.460-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kacamatamu Adalah Keputusanku</title><content type='html'>Dalam dunia gaya/ style, kacamata difungsikan sebagai aksesoris untuk memperkaya penampilan, dan dalam dunia kesehatan/ kedokteran, kacamata berfungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas penglihatan. Sedangkan dalam bidang sosial, politik dan agama, kacamata adalah sebuah ungkapan dalam menyatakan cara pandang atau sudut pandang terhadap setiap masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel ini “kacamata” yang dimaksud adalah sebagai sebuah ungkapan atau sudut pandang dalam melihat setiap persoalan yang dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengarungi kehidupan dunia, kita tidak akan pernah dapat menghindari 3 hal, yaitu Kelahiran, Kematian dan Keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya batasi pembahasan disini hanya pada Keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama nafas masih bersemayam dalam tubuh kita, sebuah keputusan tidak terhindarkan untuk dilakukan. Aktifitas seperti makan, minum, tidur, berjalan dan semua aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh manusia adalah sebuah keputusan. Bahkan dalam kondisi diam-pun adalah sebuah keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh nyata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang berprestasi dalam bidang akademik, karena dia melakukan keputusan yang baik yaitu dengan belajar yang giat dan menyelesaikan semua tugas yang diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang terasingkan dalam lingkungan sosialnya karena dia melakukan keputusan yang membangkitkan amarah atau ketidak setujuan dari lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua contoh diatas semua disebabkan oleh keputusan kita .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan-keputusan yang kita buat baik disengaja maupun tidak, haruslah selalu dilihat dari kacamata positif. Semua hal-hal yang kita lakukan dan semua hal yang menimpa kita adalah hasil dari sebuah keputusan kita. Oleh karena itu akibat yang ditimbulkan oleh keputusan kita itu seharusnya dijunjung tinggi dengan penuh rasa tanggung jawab dan tidak akan pernah lari dari permasalahan atau dampak yang diakibatkannya, terutama dampak buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tips berkualitas sebagai benang merah antara keputusan dan kacamatamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Keputusanku adalah kacamatamu, maksudnya membiasakan diri menganalisa semua keputusan yang akan dilakukan dan selalu mempertimbangkan akibat dari cara pandang orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Keputusan ku adalah bagian yang utuh dari diriku dan bertanggung jawab penuh terhadap akibat-akibat yang ditimbulkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-5968738194551297459?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/5968738194551297459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kacamatamu-adalah-keputusanku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5968738194551297459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5968738194551297459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/kacamatamu-adalah-keputusanku.html' title='Kacamatamu Adalah Keputusanku'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4549778980950914644</id><published>2011-05-02T03:33:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.396-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Batu Kerikil dan Mandor</title><content type='html'>Seorang Mandor bangunan yang berada di lantai 5 ingin memanggil pekerja nya yang lagi bekerja dibawah… Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaanya dan bisingnya alat bangunan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh keatas, di lemparnya uang 1000an yg jatuh tepat di sebelah si pekerja… Si pekerja hanya memungut uang 1000 dan melanjutkan pekerjaanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang mandor akhirnya melemparkan 10.000 dan berharap si pekerja mau menegadah sebentar ke atas… Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan uang 10.000 dan kembali bekerja…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yg tepat mengenai kepala si pekerja… Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tersebut diatas sama dengan kehidupan kita. Tuhan selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk bekerja. Kita di beri rejeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah keatas dan bersyukur…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kadang TUHAN ‘melempar’ kerikil persoalan dlm hidup kita  agar kita mau menengadah keatas (berdoa) kpd TUHAN…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-4549778980950914644?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/4549778980950914644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/batu-kerikil-dan-mandor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4549778980950914644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/4549778980950914644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/batu-kerikil-dan-mandor.html' title='Batu Kerikil dan Mandor'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3056280077001756590</id><published>2011-05-02T02:59:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.271-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Menyelamatkan Bintang Laut</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diceritakan pada suatu pagi seorang kakek berumur sekitar 65 tahunan berolah raga dengan berjalan kaki menyusuri pinggir pantai nan sejuk. Di tengah jalan ia melihat  banyak sekali bintang laut terdampar di pantai akibat air laut surut.  Ia khawatir bintang-bintang laut itu akan mati jika terjerang sinar  matahari terlalu lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia berusaha  memungut bintang laut sebanyak mungkin, lalu melemparkannya ke perairan  laut. Sementara itu ada seorang anak kecil terus mengamati apa yang  sedang ia lakukan. Kemudian anak kecil itu bertanya,&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Kakek. Apa yang Kakek lakukan?”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img align="left" alt="" height="188" hspace="10" src="http://www.andrewho-uol.com/artikel/images/support%20images/gambar_bintanglaut.jpg" title="Menyelamatkan Bintang Laut" vspace="10" width="252" /&gt;“Oh, Kakek sedang&lt;/em&gt; &lt;em&gt;membantu bintang-bintang laut ini mencapai perairan, supaya mereka tidak mati,” &lt;/em&gt;jawab sang kakek menerangkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Begitu banyak bintang laut di sini. Berapa banyak yang bisa Kakek tolong? Apakah pertolongan Kakek bisa menciptakan perbedaan?”&lt;/em&gt; tanya anak kecil itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si kakek hanya tersenyum sambil terus memungut dan melemparkan bintang-bintang laut ke perairan. Sebentar kemudian dia berkata,&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Pertolongan itu setidaknya akan membuat perbedaan kepada bintang laut ini!”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pesan:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah  diatas menunjukkan bahwa kepedulian kita senantiasa dibutuhkan dan  bermanfaat. Apalagi dalam situasi saat ini, ketika jumlah penduduk miskin  semakin bertambah akibat bencana alam yang bertubi-tubi, inflasi, dan  yang terbaru kenaikan harga beras. Kepedulian kita sangat dibutuhkan  untuk membantu meringankan penderitaan rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejatinya sekecil apapun yang mampu kita berikan secara  eksplisit berorientasi kepedulian yang besar kepada masyarakat yang  sedang ditimpa kemalangan. Sesederhana apapun bentuk kepedulian kita  pasti mendatangkan kebaikan kepada diri kita sendiri maupun orang yang  menerima dengan cara yang tidak terduga. Terlebih jika berbagai bentuk kepedulian itu terus menerus dilakukan, maka lambat laun akan tercipta perubahan besar dalam kehidupan kita.&lt;/div&gt;Seandainya masyarakat yang mampu semua peduli kepada kemiskinan dan  penderitaan yang menimpa sebagian besar rakyat, pasti terkumpul milyaran  rupiah setiap bulan untuk mengerakkan dan meningkatkan ekonomi atau  meringankan penderitaan mereka. Seumpama seluruh pejabat dan wakil  rakyat mempunyai hati  nurani dan peduli terhadap penderitaan rakyat, pasti tak akan ada uang  rakyat yang habis diselewengkan untuk kesenangan mereka pribadi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau saja semua orang terketuk hatinya untuk peduli pada kelestarian alam hutan-hutan di Indonesia  dan tidak memikirkan keuntungan diri sendiri semata, pasti bencana alam  longsor, banjir dan lain sebagainya dapat dihindari. Setidaknya tak  akan jatuh korban lebih banyak dan jumlah masyarakat terbantu akan lebih  banyak dibandingkan jika tak ada sedikitpun kepedulian itu. Bukankah begitu besar perbedaan yang terjadi, bila masing-masing diantara kita mempunyai kepedulian?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3056280077001756590?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3056280077001756590/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/menyelamatkan-bintang-laut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3056280077001756590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3056280077001756590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/menyelamatkan-bintang-laut.html' title='Menyelamatkan Bintang Laut'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7575647935988793373</id><published>2011-05-02T02:59:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.542-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Katak Ingin Berjalan dengan Dua Kaki</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kolam di lingkungan taman sebuah  vihara, tinggallah sekumpulan katak. Salah satu katak itu gemar  mendengarkan lantunan lagu-lagu do’a dari dalam vihara. Setiap pagi ia  sengaja melompat ke tepi kolam dan memperhatikan para pengunjung yang sedang berdoa kepada Buddha.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lama kelamaan katak itu ingin berdiri  dan berjalan seperti para pengunjung yang setiap pagi memberi hormat dan  berdo’a kepada sang Buddha. Sudah hampir satu bulan katak itu rajin  berdo’a, memohon agar sang Buddha menga-bulkan impiannya  itu. Tiba-tiba muncul sekilat cahaya terang menerpa kakinya. Sungguh  ajaib, sejak saat itu ia dapat berdiri diatas kedua kakinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sang katak merasa sangat girang. Ia  segera terjun kedalam kolam, tidak sabar ingin segera menunjukkan  kehebatannya berdiri diatas dua kaki kepada katak-katak yang lain.  Dengan bangga ia&amp;nbsp;&lt;img align="right" alt="" height="209" hspace="10" src="http://www.andrewho-uol.com/artikel/images/support%20images/gambar_katakdanular.jpg" title="Katak ingin berjalan dengan dua kaki" width="300" /&gt;menunjukkan kehebatannya, dan menda-patkan respon yang luar biasa dari katak yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi celakanya, pada saat yang sama  tiba-tiba datang serangan dari seekor ular yang sedari tadi sudah  bersiap menerkam sang katak. Sang katak berusaha  kabur. Ia berlari dengan kedua kakinya, karena itu ia tidak dapat  berlari kencang. Hampir saja ia dimangsa ular, bila tidak ditolong seorang penjaga taman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah kejadian itu ia baru mengerti bahwa ia telah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengagumi kemampuan manusia.  Seharusnya waktu yang sangat berharga itu ia manfaatkan untuk mengasah  kemampuannya. “Saya ingin melompat lebih jauh dan tinggi, dan menjadi  katak pelompat yang paling hebat,” bisiknya dalam hati. Sejak saat itu  ia sangat menghargai waktu dan potensinya, dengan terus meningkatkan kemampuan melompat serta menjalani kehidupan dengan lebih bersemangat dan percaya diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pesan :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah  tersebut merupakan cerminan kehidupan kita, dimana sangat banyak orang  yang mengagumi kelebihan orang lain, misalnya dalam hal fisik yang  rupawan, prestasi yang cemerlang ataupun kemampuan lainnya.  Sampai-sampai tidak sedikit diantara mereka rela meniru setiap  gerak-gerik maupun penampilan orang-orang yang dikagumi. Mereka  mengalami krisis identitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal sebenarnya diri kita sendiri  menyimpan kelebihan-kelebihan yang dapat menjadi kekaguman banyak orang.  Mengapa kita tidak ingin membuat orang lain kagum terhadap segala  kelebihan yang kita miliki? Jangan hanya mengagumi orang-orang yang  telah berhasil itu, tetapi jadikan mereka sebagai inspirasi untuk mengembangkan potensi besar yang kita miliki. “Untuk memahami hati dan pemikiran seseorang, jangan melihat apa yang telah mereka capai, tapi lihat apa yang mereka inspirasikan saat ini,” kata Kahlil Gibran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah pertama untuk menjadi kekaguman  banyak orang adalah mengenali diri kita sendiri, dengan segala kelebihan  dan kekurangan, dengan segala prestasi maupun kesalahan  yang pernah kita perbuat. Kemudian ciptakan impian yang mampu menjadi  daya dorong atau memicu semangat untuk berbuat sesuatu. Jack Kinder  menyebutkan, “Prestasi yang tinggi selalu adalah hasil harapan dari yang  tinggi.” Jadi jangan pernah takut untuk bermimpi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Langkah selanjutnya adalah melakukan  kebiasaan-kebiasaan yang mendekatkan diri kita terhadap impian yang kita  tuju. Patahkan kebiasaan-kebiasaan buruk sedikit demi sedikit.  Sebaliknya, budayakan kebiasaan-kebiasaan yang membangun dan mampu  mengoptimalkan segala potensi yang kita miliki secara  bertahap. Misalnya membiasakan diri bertindak disiplin, tepat waktu,  berpikir dan bertindak positif dan lain sebagainya. Lambat laun kita  akan terbiasa melakukan kegiatan yang konstruktif dan menciptakan  prestasi. Karena pada dasarnya, “Tidak pernah ada kata terlambat untuk  menjadi apapun yang kita inginkan,” kata George Elliot.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7575647935988793373?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7575647935988793373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/katak-ingin-berjalan-dengan-dua-kaki.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7575647935988793373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7575647935988793373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/katak-ingin-berjalan-dengan-dua-kaki.html' title='Katak Ingin Berjalan dengan Dua Kaki'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6231535670171988721</id><published>2011-05-01T03:02:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.468-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Pemicu “Diri Super”</title><content type='html'>Misalnya seorang lemah yang menjadi korban kekejaman, di aniaya dan di duga telah lama mati karena terperosok ke dalam jurang yang sangat dalam, tiba-tiba muncul kembali secara digdaya. Ternyata ia secara tak sengaja membaca baris-baris dari kitab pusaka yang dipahat pada sebuah dinding gua yang terdapat di dasar jurang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon pada suatu masa , kitab pusaka yang mencakup jurus-jurus ilmu silat tertinggi di dunia itu, disimpan secara rahasia oleh seorang pendekar sakti terkemuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi suatu ketika kitab pusaka itu lenyap tak tentu rimbanya. Tanpa di duga ternyata disembunyikan dan disalin pada dinding sebuah gua di dasar sebuah jurang yang kemudian tanpa sengaja ditemukan oleh si korban yang terjatuh ke dasar jurang tersebut tetapi selamat karena tersangkut akar pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca cerita di atas, mungkin Anda teringat dengan satu cerita silat Khoo Ping Hoo yang pernah Anda baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ‘cerita silat’, selalu dikisahkan mengenai transformasi diri si tokoh utama yang tadinya lemah menjadi digdaya melalui proses latihan fisik dan mental berupa jurus-jurus silat tingkat tinggi. Selama dalam pelatihan itu dia bersilat dengan bersungguh-sungguh sambil membayangkan dirinya sedang diserang oleh puluhan lawan imajiner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama, akhirnya ia berhasil menanamkan kekuatan yang dilatihnya itu ke dalam pikiran bawah sadarnya. Apabila ada lawan yang tiba-tiba menyerang, maka segenap kemampuannya itu akan secara otomatis terbangkitkan berupa gerak refleks tanpa perlu berpikir lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lepas dari apakah itu hanya cerita fiksi, dari sudut pandang NLP (Neuro Linguistic Programming) bisa dijelaskan mengapa Kekuatan Super-nya muncul saat dia terpicu keadaan. NLP bisa menjelaskan bagaimana seseorang bisa memprogram kekuatan yang dilatihnya ke dalam pikiran bawah sadar, menyimpannya, dan bisa memanggilnya setiap kali dibutuhkan dengan menggunakan pemicu diri (trigger).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAGAIMANA CARANYA MENGGUNAKAN JANGKAR EMOSI SEBAGAI PEMICU “DIRI SUPER” ANDA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita melakukan latihan dengan menciptakan Pemicu Diri (Jangkar Emosi) yang akan memicu tampilnya “DIRI SUPER” Anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdirilah dengan tegak tetapi rileks. Tenangkanlah pikiran dan tariklah nafas dalam-dalam beberapa kali. Setelah beberapa saat, bayangkan ketika Anda merasa Percaya Diri sepenuhnya, saat Anda merasa dapat melakukan apa pun yang diinginkan. Tempatkan tubuh pada fostur yang mantap. Berdirilah persis seperti ketika Anda merasa yakin sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada puncak perasaan itu, kepalkan tangan dan katakan, “KEKUATAN!” dengan suara yang kuat, dengan kekuasaan dan ketegasan. Sadarilah kekuasaan yang ada, pada sumber fisik dan mental mengagumkan yang dimiliki, dan rasakan desakan kuat kekuasaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulangilah latihan ini berkali-kali, sepuluh atau lima belas kali. Setiap kali, Anda akan merasa lebih kuat dan membentuk kaitan dalam syaraf antara keadaan ini dengan tindakan mengepalkan tangan sambil mengatakan, “KEKUATAN!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berapa lama kemudian, Anda akan merasakan bahwa hanya dengan mengepalkan tangan dan mengatakan, “KEKUATAN!” dapat memunculkan DIRI SUPER Anda (yaitu diri Anda yang Penuh Percaya Diri, mantap, dan penuh kekuasaan) dengan seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6231535670171988721?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6231535670171988721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/pemicu-diri-super.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6231535670171988721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6231535670171988721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/pemicu-diri-super.html' title='Pemicu “Diri Super”'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3521681360013978368</id><published>2011-05-01T03:01:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.292-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Orang Kerdil Nonton Opera</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diceritakan tentang seorang pria kerdil yang ikut menyaksikan sebuah opera di sebuah panggung terbuka.  Panggung tersebut dijualbeli banyak orang, sampai-sampai seorang  penonton yang kerdil tak dapat menyaksikan pertunjukan. Anehnya, ia  selalu ikut tertawa, tepuk tangan, dan lain sebagainya seperti yang dilakukan oleh penonton yang dapat menyaksikan pertunjukan secara langsung.&lt;/div&gt;&lt;div lang="en-US" style="text-align: justify;"&gt;Setelah  pertunjukkan opera selesai, usut punya usut, ternyata orang kerdil itu  sama sekali tidak mengerti cerita yang dipentaskan tadi. Ia hanya  ikut-ikutan perilaku penonton lain. Langkah tersebut ia tempuh lantaran  khawatir dicemooh tidak mengerti jalannya pertunjukan.&lt;/div&gt;&lt;div lang="en-US" style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pesan :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="en-US" style="text-align: justify;"&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali orang yang rela melakukan apapun, agar tidak dianggap bodoh, ketinggalan jaman, miskin dan lain sebagainya. Mereka akan mengikuti apapun yang&amp;nbsp;&lt;img align="right" alt="" height="388" hspace="10" src="http://www.andrewho-uol.com/artikel/images/support%20images/gambar_orangkerdil.jpg" title="Orang Kerdil Nonton Opera" width="300" /&gt;dilakukan orang lain, meskipun tidak sesuai dengan diri mereka sendiri. Mereka sama sekali tidak memiliki pendirian.&lt;/div&gt;&lt;div lang="en-US" style="text-align: justify;"&gt;Manusia  adalah mahluk yang paling istimewa, karena mempunyai akal fikiran untuk  membedakan antara yang baik dan buruk, benar dan salah. Akal fikiran  memberi arah kemana harus melangkah dan menuntunnya menghindari bencana.  Dengan akal fikiran manusia mengarahkan dirinya menjadi manusia yang  bermanfaat bagi dirinya sendiri, agama, keluarga, dan lingkungan sosial.&lt;/div&gt;&lt;div lang="en-US" style="text-align: justify;"&gt;Akal  fikiran menjadikan manusia mampu menetapkan tujuan dan prinsip hidup.  Jika kehidupan seseorang berprinsip pada kebenaran, maka ia akan hidup  dalam kebenaran. Begitupun sebaliknya. Tetapi jika seseorang tidak  mempunyai prinsip hidup, maka hidupnya tidak terarah, sehingga waktunya habis sia-sia.&lt;/div&gt;&lt;div lang="en-US" style="text-align: justify;"&gt;Prinsip  hidup sangat penting, sebagai panduan sikap dan pola pikir kita.  Milikilah prinsip hidup, walaupun mungkin kita dianggap bodoh, buruk,  atau tidak sepaham. Jangan pernah goyah apalagi mundur selama sikap dan  pola pikir kita sudah berlandaskan pada prinsip-prinsip kebenaran.&amp;nbsp;&lt;em&gt;“Kapanpun tepat apabila kita melakukan sesuatu dengan benar,”&lt;/em&gt; kata Martin Luther King.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3521681360013978368?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3521681360013978368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/orang-kerdil-nonton-opera.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3521681360013978368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3521681360013978368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/05/orang-kerdil-nonton-opera.html' title='Orang Kerdil Nonton Opera'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-9159880611139432586</id><published>2011-04-28T01:01:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.637-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>PERCAYALAH INTUISI KITA</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-713049230764883441"&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Z0C414EeOks/TZMKP4FIv7I/AAAAAAAAAMs/F0ZD7VtpnSc/s1600/gc_intuition.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-Z0C414EeOks/TZMKP4FIv7I/AAAAAAAAAMs/F0ZD7VtpnSc/s320/gc_intuition.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Berapa  kali kita pernah mengalami, yaitu berkata kepada diri sendiri  seperti   ini. “Ah ….. Aku tahu sebelumnya …. Seharusnya Aku lakukan  itu…”, “Aku  tahu  sebenarnya aku harus melakukan apa ?”. Atau  kalimat-kalimat yang  sejenis. Berapa  kali atau sesering apa kita  mengetahui sesuatu secara  intuitif, tetapi kita  melakukan hal yang  berbeda karena kita terlalu  banyak perhitungan yang justru  banyak  melesetnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span id="show_ads_12507"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil, kita telah diajarkan untuk  berfikir sekuensial, urut dan logis  dengan &lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;segala  perhitungan  matematis. Hal tersebut bahkan lebih ditekankan saat  kita  berada di  lingkungan pendidikan formal (sekolah). Namun kita sendiri  dan  juga  guru-guru kita teramat tidak konsisten mempercayai  teori-teori ilmiah  para  Ilmuwan, Bapak Ilmu Pengetahuan Albert  Einstein telah mengemukakan  Teori  Relativitas yang sangat populer dan  sudah terbukti kebenarannya  secara Ilmiah.  Kalau kita mempercayai  Teori Relativitas Einstein, maka  kita akan mempercayai  bahwa segala  perhitungan logis matematis dari  setiap keputusan yang kita ambil   hanya memiliki kebenaran yang relatif.  Lalu kenapa kita tidak belajar  untuk  lebih melatih intuisi dan mulai  mempercayainya ?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Mempercayai intuisi berarti mendengarkan  dan mempercayai bahwa suara  batin  yang hening tahu apa yang perlu kita  lakukan, tindakan apa yang  perlu diambil  dan perubahan apa yang perlu  dibuat dalam hidup kita.  Banyak dari kita tidak mau  mendengarkan  intuisi kita sendiri, karena  takut, bahwa tak mungkin kita tahu apa   yang harus kita perbuat tanpa  memikirkan dan/atau melakukan   perhitungan-perhitungan yang logis dan  matematis untuk menghadapi segala   kemungkinan. Kita lebih sering  mengatakan kepada diri kita sendiri  bahwa, “ini  tak benar …”, “tak  mungkin aku mampu melakukan ini.”,  “mungkinkah ?”, “ini tak  masuk  akal” dan sebagainya. Jika kita  berlarut-larut membiarkan pikiran kita   masuk dan hanyut dalam gambaran  semacam itu, maka kita telah membuat  belenggu  yang mengikat dan  membatasi kemampuan diri kita sendiri.  Tidak mendengarkan  intuisi  berarti kita telah menciptakan  keterbatasan-keterbatasan dalam diri kita   sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-9656cNjjRMg/TZMKgbC82uI/AAAAAAAAAMw/hXhy_kqofas/s1600/idea_innovations.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-9656cNjjRMg/TZMKgbC82uI/AAAAAAAAAMw/hXhy_kqofas/s200/idea_innovations.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kita  harus mulai belajar mengatasi rasa takut  bahwa intuisi kita akan  memberi  penyelesaian yang salah. Apabila kita  telah dapat belajar  mempercayai intuisi  kita, maka kehidupan kita akan  menjadi sebuah  petualangan ajaib seperti yang  kita kehendaki.  Mempercayai intuisi  adalah menghilangkan hambatan untuk  memperoleh  kenikmatan, kebahagiaan  dan kebijakan. Mempercayai intuisi berarti   membuka mata hati terhadap  sumber kearifan dan kecerdasan yang hakiki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana  cara kita melatih atau mengasah intuisi agar lebih tajam ?  Caranya   cukup mudah, kita cukup meluangkan waktu sejenak setiap  harinya untuk  memperoleh  keheningan pikiran dengan cara mengambil  sejenak waktu  hening, jernihkan pikiran  dan dengarkan apa yang muncul  dalam pikiran  kita. Abaikan dan hilangkan segala  sesuatu yang bersifat  menghambat,  merusak atau apapun yang bersifat negatif yang  biasa  menguras sebagian  besar energi kita yang muncul dalam pikiran. Mulailah   perhatikan  pikiran-pikiran tenang yang positif dan bersifat mendorong  ke hal-hal   positif, pikiran yang mengajak kita ke arah feelgood  (menyenangkan).  Meskipun  pikiran-pikiran positif itu kelihatan sepele  dan tidak biasa  muncul di dalam  pikiran kita, dengarkan, perhatikan  dan ambil tindakan  yang sesuai dengan  pikiran tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YR-Id74Q-qg/TZMKmlRYjLI/AAAAAAAAAM0/bql02A8esIk/s1600/meditation.JPG" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="162" src="http://3.bp.blogspot.com/-YR-Id74Q-qg/TZMKmlRYjLI/AAAAAAAAAM0/bql02A8esIk/s200/meditation.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sebagai  contoh jika  kita sedang berada dalam keheningan, lalu muncul dorongan   untuk menulis  SMS atau menelpon seseorang yang kita cintai,maka segera  lakukan.   Apabila intuisi kita mengatakan bahwa kita harus  memperlambat  aktifitas/kegiatan  dan memperbanyak waktu untuk  keheningan diri sendiri  maka lakukanlah, usahakan  itu terjadi. Jika  intuisi kita mengatakan  kita harus melakukan perubahan atas  kebiasaan  kita maka segera lakukan  perubahan tersebut. Intinya berikan respon   positif dengan melakukan apa  yang dikatakan oleh intuisi kita. Jika  kita  memperoleh pesan dari  intuisi, dan kita membalasnya dengan  melakukan tindakan  maka kita  segera akan memperoleh imbalan pengalaman  positif yang menyenangkan.   Bahkan jika kita terus melakukan dan  menyadari semua itu, akhirnya kita  akan  memperoleh apa yang selama ini  kita cari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Mulailah  kita mempercayai intuisi kita sendiri, dan kita akan mendapatkan  dunia  yang berbeda dalam hidup dan kehidupan kita.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-9159880611139432586?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/9159880611139432586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/percayalah-intuisi-kita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/9159880611139432586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/9159880611139432586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/percayalah-intuisi-kita.html' title='PERCAYALAH INTUISI KITA'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Z0C414EeOks/TZMKP4FIv7I/AAAAAAAAAMs/F0ZD7VtpnSc/s72-c/gc_intuition.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1205187250100010502</id><published>2011-04-27T00:57:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.095-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Jangan Merencanakan untuk Berbuat Baik</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-2352032264113858715"&gt; &lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-d0E3CJN2hPY/TaHcygJbjII/AAAAAAAAAPQ/DCzaxVCcC7c/s1600/my-name-is-khan-5h.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-d0E3CJN2hPY/TaHcygJbjII/AAAAAAAAAPQ/DCzaxVCcC7c/s200/my-name-is-khan-5h.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Membaca  judulnya mungkin sebagian besar respon kita adalah &amp;nbsp;"Lho kok  gitu ?",  "Gak salah tu ?" atau berupa pertanyaan-pertanyaan senada yg  meragukan  judul tulisan ini. Demikian juga saya ketika pertama kali  membaca  kalimat tersebut. Kalimat itu saya baca di antara kalimat lain  yg  terpasang di dinding ruang kerja salah seorang klien yg kebetulan   beliau adalah seorang penghayat kepercayaan. Sayang saya datang ke   ruang kerjanya bukan dalam kontek untuk itu sehingga tidak ada   kesempatan untuk menanyakan apa maksud dari kalimat "Jangan merencanakan   untuk berbuat baik".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Setelah  beberapa kali merenungkan  kalimat di atas saya menemukan apa yang jadi  pokok kalimat di atas,  yaitu 'merencanakan/rencana'. Saat kita membuat  rencana atau  merencanakan sesuatu, hampir pasti kita telah memiliki  tujuan atau goal  yang hendak dicapai dengan rencana yg kita susun.  Bahkan sebuah rencana  tersusun karena ada sesuatu yg melatarbelakangi,  ada visi,ada misi,ada  tujuan dan sasaran. Tapi apa ada yg salah dengan  merencanakan berbuat  baik ? Jelas tidak ada yg salah dengan semua itu.  Lalu kenapa ada ajaran  yg melarang kita merencanakan untuk berbuat baik  ?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ixbYEIsFC30/TaHdIVofQ7I/AAAAAAAAAPU/8QD3l1zZYVg/s1600/wudlu.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-ixbYEIsFC30/TaHdIVofQ7I/AAAAAAAAAPU/8QD3l1zZYVg/s200/wudlu.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Dengan keyakinan  akan adanya kebenaran atau ada sesuatu yg belum bisa saya pahami dari  kalimat itu maka proses&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;perenungan  dan pemahaman pun terus berlangsung  dalam diri. Jelas sekali kalimat  tersebut secara sematik kebahasaan  adalah suatu kalimat larangan. Namun  ketika kita mampu membuka cakrawala  pikiran dan melihat dari sudut  pandang yang berbeda, ternyata  'Larangan' pada hakikatnya adalah  'Perintah' juga. Larangan mengerjakan  sesuatu adalah Perintah untuk  tidak mengerjakan sesuatu. Tanpa  mengurangi maknanya, maka kalimat  'Jangan Merencanakan untuk Berbuat  Baik' &amp;nbsp;saya transformasikan menjadi  kalimat perintah, 'Berbuat baiklah,  tanpa direncanakan'. Dengan  mentransformasikan menjadi kalimat perintah  maka kalimat itu bisa lebih  dicerna dan dipahami. Meskipun saya belum  juga menemukan ada apa  dibalik kalimat tersebut. Dan rasa keingintahuan  itu membawa langkah  saya untuk melakukan perintah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Praktek   pertama berbuat baik tanpa direncanakan saya lakukan, saat saya keluar   dari parkiran motor di sebelah barat Amplaz(Ambarukma Plaza di  Yogyakarta). Saat itu di belakang saya  ada dua orang (saya tidak  mengenal mereka) yang sama-sama mau keluar  dari parkiran. Saat di pintu  keluar, saya menyerahkan tiket parkir  sambil membayarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Yla3rZJQY6U/TaHev9eSamI/AAAAAAAAAPY/kDRKo4QN1jQ/s1600/medan+fair.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-Yla3rZJQY6U/TaHev9eSamI/AAAAAAAAAPY/kDRKo4QN1jQ/s200/medan+fair.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;"Sekalian  tiga mas, dengan dua motor yang  dibelakang itu." Kata saya kepada  petugas parkir. Dan segera saya  berlalu untuk pulang.Saya tidak  memikirkan lagi, bahkan saya tidak tahu  bagaimana sikap kedua orang yg  dibayari parkirnya oleh orang yg tak  dikenalnya. Kemudian saya  melakukan lagi dan lagi, berbuat baik secara  acak tanpa direncanakan.  Dan ternyata saya menemukan bahwa, berbuat baik  tanpa direncanakan  adalah cara yang efektif untuk bersentuhan dengan  kenikmatan memberi  tanpa mengharapkan balasan apa-apa, bahkan semakin  terasa dalam  nikmatnya ketika hal itu tidak diketahui siapa-siapa.  Bahkan saya tidak  perlu memikirkan apakah hal ini dapat mempengaruhi si  penerima dan  mendorongnya untuk berbuat baik juga kepada orang lain.  Saya juga tidak  memikirkan apakah nanti perbuatan baik ini akan  berkembang secara  berantai ataukah tidak. Saya hanya melakukannya saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Berbuat   baik yang direncanakan tidak salah juga sih. Namun biasanya sebuah   rencana itu ada latarbelakang, visi misi dan tujuan. Salahnya jika   latarbelakang, visi misi atau tujuan (salah satu atau beberapa)   tercemari oleh rasa ingin mendapat pengakuan, ingin memperoleh balasan,   atau sekedar dilatar belakangi oleh sebuah kepentingan. Dan itulah yang   sering terjadi pada kita (terutama saya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--uaD6xp12So/TaHfAQLo8OI/AAAAAAAAAPc/j2IkhpdwLsQ/s1600/boy_with_plant.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="http://3.bp.blogspot.com/--uaD6xp12So/TaHfAQLo8OI/AAAAAAAAAPc/j2IkhpdwLsQ/s200/boy_with_plant.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tak  ada resep  atau jurus jitu bagaimana cara mempraktekan berbuat baik  secara acak  tanpa rencana. Kebaikan semacam ini muncul dari lubuk hati  yang paling  dalam. Anda bisa saja spontan membersihkan tempat ibadah  atau lingkungan  tempat tinggal. Menyeberangkan orang lain saat  lalulintas sedang ramai.  Mendaftar menjadi sukarelawan. Mendaftar jadi  calon donor kornea mata  dan lain sebagainya. Atau tiba-tiba saja mampir  ke PMI untuk donor  darah. Anda mungkin ingin melakukan semua itu dan  ingin melakukan  hal-hal lainnya lagi. Lakukan saja, apa saja. Intinya  'memberi' itu  kenikmatan dan tak perlu mahal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Dengan  melakukan perbuatan  secara acak, tanpa direncanakan, Anda akan  memperoleh sensasi kepuasan  dan kenikmatan luar biasa. Minimal hal  tersebut akan memberikan energi  positif dalam kehidupan Anda, dan akan  selalu mengingatkan kepada kita  akan aspek utama kehidupan yaitu,  "Pelayanan", "Kebaikan" dan "Cinta".&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Saya   berharap Anda segera melupakan semua yang saya tulis di atas. Jangan  di  ingat, jangan dipikirkan. Lakukan saja, dan jangan berharap  mendapatkan  sesuatu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1205187250100010502?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1205187250100010502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/jangan-merencanakan-untuk-berbuat-baik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1205187250100010502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1205187250100010502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/jangan-merencanakan-untuk-berbuat-baik.html' title='Jangan Merencanakan untuk Berbuat Baik'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-d0E3CJN2hPY/TaHcygJbjII/AAAAAAAAAPQ/DCzaxVCcC7c/s72-c/my-name-is-khan-5h.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6641296157606626739</id><published>2011-04-27T00:57:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.480-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-2352032264113858715"&gt; &lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-d0E3CJN2hPY/TaHcygJbjII/AAAAAAAAAPQ/DCzaxVCcC7c/s1600/my-name-is-khan-5h.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-d0E3CJN2hPY/TaHcygJbjII/AAAAAAAAAPQ/DCzaxVCcC7c/s200/my-name-is-khan-5h.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Membaca  judulnya mungkin sebagian besar respon kita adalah &amp;nbsp;"Lho kok  gitu ?",  "Gak salah tu ?" atau berupa pertanyaan-pertanyaan senada yg  meragukan  judul tulisan ini. Demikian juga saya ketika pertama kali  membaca  kalimat tersebut. Kalimat itu saya baca di antara kalimat lain  yg  terpasang di dinding ruang kerja salah seorang klien yg kebetulan   beliau adalah seorang penghayat kepercayaan. Sayang saya datang ke   ruang kerjanya bukan dalam kontek untuk itu sehingga tidak ada   kesempatan untuk menanyakan apa maksud dari kalimat "Jangan merencanakan   untuk berbuat baik".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Setelah  beberapa kali merenungkan  kalimat di atas saya menemukan apa yang jadi  pokok kalimat di atas,  yaitu 'merencanakan/rencana'. Saat kita membuat  rencana atau  merencanakan sesuatu, hampir pasti kita telah memiliki  tujuan atau goal  yang hendak dicapai dengan rencana yg kita susun.  Bahkan sebuah rencana  tersusun karena ada sesuatu yg melatarbelakangi,  ada visi,ada misi,ada  tujuan dan sasaran. Tapi apa ada yg salah dengan  merencanakan berbuat  baik ? Jelas tidak ada yg salah dengan semua itu.  Lalu kenapa ada ajaran  yg melarang kita merencanakan untuk berbuat baik  ?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ixbYEIsFC30/TaHdIVofQ7I/AAAAAAAAAPU/8QD3l1zZYVg/s1600/wudlu.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://1.bp.blogspot.com/-ixbYEIsFC30/TaHdIVofQ7I/AAAAAAAAAPU/8QD3l1zZYVg/s200/wudlu.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Dengan keyakinan  akan adanya kebenaran atau ada sesuatu yg belum bisa saya pahami dari  kalimat itu maka proses&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;perenungan  dan pemahaman pun terus berlangsung  dalam diri. Jelas sekali kalimat  tersebut secara sematik kebahasaan  adalah suatu kalimat larangan. Namun  ketika kita mampu membuka cakrawala  pikiran dan melihat dari sudut  pandang yang berbeda, ternyata  'Larangan' pada hakikatnya adalah  'Perintah' juga. Larangan mengerjakan  sesuatu adalah Perintah untuk  tidak mengerjakan sesuatu. Tanpa  mengurangi maknanya, maka kalimat  'Jangan Merencanakan untuk Berbuat  Baik' &amp;nbsp;saya transformasikan menjadi  kalimat perintah, 'Berbuat baiklah,  tanpa direncanakan'. Dengan  mentransformasikan menjadi kalimat perintah  maka kalimat itu bisa lebih  dicerna dan dipahami. Meskipun saya belum  juga menemukan ada apa  dibalik kalimat tersebut. Dan rasa keingintahuan  itu membawa langkah  saya untuk melakukan perintah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Praktek   pertama berbuat baik tanpa direncanakan saya lakukan, saat saya keluar   dari parkiran motor di sebelah barat Amplaz(Ambarukma Plaza di  Yogyakarta). Saat itu di belakang saya  ada dua orang (saya tidak  mengenal mereka) yang sama-sama mau keluar  dari parkiran. Saat di pintu  keluar, saya menyerahkan tiket parkir  sambil membayarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Yla3rZJQY6U/TaHev9eSamI/AAAAAAAAAPY/kDRKo4QN1jQ/s1600/medan+fair.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-Yla3rZJQY6U/TaHev9eSamI/AAAAAAAAAPY/kDRKo4QN1jQ/s200/medan+fair.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;"Sekalian  tiga mas, dengan dua motor yang  dibelakang itu." Kata saya kepada  petugas parkir. Dan segera saya  berlalu untuk pulang.Saya tidak  memikirkan lagi, bahkan saya tidak tahu  bagaimana sikap kedua orang yg  dibayari parkirnya oleh orang yg tak  dikenalnya. Kemudian saya  melakukan lagi dan lagi, berbuat baik secara  acak tanpa direncanakan.  Dan ternyata saya menemukan bahwa, berbuat baik  tanpa direncanakan  adalah cara yang efektif untuk bersentuhan dengan  kenikmatan memberi  tanpa mengharapkan balasan apa-apa, bahkan semakin  terasa dalam  nikmatnya ketika hal itu tidak diketahui siapa-siapa.  Bahkan saya tidak  perlu memikirkan apakah hal ini dapat mempengaruhi si  penerima dan  mendorongnya untuk berbuat baik juga kepada orang lain.  Saya juga tidak  memikirkan apakah nanti perbuatan baik ini akan  berkembang secara  berantai ataukah tidak. Saya hanya melakukannya saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Berbuat   baik yang direncanakan tidak salah juga sih. Namun biasanya sebuah   rencana itu ada latarbelakang, visi misi dan tujuan. Salahnya jika   latarbelakang, visi misi atau tujuan (salah satu atau beberapa)   tercemari oleh rasa ingin mendapat pengakuan, ingin memperoleh balasan,   atau sekedar dilatar belakangi oleh sebuah kepentingan. Dan itulah yang   sering terjadi pada kita (terutama saya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--uaD6xp12So/TaHfAQLo8OI/AAAAAAAAAPc/j2IkhpdwLsQ/s1600/boy_with_plant.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="140" src="http://3.bp.blogspot.com/--uaD6xp12So/TaHfAQLo8OI/AAAAAAAAAPc/j2IkhpdwLsQ/s200/boy_with_plant.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tak  ada resep  atau jurus jitu bagaimana cara mempraktekan berbuat baik  secara acak  tanpa rencana. Kebaikan semacam ini muncul dari lubuk hati  yang paling  dalam. Anda bisa saja spontan membersihkan tempat ibadah  atau lingkungan  tempat tinggal. Menyeberangkan orang lain saat  lalulintas sedang ramai.  Mendaftar menjadi sukarelawan. Mendaftar jadi  calon donor kornea mata  dan lain sebagainya. Atau tiba-tiba saja mampir  ke PMI untuk donor  darah. Anda mungkin ingin melakukan semua itu dan  ingin melakukan  hal-hal lainnya lagi. Lakukan saja, apa saja. Intinya  'memberi' itu  kenikmatan dan tak perlu mahal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Dengan  melakukan perbuatan  secara acak, tanpa direncanakan, Anda akan  memperoleh sensasi kepuasan  dan kenikmatan luar biasa. Minimal hal  tersebut akan memberikan energi  positif dalam kehidupan Anda, dan akan  selalu mengingatkan kepada kita  akan aspek utama kehidupan yaitu,  "Pelayanan", "Kebaikan" dan "Cinta".&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Saya   berharap Anda segera melupakan semua yang saya tulis di atas. Jangan  di  ingat, jangan dipikirkan. Lakukan saja, dan jangan berharap  mendapatkan  sesuatu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6641296157606626739?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6641296157606626739/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/membaca-judulnya-mungkin-sebagian-besar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6641296157606626739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6641296157606626739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/membaca-judulnya-mungkin-sebagian-besar.html' title=''/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-d0E3CJN2hPY/TaHcygJbjII/AAAAAAAAAPQ/DCzaxVCcC7c/s72-c/my-name-is-khan-5h.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-2286403820508742811</id><published>2011-04-27T00:54:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.228-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kata Inspirasi</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jika kita tidak tahu kemana tujuan kita akan pergi, maka jalan apapun yang kita pilih pasti akan sampai disana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kita tidak bisa kembali ke hari kemaren, karena hari ini kita adalah orang yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Gua yang kita takuti memasukinya, adalah gua yang di dalamnya tersimpan harta yang kita cari selama ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Mama saya selalu bilang, kita harus meletakkan masa lalu di belakang kita, sebelum kita dapat melanjutkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sebelum pindah dan berubah, kita harus membersihkan keyakinan dan kepercayaan yang selama ini kita pegang teguh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kita tidak berhenti berkarya karena kita menjadi tua, tetapi kita menjadi tua karena kita berhenti berkarya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kita tidak pernah terlalu tua untuk menetapkan tujuan-tujuan lain, dan mewujudkan mimpi-mimpi baru.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Cita-cita boleh saja tinggi dan jauh kedepan, namun langkah yang diperlukan untuk itu, harus diterapkan sejak sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jangan  takut terdorong oleh orang-orang yang lebih mampu dari kita. Karena  dorongan tersebut akan memberi semangat untuk terus maju.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jika enggan mengerjakan hal kecil, maka kita pun akan sulit menyelesaikan tugas yang besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kesuksesan  hidup selama puluhan tahun merupakan akumulasi perilaku setiap hari,  maka setiap hari kita harus menjaga perilaku dengan sebaik-baiknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jangan menyia-nyiakan waktu, lakukan hal yang bermanfaat dengan langkah yang mantap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tak ada yang tidak dapat diatasi dalam hidup ini; dengan adanya tekad, maka segalanya akan dapat diatasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sebuah tindakan jauh lebih bermakna dibandingkan dengan ribuan ucapan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jangan  meremehkan kemampuan sendiri, karenanya mulailah dengan mengubah  kondisi hati kita barulah dapat mengubah dunia agar menjadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan, Pengakuan adalah motivasi terkuat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat "disisipkan" diantara pujian. . &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Motivasi  adalah segalanya. Kamu dapat melakukan pekerjaan dua orang, tetapi kamu  tidak akan menjadi dua orang. Kecuali jika, kamu mengilhami orang  berikutnya dan membujuknya untuk mengilhami orang-orangnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jika  kita punya waktu untuk merengek dan mengeluh tentang sesuatu, maka kita  pasti memiliki waktu untuk melakukan sesuatu tentang hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jangan buang waktumu dengan menangisi susu yang tumpah, sementara si sapi pun masih hidup, kembalilah dan perah sapimu lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Memerlukan  masa 20 tahun untuk membangun reputasi, tetapi hanya memerlukan 5 menit  untuk menghancurkannya. Jika Anda sadar akan hal itu, Anda dapat  melakukan segala sesuatu dengan cara yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Orang-orang  yang melihat realita akan bertanya, “Mengapa?”. Orang-orang yang  memimpikan sesuatu yang belum terjadi akan bertanya, “Mengapa tidak?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Seseorang  yang sukses adalah seseorang yang dapat meletakkan fondasi yang kokoh  dengan bata-bata yang lemparkan orang lain ke arahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Memerlukan suatu keputusan untuk memulai sesuatu dan disiplin untuk menyelesaikannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Saya  sangat percaya pada keberuntungan dan saya menemukan semakin keras saya  bekerja, semakin saya mendapatkan banyak keberuntungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Dalam  perjalanan meraih target, adalah alamiah jika Anda menduga bahwa  berbagai kesulitan ataupun hambatan akan memunculkan keberadaannya untuk  ditaklukkan. Jika hidup tidaklah demikian, kesuksesan akan menjadi  terlalu mudah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Pemenang  sejati menyadari bahwa saat-saat ia mengalami kesulitan hebat,  seringkali menjadi tanda bahwa kesuksesan sudah diambang pintu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Salah  satu ide terbaik untuk menjadi sukses, adalah dengan mengerjakan hal  yang terbaik setiap hari. Hanya itu yang dapat kita lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sukses  bukanlah kunci menuju kebahagiaan. Namun, kebahagiaan adalah kunci  menuju sukses. Jika Anda menyukai/bahagia dengan apa yang Anda lakukan,  Anda akan meraih kesuksesan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kegagalan  seringkali terjadi. Itu biasa dalam latihan sehari-hari. Yang bisa  membuatmu menjadi lebih baik adalah bagaimana reaksimu terhadap  kegagalan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Segala  sesuatu yang luar biasa di dunia ini diciptakan oleh orang-orang yang  tak pernah berhenti mencoba bahkan disaat kelihatannya tak ada harapan  lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Manusia  terbagi ke dalam tiga golongan : Mereka yang tidak dapat bergerak dan  digerakkan, mereka yang dapat bergerak dan dapat digerakkan, dan mereka  yang selalu bergerak dan mampu menggerakkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Ketekunan  adalah elemen besar untuk sukses. Jika kita mengetuk cukup keras dan  terus menerus di sebuah pintu, pasti kita akan membangunkan seseorang  untuk segera membukakanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tidak perduli berapa lama kita harus berjalan, asalkan tetap terus berjalan pasti kan sampai tujuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tidak ada kepastian dalam hidup. Yang ada hanyalah kesempatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sedikit pengetahuan disertai tindakan adalah lebih berharga daripada banyak pengetahuan namun tak ada tindakan apapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Batu  permata tak dapat mengeluarkan kilaunya yang indah tanpa adanya  gesekan, demikian juga manusia, tidak dapat disempurnakan tanpa adanya  ujian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kita tidak akan pernah belajar untuk menjadi berani dan sabar jika yang kita temukan di dunia ini hanyalah sukacita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jangan biarkan apa yang tak dapat kita lakukan mengganggu apa yang dapat kita lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jika kita dilahirkan miskin, itu bukan salah kita. Tapi jika kita meninggal dalam keadaaan miskin, itu kesalahan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Saya  menemukan bahwa keberuntungan itu dapat diprediksi. Jika Anda  menginginkan lebih banyak keberuntungan, ambillah lebih banyak  kesempatan. Jadilah lebih aktif. Publikasikan diri Anda lebih sering.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-2286403820508742811?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/2286403820508742811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/kata-inspirasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2286403820508742811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/2286403820508742811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/kata-inspirasi.html' title='Kata Inspirasi'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7271185769514657261</id><published>2011-04-26T00:49:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.514-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>DONT GIVE UP</title><content type='html'>“Ir, kamu pernah merasa down dan terjatuh?” Begitu tanya seorang teman.  Saya hanya bisa tersenyum menjawab pertanyaan tersebut. Sebuah  pertanyaan kecil tapi sanggup memutar kembali tayangan kehidupan masa  lalu saya. Yang saat ini masih tersimpan dalam memori. Yang saat ini  masih menjadi kenangan dalam kehidupan saya. Ya, kenangan saat saya  terjatuh,terpuruk. yang sempat membuat langkah saya terhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjatuh  adalah kamus kesedihan, dan kesedihan adalah bagian dari kehidupan. Mau  tak mau kita mesti akrab dengannya. Menjadikannya bagian dari  warna-warni kehidupan. Tak mudah memang untuk tabah ketika kita sedang  terjatuh. Yang ada kita sering mencari biang kerok, mencari kambing  hitam kenapa kita bisa terjatuh. Bahkan, pada saat demikian kita sering  berkata “Ah Tuhan tidak adil”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan kita tak akan pernah  berjalan semulus yang kita pikirkan. Berbagai macam tantangan, misalnya  kehilangan pekerjaan atau orang-orang yang dicintai, disabotase,  bangkrut dan lain sebagainya, bisa saja menyeret kita dalam  keterpurukan.&lt;br /&gt;Bila kita melihat ke sekeliling, begitu banyak  orang-orang yang tenggelam dalam keterpurukan dan terjerat cukup lama  dalam kegelapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, teman saya itu sedang terpuruk. Dan, tugas  pertama saya hanyalah mendengarkan kisah hidupnya. Ternyata, setelah  saya dengar baik-baik, keterpurukannya hanya sederhana saja. Tapi, yang  namanya lagi terpuruk pastilah ada gelisah, ada resah, muncul  ketakutan-ketakutan. Yang hasilnya berpengaruh pada kondisi kejiwaan  seseorang. Ia menjadi begitu muram. Ia menjadi begitu sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, saya sok bijak katakan. Kesedihan, memang hal umum. Semua orang mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everyone  has a problem, kalo kamu mau sedikit saja menoleh kesamping dan  kebelakang kamu pasti akan terhenyak dan berujar …. “hey, ternyata i’m  not the only person who has a problem !” So get up, face the reality and  go on with your lifes !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira memang tak ada pilihan bagi  kita selain harus bangkit dari keterpurukan. Saya sendiri juga pernah  mengalami sebuah keterpurukan, serasa dunia berhenti berputar, saat itu  sepertinya tidak ada lagi keinginan apapun, semua seolah olah pupus.  bahkan benar-benar tak bisa mengandalkan siapapun. Disaat seperti itu,  saya benar-benar menjadi paham bahwa jangan sekali-kali pernah  bergantung pada orang lain.tantangan kehidupan adalah bagian dari  perjalanan hidup supaya kita menjadi lebih cerdas menghadapi tantangan  kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menghadapi masalah. Rasa-rasanya berat sekali  sebab harus dipikul sendiri. Pada akhirnya, satu kunci yang benar-benar  manjur adalah IMAN. Ya, selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah  membiarkan diri kita sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soo..apa yang dapat kita lakukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Segeralah Bangkit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak  ada seorangpun di dunia ini yang tidak memiliki masalah, semua orang  pasti punya masalah. Cuman bedanya adalah, kuat ataukah tidak kuat, dan  cepat pulih ataukah tidak cepat pulih masing-masing individu dalam  mengatasi masalah yang mereka hadapi. Hentikan tangisan dan ratapan  kesedihan itu … cepatlah pulih dan segeralah bangkit !! Kamu bisa  memilih untuk pulih dan bangkit setelah satu menit, satu jam, satu hari,  satu minggu, satu bulan, atau mungkin satu tahun atau bahkan memilih  untuk tidak bangkit sama sekali … Tentukan pilhanmu !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kamu Bisa Memilih Ceria.&lt;br /&gt;Pernahkah  kamu melewatkan waktu bersama teman-teman yang ceria, penuh canda dan  gelak tawa ? Jika ya, tentu kamu tahu bahwa mereka mampu membuatmu  bersemangat dan merasakan indahnya hidupmu ?! Mulailah berfikir untuk  meninggalkan kamarmu yang pengap itu, dan usap air matamu … bangkitlah !  ambillah cermin dan sunggingkan senyuman manis dari wajahmu. Rasakan  angin yang menerpa wajahmu, buang wajah yang suram itu ! be happy okey !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Bersikaplah Antusias.&lt;br /&gt;Be  Inspired … antusias, dan penuh semangat ! Guys, mana yang akan kalian  pilih, teman yang loyo, kurang darah, dan lemes ?? ataukah teman yang  fully energized, ceria dan penuh semangat yang bisa membuat kalian  terinspirasi ?? Kalo pilihan kedua yang kalian pilih berarti kepribadian  yang semacam itulah yang seharusnya kalian tunjukkan. Tetap semangat !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan Pernah Lupa Untuk Bersyukur.&lt;br /&gt;Setiap  tarikan nafasmu, denyut nadimu, segarnya air yang membasahi  kerongkonganmu dan laen-laen, begitu banyak hal yang terlewatkan tanpa  rasa syukur. Rasa syukur membuatmu tersenyum ! rasa syukur membuatmu  menikmati kehidupanmu, dan tentu orang lainpun pasti akan merasa senang  berada di dekatmu. Good luck guys !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kesadaran ini, lantas  saya menjadi paham bahwa sebenarnya tak perlu banyak membuang energi  memikirkan masalah yang kita hadapi. Yang penting justru bagaimana  solusi terbaik untuk keluar dari masalah itu. Itulah jawaban untuk  keluar dari keterpurukan. Setelahnya, hati saya kembali damai, kembali  nyaman dan kembali tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika Anda mau menerima  kegagalan dan belajar darinya, jika Anda mau menganggap kegagalan  merupakan sebuah karunia yg tersembunyi dan bangkit kembali, maka Anda  memiliki potensi menggunakan salah satu sumber kekuatan paling hebat  untuk meraih kesuksesan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Joseph Sugarman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7271185769514657261?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7271185769514657261/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/dont-give-up.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7271185769514657261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7271185769514657261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/dont-give-up.html' title='DONT GIVE UP'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3676899065782345782</id><published>2011-04-25T00:49:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.352-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Belajar Dari kekuatan Rayap</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-6201677127951829791"&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_On3-fqNrmtQ/TGKt8n1Be2I/AAAAAAAABRU/W6H2fZ-yL7U/s1600/r.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504152951595301730" src="http://4.bp.blogspot.com/_On3-fqNrmtQ/TGKt8n1Be2I/AAAAAAAABRU/W6H2fZ-yL7U/s320/r.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 141px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  semua mengenal mahluk yang bernama rayap yaa...binatang kecil yang  biasa memakan kayu. yang juga dikenal sebagai hama yang bisa merusak  rumah kita, setidaknya bahan rumah kita yang terbuat dari kayu.Kekuatan  rayap sungguh luar biasa, sebuah bangunan besar bisa hancur oleh  binatang kecil ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rayap, tubuhnya memang kecil, tetapi memiliki  kekuatan yang dahsyat untuk menghancurkan sebuah bangunan.Meski kecil  dan kelihatan lemah, rayap atau kutu ini memiliki kekuatanyang luar  biasa untuk menghancurkan apa pun. Bangunan bertingkat pun akan lumer  oleh mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bukan hanya ini saja kekuatannya. rayap pun memiliki kekuatan membangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rayap  memiliki kekuatan membangun sarangnya lengkap dengan sistem Air  Conditioning-nya plus tata ruang yang apik dengan ketinggian sampai 9  meter. Sungguh suatu pencapaian luar biasa sebab, karena tubuh rayap  sendiri hanya memiliki tinggi sekitar 3 mm saja. Artinya rayap mampu  membangun tempat tinggalnya sampai 3.000 kali tinggi badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara  manusia...., ?dengan berbagai peralatan dan bahan-bahan yang canggih,  sampai sekarang belum mampu membangun bangunan dengan ketinggian sampai  1.000 kali tinggi badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana rayap bisa membangun tempat tinggalnya begitu tinggi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;banyak nilai-nilai yangbisa diambil manusia dari kehidupan rayap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. KEBERSAMAAN,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAYAP SERANGGGA KECIL YANG HIDUP BERKELOMPOK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rayap  adalah serangga yang tergolong social insect dimana tidak bisa hidup  sendirian. Karena tidak ada yang patut dibanggakan dari rayap yang  bertumbuh sangat kecil, jalan sangat lambat, lembekdan buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka  bekerja sama dalam membangunsarangnya. Mereka juga pekerja yang ulet,  bahu membahu tanpa henti merekabekerja 24 jam sehari, 7 hari dalam  seminggu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bekerja dengan mengikutiinsting, yang merupakan  fitrah yang diberikan Allah kepada makhluq ini. Mereka tidak punya ilmu  arsitektur, tidak punya ilmu tata ruang ,mereka juga tidak pernah kuliah  cara mengawetkan makanan.namun mereka MAMPU, karena mereka hidup dalam  fitrahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesombongandan &amp;amp; keangkuhan lah yang menghalangi seseorang untuk bekerja sama dalam mencapai hasil yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya  bisa, saya hebat, dan saya mampu. Buat apabekerja sama?" Orang yang  berkata seperti ini adalah mereka yang kehilangan banyak potensi  keberhasilan dalam hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. DISIPLIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena para rayap  itu bekerja sesuai dengan bidang kerjanya dan tepat waktu. Misalnya,  rayap pekerja akan giat bekerja dan ratu rayap yang terus bereproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PEKERJA KERAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada waktubagi mereka untuk bermalas-malasan. Pembagian kerja dilakukan secara bergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. EFISIENSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  musim tertentu, rayap menjadi laron dan beterbangan di bawah sinar  lampu secara berpasang-pasangan.Setelah melepas sayapnya, pasangan rayap  itu melakukan perkawinan dan mencari lokasi untuk membuat koloni. Bila  dia berasal dari rayap kayu kering, biasanya sasarannya mencari kayu  kering pula. Misalnya saja mebel. Dia masuk lewat retakan kecil mebel  tadi. Rayap bisa masuk ke dalam rumah melalui fondasi atau kayu dinding  rumah. Sedangkan laron yang berasal dari rayap tanah akan kembali ke  tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan selalu menyiratkan kearifan dalam  setiap ciptaannya, tak terkecuali lewat rayap &amp;amp; koloni-koloni nya  yang tersebar di wilayah yang karakteristiknya berbeda.Lewat koloni  rayap kita dapat belajar bahwa tempaan alam dan kehidupan bukan satu hal  untuk dipersalahkan, tetapi menjadi satu hal yang memicu kelangsungan  kehidupan agar terus menjulang dan menciptakan keajaiban-keajaiban yang  pantas untuk dikagumi. Bukankah hidup seharusnya merupakan perjuangan  dalam melakukan petualangan hidup, dan tumbuh menjulang dengan penuh  kemuliaan yang akan menyuburkan jiwa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kerasnya alam membuat makhluk yang sepele berjuang untuk hidup dan melanjutkan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam  yang keras disiasati dengan membangun lorong-lorong yang menjadi  "benteng" pertahanan hidup yang kokoh dan menakjubkan hanya dengan  mengikatkan partikel-partikel tanah yang keras danrumput kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ciptakan lah keajaiban2 dalam kehidupan kita Bak binatang rayap yang terus menerus bekerja tanpa kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berjalan di atas bumi. Ia lakukan perubahandan pergantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menunaikan ibadah puasa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga  melalui gemblengan bulan Ramadhan ini, kita semua kembali ke fitrah  kita .Dengan demikian kita bisa mengembalikan potensi kita yang  sebenarnya,Amiin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3676899065782345782?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3676899065782345782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-kekuatan-rayap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3676899065782345782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3676899065782345782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-kekuatan-rayap.html' title='Belajar Dari kekuatan Rayap'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_On3-fqNrmtQ/TGKt8n1Be2I/AAAAAAAABRU/W6H2fZ-yL7U/s72-c/r.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8360585819185991347</id><published>2011-04-25T00:49:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.585-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Tangga Kehidupan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;Manusia dapat di analogikan bagai sebuah tangga. Tangga bisa digunakan  untuk melakukan dua hal: Anda bisa menggunakannya untuk naik ke atas,  juga bisa menggunakannya untuk berjalan ke bawah.&lt;br /&gt;Persis sama dengan  nasib, Anda bisa membuat diri Anda ke atas, juga bisa menggunakannya  untuk membuat diri Anda ke bawah. Semua ini tergantung diri Anda sediri.  Seperti halnya dengan kelemahan dan kegagalan dia bisa menjadi alat  pemacu yang paling besar bagi diri kita, juga bisa menjadi sebab dari  keciutan nyali kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika perasaan sedang sulit, mungkin bisa  membuat manusia belajar bagaimana menyayangi diri sendiri dan orang  lain, begitu juga, ada pula orang yang merasa takut untuk menyayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan  harta yang berlimpah, bisa membuat manusia belajar bagaimana bisa  berbagi dan menguntungkan orang lain, tapi juga bisa membuat watak  hakiki dari seseorang menjadi tersesat.&lt;br /&gt;Suatu kemalangan yang  terjadi,bisa membuat orang bekerja keras demi kemakmuran, namun juga  bisa membuat orang terperosok dalam keputus-asaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang  sebenarnya bisa menggunakan “tangga” untuk memperbaiki nasibnya, tapi  mereka tidak melakukan, hal inilah merupakan ketidak MAU an  mereka.&lt;br /&gt;Sebenarnya  kita bisa naik setingkat lebih ke atas, tapi tidak bergerak naik,  malahan terperosok karena mengeluh dan mengasihani diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu,saya membaca sebuah cerita:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  seseorang dimasa mudanya, telah dituduh oleh orang lain, sehingga masuk  penjara selama 9 tahun. Kemudian kasus salah tuduh ini terpecahkan, dan  akhirnya orang tersebut bisa keluar dari penjara.&lt;br /&gt;Setelah keluar  dari penjara dia mulai tak henti-hentinya mengecam dan mengutuk,  “Alangkah malangnya saya ini, dimasa muda yang sedang berprestasi  mengalami perlakuan yang tidak adil. Tempat itu layaknya sama seperti  neraka, sempit hingga sulit untuk membalikkan badan, sama sekali bukan  tempat tinggal manusia.&lt;br /&gt;“Satu-satunya jendela kecil yang berada di  sana hampir tak tersinari oleh matahari. Di musim dingin anginnya  menusuk tulang, di musim panas ada banyak nyamuk yang menggigit.”&lt;br /&gt;“Saya  sungguh tidak mengerti, mengapa Tuhan tidak menghukum orang yang telah  memfitnah saya itu, walaupun orang itu dicincang ribuan kali, juga tidak  akan melepaskan dendam sakit hati saya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat....Mengutuk  kemalangan tidak bisa membawakan kebahagiaan. Mengapa kita harus   mengutuk dan mengeluh ketika dihadapkan pada kesengsaraan dan  kemalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi tangga bukan agar orang bisa berdiri di  atasnya, tapi digunakan untuk dapat memanjat ke atas. Nasib yang  sengsara dan menyedihkan juga bukan agar seseorang bisa menerima  kesengsaraan begitu saja, tapi agar orang bisa melewati kesengsaraan itu  dan bangkit,  jika tangga digunakan untuk meningkat ke atas, maka dia  akan menjadi batu penyanggah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangga membuat saya bisa memanjat keatap rumah yang paling tinggi,&lt;br /&gt;Saya dapat melihat pemandangan yang sangat indah.&lt;br /&gt;Dengan Tangga saya mampu meraih sesuatu yang tidak mampu saya capai dengan tangan saya sendiri&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nasib  sama halnya dengan sebuah tangga. Dengan tangga Anda bisa mencapai  tingkat lebih tinggi. Tetapi jika Anda terikat pada tangga, atau  mengalihkan tangga itu, maka bagaimana Anda bisa meningkat ke tingkatan  yang lebih tinggi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangga kehidupan adalah daya ungkit yang luar biasa agar kita mampu mencapai yang lebih baik dan lebih baik lagi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8360585819185991347?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8360585819185991347/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/tangga-kehidupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8360585819185991347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8360585819185991347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/tangga-kehidupan.html' title='Tangga Kehidupan'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8504938581970824174</id><published>2011-04-24T00:49:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.593-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Sang Pemenang</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 7.5pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dalam  setiap pertandingan kita mau menang, lalu siapa yang mau kalah?  Prajurit berperang untuk menang, pengusaha berbisnis untuk menang, atlit  bertanding untuk menang. Tidak ada yang berusaha untuk kalah karena  kekalahan bukanlah hal yang menyenangkan bagi semua orang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 7.5pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kemenangan  adalah sesuatu yang penting bagi kebanyakan orang. Begitu pentingnya,  sampai-sampai banyak yang bersedia melanggar batas-batas norma, etika,  dan hukum bila perlu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 6.75pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Seringkali  kita mengeluh mengapa orang lain berhasil dan kita tidak, mengapa orang  lain senang sedangkan kita sengsara, mengapa yang lain uangnya banyak  sedangkan kita terus kekurangan dan lainnya. Sebagai manusia sebenarnya  kita ditakdirkan untuk sukses dan menjadi pemenang, namun seringkali  kita belum melakukan hal atau cara-cara yang bisa membuat kita sukses  dan berhasil, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 6.75pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 6.75pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Apa  harus kita lakukan ?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; outline-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="outline-width: 0px;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #2e2e2e; padding: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kita Harus Mempunyai Rencana untuk Menang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;,  untuk sebuah keberhasilan sangatlah sulit dan butuh sebuah perjuangan  yang tanpa kenal lelah, seringkali kita menyerah sebelum hasil itu kita  dapatkan untuk itu kita harus merencanakan sesuatunya dengan matang  untuk meraih apa yang kita inginkan, sampai keberhasilan itu kita  dapatkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; outline-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; outline-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="outline-width: 0px;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #2e2e2e; padding: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kita harus mempersiapkan diri untuk Menang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;,  sebuah kemenangan tanpa adanya persiapan maka yang terjadi adalah  kekacauan, bisa jadi anda menjadi orang yang sukses dengan mudah namun  biasanya tanpa mempersiapkan diri dengan baik maka keberhasilan yang  anda raih tidak akan bertahan lama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; outline-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; outline-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="outline-width: 0px;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #2e2e2e; padding: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Berlatih untuk Menang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;,  Sehebat apapun seorang petinju dia tidak akan menjadi garang dan hebat  tanpa berlatih, karena semakin giat kita berlatih maka semakin besar  peluang untuk menang, jadi tidak ada hal yang mudah untuk menjadi  pemenang, jangan pernah berhenti untuk melatih kemampuan kita untuk  sesuatuyang ingin kita capai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; outline-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 15pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; outline-width: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="outline-width: 0px;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #2e2e2e; padding: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Selanjutnya kita berharap untuk menang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: #4d4d4d;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;,  Kehebatan manusia pastilah ada batasnya maka jangan lupakan bahwa di  balik kesuksesan kita  ada campur tangan orang lain dan kehendak sang  pencipta, untuk itu jangan pernah lupa dengan orang-orang di sekitar  kita dan tetap berdoa untuk kemenangan dan keberhasilan kita. Selamat  anda telah menjadi pemenang atas apa yang anda inginkan, salam sukses.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin: 7.5pt 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kemenangan  memang sesuatu yang baik dan berharga. Kita harus memperjuangkannya  sekuat tenaga tentu saja, tetapi lebih penting lagi menemukan alasan  yang tepat kenapa kita harus menang. Serta jauh lebih penting lagi,  memaknai kemenangan yang telah kita raih. bila setiap kita menemukan  alasan yang tepat untuk menang dan memaknai serta menyikapi sebuah  kemenangan secara baik, maka apa yang kita impikan lebih cepat terwujud&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Selain perlu memaknai kemenangan secara benar, kita juga perlu menyikapi kemenangan dengan benar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Banyak  pemenang yang larut dalam kemenangannya dan setelah itu, ia tidak  pernah kembali menjadi pemenang. Mengapa? Karena ia merasa bahwa dirinya  sudah menang padahal ia baru memenangkan satu kali atau sebagian.  Setelah itu, ia kehilangan motivasi untuk meraih kemenangan selanjutnya  atau kemenangan berikutnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: black; line-height: 115%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Perayaan  kemenangan yang berlebihan juga membangkitkan semangat yang lebih kuat  dalam diri pesaing untuk berbuat lebih baik pada pertarungan berikutnya.  Akibatnya, ia menjadi lawan yang lebih tangguh sementara sang pemenang  tidak melakukan persiapan sebaik pada waktu ia menang sebelumnya. Karena  itu, tidak mengherankan bila di dunia ini lebih sedikit orang yang bisa  bertahan sebagai pemenang daripada orang yang berhasil merebut sebuah  kemenangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8504938581970824174?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8504938581970824174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/sang-pemenang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8504938581970824174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8504938581970824174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/sang-pemenang.html' title='Sang Pemenang'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-7592391677088861724</id><published>2011-04-24T00:49:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.547-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kita Dilahirkan Menjadi Pemenang</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Keyakinan pertama yang harus aku miliki sebagai anak manusia adalah keyakinan bahwa &lt;strong&gt;&lt;em&gt;aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.  Aku percaya bahwa tidak mungkin Allah menciptakan aku ke dunia ini,  tanpa alasan apapun. Tidak mungkin! Pasti ada alasannya, bukan? &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Nah,  jika aku berani lahir, maka aku juga haruslah berani mati (karena aku  pasti mati, bukan? He..he..) Lalu, sekarang mati seperti apa yang aku  inginkan? (tarik dan tahan nafas yang lama…) Duh, sereeem banget sih  pertanyaannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Baiklah,  sekarang pilihan aku sebagai manusia yang hidup, yang masih bernafas,  yang masih beredetak jantungnya, hanya tersisa satu pilihan saja, bukan?  Yakni aku ingin mati sebagai apa? Ingin dikenang sebagai siapa?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Karena  aku yakin bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, sudah sebaiknya  pula aku memilih mati minimal sebagai pemenang. Pemenang seperti apa,  itu persoalan lain. Yang penting pilihannya adalah kembali ke Sang  Khalik sebagai seorang pemenang. Gak malu-maluin yang “nyiptain”, gitu  lho!”.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Lalu,  setelah sadar bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, berarti aku  sekarang harus bangun dari biusnya si tidur. Oke, setelah bangun  bukankah diperlukan kekuatan, diperlukan keberanian, diperlukan…? Ya,…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;2. Memang &lt;strong&gt;&lt;em&gt;diperlukan keberanian untuk melangkah maju ke depan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Namun, bagaimana berani  kalau aku tetap diam di tempat?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Betul  juga ya. Baiklah aku segera berdiri dan mulai melangkah. Langkah  pertama, langkah kedua dan langkah ketiga, tapi oh..oh.. lihat apa yang  ada di depan jalan. Ah, kayaknya agak mendung, agak redup, agak  berkelok, agak licin. Ehm, bisa-bisa terpeleset, tergelincir, bahkan  terpental saat diperjalanan? Ya, bisa saja. Namun, aku yakin&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;em&gt; Daripada hanya berdiam diri… Melangkah dan mungkin tergelincir  adalah pilihan yang jauh lebih baik&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;! (tahan nafas sebentar) Ada banyak pelajaran di sana…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Masak  sih? Apakah benar dengan tergelincir aku malahan belajar? Betul, bila  aku bisa merasakan sakitnya tergelincir, maka pasti aku akan menghindari  berbuat kesalahan yang sama. Akupun akan mencari ide-ide lain yang  lebih baik, lebih tepat guna, lebih kreatif, lebih produktif dan  sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Kesalahan  yang terbesar adalah aku tidak pernah melakukan sesuatu, bahkan  mencobanyapun “gak” pernah, malah pikiran aku sering “merancang”  imajinasi rasa sakit yang belum tentu terjadi dari sebuah kesalahan atau  kekeliruan di masa mendatang. Astaga, ngeri sekali bukan? Karena aku  merancang ketakutan, maka seringkali aku hanya berdiam diri. Namun aku  sebenarnya percaya bahwa… (baca kalimat berikut ini dengan sangat  keras!!!)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;4. Orang yang berani bangkit dan belajar dari kegagalan adalah PEMENANG SEJATI!&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Huh,  lumayan kalimat motivasi ini ya. Cukup kuat dampaknya untuk  membangkitkan semangat paling dalam dari diriku. Di dunia ini banyak  sekali cerita orang yang pernah mengalami kegagalan dan setelah itu  tidak ada lagi ceritanya. Apakah aku mau seperti mereka? Habis terbit,  kena awan gelap dan menghilang tanpa bekas? Gone with the wind…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Ah,  aku kan bisa punya pilihan lain. Aku ingin jadi pemenang atas diriku  sendiri. Cerita kehidupan yang hanya bisa dibagikan adalah cerita&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;kebangkitan,  bukan cerita kegagalan. Wah, jika aku tidak pernah bangkit, maka  habislah pula cerita hidupku. Percuma dong aku dilahirkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Baik,baiklah  dan baiklah! (silahkan teriak dalam hati he..he..) Sekarang aku  tanamkan dalam benak aku bahwa aku HARUS bangkit, kapanpun saat aku  mengalami apa yang disebut orang lain adalah kegagalan. Karena aku yakin  dan percaya bahwa…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;5. Apa pun SAYA BISA jika saya mau!&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Kuncinya  adalah kemauan, bukan kemampuan. Orang yang memiliki kemampuan, jika  tidak ada kemauan, bagaikan mayat hidup yang tidak tahu mau kemana. Gak  bedanya dengan hidup luntang lantung, gak ada tenaga, gak ada semangat,  gak ada spirit, gak nafsu deh hidup kayak gitu. Hidup ini adalah  pilihan, kok. Aku bisa memilih sedih (hening 3 detik) , aku bisa memilih  senang (hening 2 detik). Aku bisa memilih marah (hening 1 detik) dan  aku bisa memilih tenaaang. Nah, jika…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;6. Hidup ini adalah pilihan. Aku memilih menjadi orang yang bahagia ….&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Aku  tahu memang sebuah pilihan yang tidaklah mudah, namun aku harus mulai  belajar berani memilih dan memutuskan kemana arah hidupku. Apa pilihan  hidupku? Akulah yang harus menentukan arah jalan hidupku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Akulah  yang menentukan titiknya… Besar titiknya… Warna titiknya… Bunyi  titiknya… Rasa titiknya… Sinar titiknya… Sinar biasa atau sinar sebuah  BERLIAN? Kecil bentuknya  namun silau sinarnya. Kekuatan silau sinar  berlianlah yang membuat aku tidak mungkin kehilangan arah. Walau  disekitarku kadang mendung, kadang redup, kadang gelap. Karena…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;7. Semakin aku fokus pada impianku. Semakin cepat aku mencapai impianku.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Fokus  menghasilkan energi yang besar, bahkan semakin lama semakin dahsyat.  Fokus membuatku bersemangat, berenergi, berkeringat, tetap panas karena  membantu aku untuk selalu bergerak. Bergerak melangkah, bergerak lari,  bergerak ke arah silau sinar berlian yang memimpinku. Karena fokus, maka  apapun situasi disekitarku, tidak akan membuatku terganggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Jalan  yang berkelok &amp;amp; terjal sudah aku kujalani…. Jalan macetpun,  kunikmati… Jalan berbatupun, kelewati… Jalan terhalangpun, kulampaui…  Karena arah fokusku jelas, arah menuju sinar berlian, sinar tujuan  hidupku… Silau namun indah. Maka, aku tidak akan pernah menunggu  situasi. Dan sebaiknya…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;8. Berhentilah menunggu kondisi membaik. LAKUKAN SESUATU agar kondisi membaik.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Itulah  motto hidupku. Banyak hal diluar jangkauan kemampuanku, keadaan alam  semesta, keadaan negara, keadaan masyarakat dimana aku berada. Buat apa  aku fokus pada sesuatu diluar kendaliku. Lebih baik aku fokus pada  sesuatu yang bisa aku kendalikan, bukan? Sesuatu yang bisa aku jangkau,  sesuatu yang bisa aku buat lebih baik. Jadi aku pikir, sebaiknya aku  fokus saja pada karya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Ya, berkarya, berkarya dan berkarya…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Sekarang , aku bangun, aku bangkit dan aku berkarya, aku fokus pada karyaku, maka selanjutnya…&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;9. Aku bekerja dengan sungguh-sungguh. Aku berdoa dengan sgguh-sungguh.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Selanjutnya, biarlah Tuhan yang menentukan. (Florence Griffit Joyner)&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;(Sekarang katakan dalam hati dengan rasa keyakinan yang kuat) BENDERA SUDAH DIKIBARKAN.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;(lebih perkuat lagi rasa keyakinan Anda) MAKA KIBARKANLAH SETINGGI MUNGKIN.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;(tingkatkan rasa keyakinan Anda sekuat-kuatnya) KIBARKANLAH BENDERA KEMENANGAN KEPADA KEHIDUPAN.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;KEHIDUPAN YANG BERHIKMAH.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; line-height: 1.5em; margin: 0px; text-align: left;"&gt;Selamat  menuju impian dengan penuh keyakinan, karena kita dilahirkan sebagai  pemenangmaka isilah kehidupan  dengan menjadi pemenang &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-7592391677088861724?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/7592391677088861724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/kita-dilahirkan-menjadi-pemenang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7592391677088861724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/7592391677088861724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/kita-dilahirkan-menjadi-pemenang.html' title='Kita Dilahirkan Menjadi Pemenang'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3673976691927138818</id><published>2011-04-23T00:49:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.343-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>MENEMBUS BATAS DIRI</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-884018327768329114"&gt; &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_On3-fqNrmtQ/TTXMpaq3wQI/AAAAAAAABSc/7-KIXwZb6cc/s1600/memegang-awan.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5563577926591955202" src="http://4.bp.blogspot.com/_On3-fqNrmtQ/TTXMpaq3wQI/AAAAAAAABSc/7-KIXwZb6cc/s320/memegang-awan.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 240px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: Arial,Tahoma,Helvetica,FreeSans,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 20px;"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila  kita melihat keadaan di sekitar kita hari-hari ini, kita akan melihat  betapa cepatnya jaman ini berkembang. Bahkan perubahan tersebut  seringkali terjadi tanpa kita sadari. Sebagai contoh, teknologi yang  berkembang begitu pesat, intelektual yang semakin meningkat,  penemuan-penemuan baru di bidang kesehatan dan obat-obatan, dsb.  Perubahan tersebut tidak dapat kita hindari, sebagaimana ada pepatah  yang mengatakan, "Satu-satunya hal yang tidak akan pernah berubah,  adalah perubahan itu sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita terlena sedikit saja,  besar sekali kemungkinan untuk kita akan kehilangan kesempatan untuk  berkembang, atau setidak-tidaknya &lt;span&gt;&lt;/span&gt;akan tertinggal .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lalu bagaimana menembus &lt;span&gt;&lt;/span&gt;batas2 yang mengungkung diri &lt;span&gt;&lt;/span&gt;ita? Batas batas yang merantai langkah kita?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;DOBRAK batas batas diri anda..!!!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Miliki tujuan yang jelas - kembangkan!.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Orang  yang tidak memiliki tujuan di dalam hidupnya tidak akan pernah bisa  berkembang dengan maksimal. Mengapa? Karena dia tidak akan tahu ke mana  dia harus melangkah, dan ini akan berdampak pada keputusan-keputusan  yang diambilnya. Tetapi untuk menjadi berkembang tanpa batas, seseorang  juga harus memiliki kemampuan untuk memperluas tujuannya. Walt Disney  dapat berkembang begitu luas sampai ke seluruh dunia hanya dimulai dari  mimpi seorang Walter Elias Disney yang miskin untuk berusaha  membahagiakan semua anak di seluruh dunia. Dan sampai sekarang, meskipun  Mr. Disney sudah meninggal, tetapi mimpi itu masih terus berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Miliki inisiatif untuk berkembang tanpa batas.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saat  Christopher Columbus ingin berlayar mengelilingi dunia, semua orang  menganggapnya gila karena mereka percaya bahwa bumi itu datar, bukan  bulat. Tetapi karena keberaniannya untuk berinisiatif 'gila' tersebutlah  kita dapat mengetahui fakta bahwa bumi memang bulat, bukan datar. Saat  kita ingin berkembang, jangan menunggu perubahan terjadi pada orang lain  baru kita dapat berkembang. Miliki mental bahwa perubahan itu harus  dimulai dari diri kita, bukan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Berpikirlah selangkah lebih maju.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Thomas  John Watson, pendiri perusahaan komputer raksasa IBM suatu hari  memaparkan kunci dari keberhasilan IBM, dan berkata, "Setiap kali kami  memperoleh kemajuan dalam IBM, itu adalah karena ada orang yang mau  untuk mengambil kesempatan, memikirkannya dengan keras, dan mencoba  sesuatu yang baru." Di dalam hidup ini, kita memiliki pilihan untuk  menjadi orang seperti apakah kita. Apakah kita ingin menjadi orang yang  gagal, ataukah biasa-biasa saja, ataukah kita ingin menjadi orang yang  unggul? Orang yang ingin menjadi orang yang unggul, ia harus melatih  cara berpikirnya untuk selalu mengeluarkan ide-ide yang mungkin bahkan  belum terpikirkan oleh orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;4. Kembangkan rasa ingin tahu yang positif.&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 16px;"&gt;Semua  penemuan bersejarah di seluruh dunia ini pasti didasari dari  keingintahuan dari para penemunya. Tidak selamanya rasa ingin tahu itu  adalah sesuatu yang negatif, karena selama kita dapat memanfaatkan rasa  ingin tahu kita untuk sesuatu yang positif dan berguna bagi banyak  orang, rasa ingin tahu tersebut akan menjadi sesuatu yang menguntungkan.  Seorang Albert Einstein tidak akan pernah menjadi penemu dari teori  relativitas yang sangat terkenal itu bila dia tidak memiliki rasa ingin  tahu yang besar akan bagaimana energi dapat memiliki hubungan yang erat  dengan massa sebuah benda dan kecepatan cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Rajin-rajinlah membaca.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 16px;"&gt;Setiap  orang yang tidak memiliki wawasan yang luas pasti akan mengalami  masalah dalam berkomunikasi dengan berbagai macam tipe orang. Dan salah  satu cara yang baik untuk memiliki wawasan yang luas adalah dengan  meningkatkan minat baca. Thomas Jefferson, presiden ketiga Amerika  Serikat, adalah seorang yang sangat dikenal lewat kinerjanya dalam  menuliskan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Tetapi mungkin tidak  semua orang menyadari bahwa Thomas Jefferson adalah seorang kolektor  buku, yang membuatnya menjadi seorang yang sangat berwawasan luas dalam  berbicara berbagai aspek, mulai dari pertanian, arsitektur, bahkan  sampai penelitian fosil-fosil purbakala.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Penembusan  batas-batas inilah kunci kesuksesan manusia dalam mengarungi hidup.  Hanya mereka yang mampu menembus keterbatasan sebagai manusia saja yang  menjadi pemenang. Banyak batas yang bisa ditembus dari berbagai sisi. &lt;span&gt;&lt;/span&gt;Seorang  yang menembus batas kemampuan otot kakinya untuk berlari akan menjadi  atlet yang memecahkan rekor kecepatan berlari. Mereka yang mampu  mengalahkan batas gengsi menawarkan sesuatu kepada orang lain dengan  resiko ditolak akan menjadi &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;penjual dan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;pengusaha sukses.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Itulah  bedanya manusia dengan hewan. Meski kuat, harimau tidak akan tertarik  untuk terbang seperti elang. Sementara manusia yang melihat burung bisa  terbang pun terpincut ingin terbang. Karena itulah kita dikaruniai  akal-budi untuk menembus keterbatasan kita sebagai manusia.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Di  saat berupaya menembus batas itulah, pasti akan ada halangan yang  muncul. Dan jelas itu tidak akan pernah ringan. Seperti yang selalu  menjadi slogan yang diteriakkan dengan bentakan oleh instruktur di kamp  pelatihan militer: “hari yang ringan adalah kemarin!” Jadi, jangan harap  rintangan hari ini akan makin mudah. Setiap manusia yang telah bertekad  menembus batas pasti menyadari beratnya rintangan. Namun seperti juga  pelatihan militer pasti akan berakhir dengan pelantikan sebagai anggota,  demikian pula dengan perjuangan dalam hidup.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Penembusan  batas akan menjadi manis apabila kita terus hingga melewati batas itu  dan menyadari betapa indahnya dunia di balik batas itu. Seperti halnya  dialami siapa pun yang pernah naik gunung, kelelahan saat mendaki  terbayar tuntas saat menikmati keindahan pemandangan dari puncak. Itulah  batas gunung yang ditembus.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Maka,  jadilah manusia yang selalu berupaya menembus batas. Tercapainya satu  puncak gunung seharusnya tidak membuat kita berhenti mendaki. Karena  batas itu ada di mana-mana. Sekali kita merasa puas, maka batas tak lagi  kita tembus. Ada sebuah jurang baru lagi terbentuk di depan kehidupan  kita saat kita berhenti menembus batas.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.25pt; margin-bottom: 9pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Jangan pernah lelah menembus batas. Karena kita manusia dianugerahi kemampuan untuk menembusnya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3673976691927138818?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3673976691927138818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/menembus-batas-diri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3673976691927138818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3673976691927138818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/menembus-batas-diri.html' title='MENEMBUS BATAS DIRI'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_On3-fqNrmtQ/TTXMpaq3wQI/AAAAAAAABSc/7-KIXwZb6cc/s72-c/memegang-awan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-9217132056805333712</id><published>2011-04-23T00:49:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.649-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>POWER OF MIND CAN MAKE MAGIC TO YOUR LIFE !</title><content type='html'>&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in; text-indent: -0.25in; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #333333; padding: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;keyakinan pada pikiran &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Arial,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;bisa bermimpi, berkhayal, berkehendak, bersemangat, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;berniat serta bergerak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; padding: 0in;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;Dari keyakinan kita pada IMPIAN segala hal yang tidak mungkin menjadi mungkin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;Dari keyakinan pada KEINGINAN segala yang tidak bisa menjadi bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  &lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; padding: 0in;"&gt;Dari keyakinan niat yang baik  segala yang ingin menjadi terlaksana.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; padding: 0in;"&gt;Dari kekuatan atas semangat ,kita  bisa survive, dan hidup terus, dan terus dan menjadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; padding: 0in;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;Dari rasa syukur yang selalu kita panjatkan padaNya, menjadikan kita  mengenali dan menghayati rasa nikmat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;sekecil apa pun dalam menjalani kehidupan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; padding: 0in;"&gt;Dari keyakinan atas Doa, &lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #2c2f22; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;kita menyadari betul kekurangan, kelemahan, ke’fakir’an kita &amp;amp;. Menyadari betul ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #2c2f22; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;kekuatan lain di luar diri kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #2c2f22; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;Karena itu percayalah pada pikiran kita, &lt;/span&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;Karena pikiran kita lah sebuah mimpi  menjadi kenyataan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="border: 1pt none windowtext; padding: 0in;"&gt;Your BELIEVE have power to make magic happen to your life.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Seperti penggalan lirk lagunya nya tante maria carrey&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;There can be miracles, when you believe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Though hope is frail, it's hard to kill&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Who knows what miracles you can achieve&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;When you believe, somehow you will&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 17.25pt; margin: 0in 0in 0.0001pt; vertical-align: baseline;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;You will when you believe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 8.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-9217132056805333712?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/9217132056805333712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/power-of-mind-can-make-magic-to-your.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/9217132056805333712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/9217132056805333712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/power-of-mind-can-make-magic-to-your.html' title='POWER OF MIND CAN MAKE MAGIC TO YOUR LIFE !'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6837946140766234920</id><published>2011-04-22T00:49:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.497-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>7 Hambatan Menjadi Kreatif</title><content type='html'>Sering  dengar  kalimat seperti ini..?: aaaah ga kreatif lu..!! atau  kreatiif  doong, masa gitu aja ga bias..!!lalu dibalas…emang gue seniman  pake  disuruh kreatif kreatif segala…huuuhh…!!&lt;br /&gt;Siapa bilang  kreativitas  hanya milik para seniman? Siapa bilang kreativitias hanya  milik orang  muda? Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?  setiap  orang  memiliki kreativitas. Anak anak, remja bahkan, mereka yang sudah  di atas  45 tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi  kreatif.  Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih  mengalir dalam  diri seseorang. Lalu, mengapa banyak orang belum mampu  memanfaatkan  kreativitas mereka secara optimal?&lt;br /&gt;Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, ,saya ambil 7 diantaranya yaaa..&lt;br /&gt;Kenali   hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa diantaranya dapat Anda   temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan untuk mengasah   kembali daya kreativitas Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 1: Rasa Takut&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;“Mengapa   kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini   dengan lebih cepat?” “Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah,   saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai   dengan yang diperintahkan.” Yah, rasa takut gagal, takut salah, takut   dimarahi, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk   berpikir kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa Abraham Lincoln sebelum menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam&lt;br /&gt;pemilihan sebagai senator dan juga presiden?&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa Spence Silver (3M) yang gagal menciptakan lem kuat, akhirnya menemukan `post-it’ notes?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 2: Rasa Puas&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;“Mengapa   saya harus coba sesuatu yang baru? Begini aja deeh  sudah PW niih...”   “atau Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?”&lt;br /&gt;Hmm…Ternyata   bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan. Kesuksesan, kepandaian   dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan   prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang   dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas   tersebut sehingga  tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang   baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru.&lt;br /&gt;Apple   Computer yang pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer,   pernah tergilas oleh para pemain baru di industri ini karena Apple telah   terpaku pada keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi   lengah untuk menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai   perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil   menggeser kedudukan Apple.&lt;br /&gt;Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit kembali dengan produk-produk baru andalan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 3: Rutinitas Tinggi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Coba-coba   yang baru? Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak ada   habis-habisnya.” Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya,   berarti rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan   kemampuan Anda untuk berpikir kreatif. Mungkin Anda perlu menyisihkan   waktu khusus untuk mengisi `kehausan’ Anda akan kreativitas, misalnya   baca buku tiap minggu (anda bisa menemukan ide brilian yang bisa Anda   adaptasi, atau perbaiki), perluas lingkungan sosial Anda dengan   mengikuti perkumpulan- perkumpulan di luar pekerjaan Anda (siapa tahu   Anda bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang   sukses).&lt;br /&gt;Tahukah Anda bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan   waktu dari kegiatan rutinnya sebagai penyanyi latar untuk memperluas   pergaulannya? Mariah berusaha masuk ke lingkungan pergaulan para   petinggi di dunia musik internasional sebelum akhirnya bertemu dengan   produser musik yang bersedia mensponsori album pertamanya yang langsung   menjadi hit dunia?&lt;strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 4: Kemalasan Mental&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk   mencoba yang baru berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah.  Terlalu  banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang  belajar.”biar  aja deeh itu urusan yag muda2.atau “Memikirkan cara lain?  Wah, sekarang  saja sudah banyak yang harus saya pikirkan. Lagipula  memikirkan cara  baru bukan tugas saya,&lt;br /&gt;biarlah atasan saya saja  yang  memikirkannya.” Ini merupakan beberapa contoh kemalasan mental  yang  menjadi hambatan untuk berpikir kreatif.&lt;br /&gt;Tidak heran jika  orang  yang malas menggunakan kemampuan otaknya untuk berpikir kreatif  sering  tertinggal dalam karir dan prestasi kerja oleh orang-orang yang  tidak  malas untuk mengasah otaknya guna memikirkan sesuatu yang baru,  ataupun  mencoba yang baru.&lt;br /&gt;Ingatkah anda ketika kita semua dulu  masih  kanak kanak, saat kita belajar berjalan tidak mengenal rasa  takut,  selalu berusaha mencoba untuk bangkit lagi alaupun jatuh  berulang ulang&lt;br /&gt;Bayangkan  apa yang terjadi pada diri kta sekarang  jika dulu saat kita belajar  berjalan dipenuhi rasa takut dan tidak mau  mencoba lagi aga kita mampu  berjalan  seperti sekarang ini ?&lt;br /&gt;Tahukah  Anda bahwa Thomas Alva  Edison tidak berhenti berusaha untuk memikirkan  cara yang lebih baik  dari eksperimen sebelumnya sampai puluhankali  sebelum akhirnya ia  menemukan lampu pijar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan apa yang akan terjadi jika pada kegagalan pertama, Edison malas berpikir untuk&lt;br /&gt;mengasah kreativitasnya dan melanjutkan ke eksperimen-eksperimen berikutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 5: Birokrasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;“Saya   bosan menyampaikan ide lagi. Ide yang sebelumnya saya sampaikan, aja   belum ada kabarnya apakah diterima atau tidak?” Seringkali karyawan atau   pelanggan mengeluh karena ide atau usulan mereka tidak ditanggapi. Hal   ini bisa saja terjadi karena proses pengambilan keputusanyang lama,  atau  karena proses birokrasi yang terlalu berliku-liku.&lt;br /&gt;Kondisi   seperti ini sering mematahkan semangat kita untuk berkreasi ataupun   menyampaikan ide dan usulan perbaikan. Biasanya semakin besar   organisasi, semakin panjang proses birokrasi, sehingga masalah yang   terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi oleh top management   karena harus melewati rantai birokrasi yang panjang. Belajar dari   pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen, banyak organisasi dunia   yang sekarang memecah diri menjadi unit-unit bisnisyang lebih kecil   untuk memperpendek birokrasi agar bisa lebih gesit dalam berkreasi   menampilkan ide-ide segar bagi para pelanggan ataupun dalam kecepatan   mendapatkan solusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 6: Terpaku Pada Masalah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Masalah   seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan.   Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi   masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita   merasa terdorong untuk memacu kreativitas agar dapat menemukan cara lain   yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif. Tahukah Anda bahwa  Colonel  Sanders menghadapi kesulitan dalam menjual resep ayam goreng  tepungnya?  Namun, ia tidak terpaku pada kesulitan tersebut, ia  memanfaatkan  kreativitasnya sampai akhirnya ia mendapat ide untuk  menggunakan sendiri  resep tersebut dengan mendirikan restoran cepat  saji dengan menu utama  ayam goreng tepung. Idenya ini terbukti manjur  membukukan suksesnya  sebagai salah satu pebisnis waralaba terbesar di  dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hambatan 7:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;“Stereotyping”&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Lingkungan   dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum   terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam   berpikir kreatif. Misalnya saja pada zaman Kartini, masyarakat   menganggap bahwa sudah sewajarnyalah jika wanita tinggal di rumah saja,   tidak perlu pendidikan tinggi, dan hanya bertugas untuk melayani   keluarga saja, tidak usah berkarir di luar rumah. Apa jadinya jika   wanita-wanita hebat seperti Kartini, Dewi Sartika, Tjut Njak Dhien   menerima saja semua pandangan umum yang berlaku di masyarakat saat itu?   Mungkin Indonesia tidak akan pernah menikmati jasa yang diperkaya oleh   keterlibatan para wanita profesional, misalnya: mendapatkan layanan   dokter wanita, menikmati kreasi arsitek dan seniman wanita, mendapatkan   hasil didikan guru wanita, mengirim diplomat wanita sebagai duta   Indonesia, atau bahkan dipimpin oleh seorang presiden direktur, bahkan   presiden (pimpinan negara) wanita.&lt;br /&gt;Kreativitas memang masih harus   ditunjang dengan senjata sukses lainnya. Tetapi, orang yang memiliki  dan  bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa menggeser mereka yang  tidak  memanfaatkan kreativitas mereka&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan kreativitas Anda?&lt;br /&gt;Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambil tindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda.&lt;br /&gt;Kreativitas   itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah   siapkah Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6837946140766234920?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6837946140766234920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/7-hambatan-menjadi-kreatif.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6837946140766234920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6837946140766234920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/7-hambatan-menjadi-kreatif.html' title='7 Hambatan Menjadi Kreatif'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-5182323488338436379</id><published>2011-04-22T00:49:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.436-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Power Of Seven UP</title><content type='html'>Kita tentu mengenal salah satu minuman dengan merek seperti judul   tulisan ini kan, rasa nya yang seperti soda gituu deh…segeer     segeer..apalagi kalau ditambah dengan es batu..hmmm nyesssss   rasanya…eeeh kok malah ngomong minuman..Seven Up yang ini bukan merek   minuman looh…banyaak kata yang menggunakan UP yang bisa menjadi bahan   bakar bagi kita untuk menggapa sukses…dalam tulisan ini saya ambil 7 aja   yaaah..bukan karena lagi deman angka 7 looooh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.WAKE UP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk   membangunkan kita dari tidur, terkadang kita membutuhkan apa yang   dinamakan ake up call, agar kita terjaga, bangun dan segera menjalankan   berbagai aktifitas. orang merasa sudah bangun jam 05:00, misalnya. Tapi   apakah dia sungguh-sungguh sadar atau siuman dari lelap yang panjang?   Bola mata mungkin nyalang — sampai melotot, namun bangun secara fisik   belum seluruhnya dibarengi dengan bangun secara jiwa&lt;br /&gt;Dalam perjalanan hidup kita pun harus memiliki wake up call ,untuk membangkitkan kita .&lt;br /&gt;Tidakk   perlu peduli berapa kali kita gagal, tapi jika kita lebih banyak  bangun  dan selalu menyiagakan wake up call dalam diri kita untuk bangun  &amp;amp;  memulai lagi, kita akan sukses.&lt;br /&gt;Kekalahan ,kegagalan dan serangkaian hasil buruk tidak perlu diratapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.DRESS UP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan  dr dalam jauh lebih penting dari pada sekedar hiasan luar  yang  sementara. Miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dari suatu harga  diri  &amp;amp; rasa aman yg dalam. yang akan menghasilkan kesediaan untuk  berbagi  , keuntungan, dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. SHUT UP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pepatah  mengatakan “ Silent is Golden “ Seringkali kita tidak mau  menutup  mulut, padahal dengan banyak mendengarkan kita menjadi lebih  bijak.  Berhentilah bicara tentang kesuksesan masa lalu,  fokuskan diri  untuk  kesuksesan masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4.STAND UP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang?ntar   aja deh, lagi males nih", "emang harus ya?males ah",  "banyak   banget..jadi males ngerjainnya".  Kemalasan memang sudah menjadi "musuh"   utama yang menghalangi setiap manusia untuk mencapai kesuksesan.  Rasa   malas itupun bisa muncul kapan saja, Biasanya, kemalasan itu datang   karena anda cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif&lt;br /&gt;Rasa   malas adalah sifat manusia yang normal dan bisa diatasi.  Salah satu   caranya adalah dengan sikap "mulai mengerjakan", paksa diri anda untuk   memulai suatu pekerjaan tanpa mentoleransi sikap "nanti deh, 5 menit   lagi".  Fokus pada pikiran positif, bukan dengan pikiran negatif&lt;br /&gt;Kesempatan besar itu bisa muncul kapan saja, jangan sampai kita menyia nyiakannya hanya karena kita malas untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.Berdirilah pada hal hal yang anda yakini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stand up for the champions,Stand up for the champions, Stand up we will overcome,&lt;br /&gt;Stand up we will be the NUMBER ONE.Together we will rise again,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. LOOK  &amp;amp; GET UP&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan2 semuanya telah terjadi.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Saat   peresmian Disney Land, seorang wartawan bertanya pada istri almarhum   Walt Disney “Bagaimana perasaan Bapak saat melihat impiannya telah jadi   kenyataan dengan dibukanya Disney Land ini ?”&lt;br /&gt;Istri Walt Disney menjawab “Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. REACH UP .&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita   perlu senantiasa bercita-cita besar, artinya semua kegiatan yang  kita   lakukan harus bertujuan untuk memberikan manfaat tidak hanya untuk   diri  sendiri, tetapi juga untuk orang lain, bahkan untuk alam semesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung   Karno mengatakan “ Capailah Cita2mu setinggi langit. Kita memnag harus   menggantungkan cita2 dan impian setinggi mugkin, karena kita adalah   ciptaanNya yang tertinggi. Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari   prestasi sebelumnya karena itu menandakan bahwa kita memang bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. LIFT UP . &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Naikkan semua impian kita dalam bentuk doa ucapan syukur seakan-akan semua telah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita mampu meningkatkan &amp;amp; mengguyur hari hari kita dengan SEVEN UP&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-5182323488338436379?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/5182323488338436379/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/power-of-seven-up.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5182323488338436379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/5182323488338436379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/power-of-seven-up.html' title='Power Of Seven UP'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1429410612752704511</id><published>2011-04-21T00:49:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.111-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Percuma Berlayar kalau Takut Gelombang</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-6804230219193139818"&gt; &lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4Bkim_gJgqw/TZU57YG-H6I/AAAAAAAABT4/5viyGhQZV_E/s1600/gelombang.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5590438204697092002" src="http://3.bp.blogspot.com/-4Bkim_gJgqw/TZU57YG-H6I/AAAAAAAABT4/5viyGhQZV_E/s320/gelombang.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 214px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Percuma  saja berlayar, kalau kau takut gelombang. Katanya Meggy Z ,  Sekelebat  lirik itu mampir ketelinga ku dari sebuah warung dekat  rumah  saat aku  melintas disana….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan yang sangat dalam bagi kita dalam mengarungi kehidupan ini dari bait lagu itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaaa...Gelombang selalu diartikan sebagai MASALAH yang mengakibatkan RESIKO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat   kehidupan yang kita arungi, Hidup ini adalah lautan masalah dan   perjalanan yang penuh dengan resiko dan cobaan. Bukankah selama kita   masih hidup di dunia, pasti akan menemui masalah?.&lt;br /&gt;Dalam setiap usaha yang kita lakukan, pasti ada&lt;strong&gt; risiko&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Siapapun   kita dan dalam keadaan yang bagaimanapun , orang kaya maupun orang   susah. Orang bodoh maupun orang pintar. Orang penting maupun orang   biasa. Pejabat atau petani, pasti mempunyai resiko dan kesulitannya   masing-masing. Itulah kehidupan di dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita   pernah mengeluhkan, mengapa masalah dan cobaan datang silih berganti   tanpa berhenti dalam hidup kita. Seakan - akan hanya kita yang merasakan   masalah dan penderitaan tersebut. Padahal begitu banyak yang  menghadapi  masalah yang sama,dan bahkan lebih berat dari yang kita  alami,  namun  tetap masih bisa bersyukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  kita  selalu  mencari  “enaknya saja”, atau mencari “amannya saja” dalam apa  yang kita  kerjakan, maka kita tak akan pernah sampai pada apa yang  ingin kita  capai&lt;br /&gt;Jika kita mengemudi di jalan, pasti  menemukan  jalan naik,  turun, belokan, dan medan-medan lain yang terkadang  mempersulit, . Kalau  tak mau menemui hal seperti itu, &lt;strong&gt;jangan mengemudi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika   kita  berlayar, pasti  akan menemui gelombang, baik itu besar maupun   kecil. Satu-satunya agar kita bisa sampai ke tempat tujuan adalah   menghadapi gelombang tersebut, atau jangan berlayar sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemudi yang Tangguh  adalah pengemudi yang bisa melewati setiap rintangan yang ia temui di jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya seperti pelaut yang ULUNG ,  yang tidak lahir dari laut yang tenang.&lt;br /&gt;"Tiada pelaut ulung kalau tidak pernah diterpa oleh ombak dan badai..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehebat apapun perahu di ciptakan, takkan ada gunanya bila hanya tertambat di dermaga.&lt;br /&gt;Dermaga adalah masa lalu , Tali penambat itu adalah rasa ketakutan .&lt;br /&gt;Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan  yang telah di anugerahkan oleh-Nya kepada kita&lt;br /&gt;Jangan biarkan masa lalu menambat daya dan kekuatan kita&lt;br /&gt;Lepaskan diri Anda dari ketakutan dan penyesalan, berlayarlah dan berkaryalah, apapun itu kerjakan yang terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah permainan, termasuk permainan hidup, pasti ada “jatuh bangun”. Ini tak bisa kita hindari, HADAPILAH..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dalam bahasa sananya siiih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Don’t play it safe, or don’t play it at all.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita memilih keberanian atau ketakutan untuk menghadapinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita sendiri pula yang harus memilih, mau menjadi pecundang atau sang juara ketika berhadapan dengan resiko dan cobaan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;“Jika takut gelombang, jangan pergi berlayar.”&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;HIDUP ITU MENGANDUNG RESIKO. KALAU HIDUP TIDAK MAU RESIKO, YA TIDAK USAH HIDUP! “&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1429410612752704511?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1429410612752704511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/percuma-berlayar-kalau-takut-gelombang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1429410612752704511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1429410612752704511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/percuma-berlayar-kalau-takut-gelombang.html' title='Percuma Berlayar kalau Takut Gelombang'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-4Bkim_gJgqw/TZU57YG-H6I/AAAAAAAABT4/5viyGhQZV_E/s72-c/gelombang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1376439932322935317</id><published>2011-04-21T00:49:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.104-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Belajar Dari Beruang</title><content type='html'>Yuhuu....apa kabar sahabat....? ngobrol soal kehidupan memang ga pernah ada habis nya ya...kita bisa banak belajar kehidupan dari manapun dari siapapun. Kali ini saya mau ngobrol tentang beruang aah...tentu kita semua tau doong mahluk ciptaan Tuhan yang berbadan besar ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahluk jenis beruang ini kan makannanya ikan, namun saat itu sedang tidak musim ikan...laah ikan kok pake musim yaaa....hehehehe...namun karena si beruang ini tetap harus makan , maka pergilah dia menuju ke sungai, mencari ikan untuk santapan hari itu.Sejak pagi ia berdiri di sana menunggu dan mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air. Namun, tak satu juga ikan yang berhasil ia tangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya… hup… ia dapat menangkap seekor ikan kecil. Ikan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan. Si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, “Wahai beruang, tolong lepaskan aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kenapa saya harus melepaskan kamu...,” tanya sang beruang...aku lapaaar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-celah gigimu,” rintih sang ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu kenapa?” Tanya beruang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Begini saja, tolong kembalikan aku ke sungai. Setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar. Di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku untuk memenuhi seleramu,” kata ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai ikan, kau tahu mengapa aku bisa tumbuh begitu besar?” Tanya beruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa?” Ikan balas bertanya sambil menggeleng-geleng kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena aku tak pernah menyerah walau sekecil apa pun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan!” Jawab beruang sambil tersenyum mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ops!” Teriak sang ikan, nyaris tersedak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap : “Ohhh….Andaikan aku tidak menyia2kan kesempatan itu dulu…?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita. Di saat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan; di saat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; dan dalam kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi sebuah kesempatan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekecil apapun kesempatan, jangan pernah menyiakan. Belum tentu kesempatan akan terulang atau menjadi sesuatu yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita selalu buta dengan masa depan, lantas mengapa berlari. Merabalah dengan hati-hati. Jatuh itu terlalu sakit adanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1376439932322935317?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1376439932322935317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-beruang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1376439932322935317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1376439932322935317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/belajar-dari-beruang.html' title='Belajar Dari Beruang'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8565204472866773100</id><published>2011-04-20T01:06:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.604-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>UJIAN KEHIDUPAN</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8565204472866773100?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8565204472866773100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/ujian-kehidupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8565204472866773100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8565204472866773100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/ujian-kehidupan.html' title='UJIAN KEHIDUPAN'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-3568822549743263093</id><published>2011-04-20T00:50:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.299-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Inspirasi dan Motivasi dari Membaca Buku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HCrlNOgxWuI/TafueouO_LI/AAAAAAAAAC8/wvSgI4E7lhQ/s1600/tumpukan-buku.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-HCrlNOgxWuI/TafueouO_LI/AAAAAAAAAC8/wvSgI4E7lhQ/s1600/tumpukan-buku.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: x-small;"&gt;Nasib  kita tidak direncanakan untuk kita oleh orang lain, kitalah yang  merencanakan nasib kita sendiri. Ungkapan tersebut sangat erat kaitannya  dengan firman Allah dalam surah Ar Ra'd ayat 11, yang artinya:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i style="color: purple;"&gt;"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Apa yang kita pikirkan dan kerjakan pada masa sekarang menentukan apa yang akan terjadi pada kita di masa mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Bila kita sudah mengambil keputusan tentang apa yang ingin kita  lakukan, katakan pada diri kita ratusan kali sehari bahwa kita akan  melakukan itu. Barang siapa menghidupkan cita-citanya, berarti ia sedang  menciptakan kehidupan yang ideal di masa mendatang. Allah SWT selalu  memberikan yang baik-baik kepada kita. Kita juga pasti menginginkan  hal-hal yang baik itu. Barangsiapa berupaya sebaik mungkin, berarti ia  tengah membangun kekuatan untuk menjadi lebih baik. Tetapi, keinginan  baik itu harus dicapai dengan kerja keras yang disebut dengan ikhtiar.  Ikhtiar dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui perbuatan dan  melalui do'a. Maka jika kita ingin menjadi jauh lebih baik di masa  mendatang daripada sekarang, jadilah sebaik yang kita bisa sekarang!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Cita-cita itu mempunyai kekuatan yang positif untuk menarik ke arah yang lebih tinggi, lebih besar dan lebih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;unggul.  Menjadi manusia bukanlah untuk menjadi lemah. Menjadi manusia adalah  menjadi semua yang ada di dalam seluruh diri manusia, dan keagungan  Allah yang terkandung di dalam seluruh diri manusia itu sungguh  mengagumkan. Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT dalam  bentuk yang sempurna dibanding makhluk ciptaan Allah lainnya. Manusia  mempunyai banyak pilihan dan kesempatan untuk menjadi yang terbaik di  antara semua makhluk ciptaan Allah SWT. Manusia diberi kemampuan  berpikir. Dalam berpikir, ada dua macam yaitu dengan pikiran sadar dan  pikiran bawah-sadar. Pikiran sadar contohnya ketika kita mengungkapkan  penilaian kepada orang lain, dsb. Sedangkan pikiran bawah-sadar itu  menanggapi kesan, hasrat, harapan dan petunjuk dari pikiran sadar.  Dengan demikian, untuk mendorong agar pikiran sadar menyentuh  bawah-sadar, kita perlu merasakan tindakan sadar yang merasuki seluruh  sistem kejiwaan kita.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Za8wHkWH1J8/TagNTqHxXJI/AAAAAAAAADE/dcuM1woSgpQ/s1600/believeinyourself.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-Za8wHkWH1J8/TagNTqHxXJI/AAAAAAAAADE/dcuM1woSgpQ/s320/believeinyourself.jpg" width="319" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Apapun  yang kita pikirkan secara mendalam dan kuat, bawah-sadar akan mengambil  alih dan mengembangkannya lebih lanjut. Kalau kita berpikir tentang  berbagai kegagalan, kekurangan, atau kebiasaan buruk kita, bawah-sadar  akan otomatis mengambil alih dan menjadikan hal-hal buruk itu menjadi  lebih hidup dan lebih aktif dibanding sebelumnya. Kalau ada apapun di  dalam sifat dasar kita yang ingin kita ubah, kita harus membangun apa  yang kita inginkan dan melupakan sepenuhnya apa yang ingin kita  singkirkan. Tidak perlu adanya upaya untuk menghancurkan sifat-sifat  yang mungkin tidak kita kehendaki, tapi ketika yang baik berkembang,  yang buruk otomatis akan menghilang perlahan. Ingatlah selalu bahwa  apapun yang dikesankan pada bawah-sadar akan diungkapkan dari  bawah-sadar menjadi kepribadian beberapa saat kemudian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Jika kita mempunyai bakat untuk mengerjakan yang lebih baik daripada  yang kini sedang kita lakukan, atau jika berharap membangun beberapa  bakat yang ingin kita miliki, kita sekarang ini bisa terus berpikir  bahwa kita bisa melakukan apa yang ingin kita lakukan. Semua kemajuan  berada dalam skala menaik. Kita pertama-tama mempelajari hal-hal yang  paling sederhana&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-small;"&gt;dan pada awalnya yang paling kurang berharga. Kemudian kita mempelajari apa yang lebih penting.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Di  antara banyak kekuatan penting yang datang secara langsung melalui  emosi atau perasaan, salah satu yang paling bernilai adalah kekuatan  semangat besar (antusiasme). Seringkali ide-ide, keinginan, perasaan  atau cita-cita muncul ke permukaan pikiran, tanpa kita menyadari kapan  kita membuatnya. Hal-hal tersebut dihasilkan oleh beberapa proses  tak-sadar, tetapi jika kita menguji ide-ide atau keinginan-keinginan itu  secara hati-hati, kita menemukan bahwa semuanya merupakan hasil dari  pengaruh yang sesuai dengan sebab-sebab tertentu yang sebelumnya kita  tempatkan dalam tindakan sadar kita.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;i style="color: purple;"&gt;"Lakukanlah yang terbaik dalam keadaan apapun, dan percayalah bahwa keadaan apapun akan memberikan hal terbaik kepada anda"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;(Christian D. Larson). &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Kita sebagai manusia tentunya hanya bisa berusaha dan berdo'a yang  terbaik, hanyalah Allah SWT yang berhak menentukannya dan hanya Allah  yang mempunyai kuasa atas itu. Maka lakukanlah yang terbaik yang bisa  kita lakukan sekarang, tegaslah untuk menolak berpikir tentang apa yang  tidak ingin kita ingat dan alami. Pikirkan hanya tentang apa yang kita  inginkan, dan harapkan yang terbaik seperti apa yang kita inginkan.  Dalam agama Islam pun mengajarkan kita untuk selalu berprasangka baik,  atau yang disebut dengan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i&gt;husnudzan&lt;/i&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Orang optimis sejati tidak hanya mengharapkan apa yang terbaik untuk  terjadi, tetapi terus berupaya mewujudkan apa yang terbaik itu. Ketika  kita sedang memandang masa depan, jangan mencemaskan kesukaran-kesukaran  yang mungkin terjadi. Janganlah membanyangkan diri kita berada dalam  kondisi yang menyulitkan. Berkaitan dengan hal tersebut, Allah SWT  berfirman dalam surah Al-Insyirah ayat 6, yang artinya:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;i style="color: purple;"&gt;"Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan."&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Terkadang  ketika orang yang mempunyai cita-cita itu mengalami kegagaln, dunia  akan menyuruh dia supaya tidak meneruskan cita-citanya, tapi bila  cita-citanya tercapai, dunia akan memujinya atas ketekunan dan kebulatan  tekadnya, dan setiap orang akan menjadikan kehidupannya sebagai teladan  bagi generasi yang akan datang. Begitulah yang selalu terjadi. Karena  itu, jangan memberi sedikit pun perhatian pada apa yang&amp;nbsp; dikatakan orang  kebanyakan ketika kita sedang terpuruk. Percayalah pada diri anda  sendiri, berilah tubuh kekuatan tambahan, dan salah satu kekuatan itu  adalah cita-cita serta rasa optimis.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Saran buat diri saya sendiri dan para pembaca...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Terimalah segala sesuatu yang ada sekarang sebagaimana adanya, dan mulailah segera untuk membuat hal-hal itu menjadi lebih baik!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-3568822549743263093?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/3568822549743263093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/inspirasi-dan-motivasi-dari-membaca.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3568822549743263093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/3568822549743263093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/inspirasi-dan-motivasi-dari-membaca.html' title='Inspirasi dan Motivasi dari Membaca Buku'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HCrlNOgxWuI/TafueouO_LI/AAAAAAAAAC8/wvSgI4E7lhQ/s72-c/tumpukan-buku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-588401940836955494</id><published>2011-04-19T00:29:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.456-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Kisah Sukses Susi Pudjiastuti</title><content type='html'>Pendakian terjal ditempuh oleh Susi Pudjiastuti. Perempuan kelahiran Pangandaran tahun 1965 ini pada awal tahun 1980-an gagal menamatkan SMA-nya di Cilacap, Jawa Tengah. Ia pulang ke Pangandaran dan mencoba berjualan aneka barang seperti baju, bedcover, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun akhirnya ia menemukan potensi Pangandaran, yaitu ikan. Dengan modal Rp 750 ribu hasil penjualan perhiasan miliknya, ia mulai berjualan ikan dengan cara membeli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan menjualnya ke restoran-restoran. Hari pertamanya ia hanya berhasil menjual 1 kg ikan. Itupun ke restoran kenalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuletan, tak membuatnya mundur. Ia terus mencoba lagi hari-hari berikutnya. Meski tak mudah, akhirnya ia bia menguasai pasar Pangandaran setahun kemudian. Lalu ia mencoba menjual ikan-ikan dari Pangandaran ke Jakarta dengan menyewa truk. Berangkat jam tiga sore sampai di Jakarta tengah malam menjadi kegiatan sehari-harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semula menyewa truk akhirnya Susi bisa membeli truk. Usahanya terus berkembang. Sampai-sampai ia bisa mengekspor udang ke Jepang. Meskipun sempat jatuh bangun, alat transportasi ikannya berubah drastis dari truk hingga menggunakan pesawat terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya, setelah menikah dengan pilot asal Jerman, Susi berangan-angan mengangkut ikannya menggunakan pesawat. Angan-angan itu timbul karena dengan menggunakan truk yang memakan waktu sembilan jam perjalanan, dan ikan-ikannya mati sesampai di Jakarta. Itulah yang membuat harga ikannya jatuh. Dengan pesawat cuma diperlukan satu jam sehingga harga ikannya pasti tinggi karena lebih segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2000, Susi mencoba mengajukan pinjaman ke bank untuk merealisasikan rencana itu. Namun rencananya itu ditertawakan pihak bank dan sudah tentu pengajuan kreditnya ditolak. Baru pada tahun 2004, ada bank yang mau mengabulkan kreditnya. Dari Bank Mandiri, ia mendapat pinjaman Rp 47 miliar yang ia gunakan untuk membuat landasan di Pangandaran dan membeli dua pesawat Cessna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebulan setelah pengoperasian pesawatnya, terjadi bencana tsunami di Aceh. Naluri kemanusiaannya terusik. Ia terbang ke Aceh untuk memberi bantuan. Pesawat Susilah, pesawat pertama yang mendarat di Aceh setelah bencana itu. Besoknya ia membawa barang-barang bantuan seperti beras, mi instan, dan sebagainya. Susi dan pesawatnya pun berkutat di Aceh mendistribusikan barang-barang bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya, ia “hanya” memberi bantuan sarana angkutan gratis selama 2 minggu,namun banyak LSM dalam dan luar negeri yang memintanya tetap di sana dan mereka bersedia menyewa pesawat Susi. Dari sanalah lahir namaSusi Air sebagai usaha penyewaan pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Susi Air sudah memiliki 50-an pesawat dan nama Susi Air pun dikenal sebagai maskapai penerbangan carteran yang populer di Indonesia saat ini. Sungguh suatu pendakian nasib yang menakjubkan dari seorang ibu yang tak tamat SMA. Keuletan dan keberaniannya mengantarkannya ke puncak sukses bisnis. Luar Biasa!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-588401940836955494?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/588401940836955494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/kisah-sukses-susi-pudjiastuti.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/588401940836955494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/588401940836955494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/kisah-sukses-susi-pudjiastuti.html' title='Kisah Sukses Susi Pudjiastuti'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-1657867434156947304</id><published>2011-04-19T00:28:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.145-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Inilah 4 Rahasia Mengelola Energi Anda Selain Waktu Anda!</title><content type='html'>Tahun lalu tepatnya, saya membaca sebuah tulisan dari Harvard Business Review yang mengatakan kalau saat ini sudah bukan jamannya lagi hanya mengelola waktuAnda. Tetapi saat ini sudah saatnya Anda untuk mulai belajar juga  mengelola Energi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu yang namanya mengelola waktu adalah hal yang luar biasa, akan tetapi dengan tuntutan perkembangan jaman saat ini, perlu Anda juga belajar untuk bisa mengelola Energi Anda. Organisasi manapun saat ini pastilah menuntut lebih dan lebih lagi dari orang – orang di timnya, entah saat ini Anda bekerja ataupun membuka sebuah bisnis. Deadline waktu pun semakin padat dan singkat yang kadang banyak membuat para professional menjadi mudah stress. Tentunya dengan kondisi yang seperti ini Anda tidak hanya cukup dengan mengelola waktu, tetapi perlu juga mengelola Energi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah 4 tips sederhana yang akan membantu Anda untuk menjalani hari – hari dengan lebih cerdas dan tidak akan menjadi mudah kelelahan :&lt;br /&gt;1. Ambillah waktu untuk istirahat singkat tapi teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk beristirahat singkat setiap 90 sampai 120 menit saat Anda bekerja. Mudah saja hal yang dapat Anda lakukan seperti berjalan-jalan, ambil waktu untuk minum, atau hanya melakukan stretching untuk meluruskan kaki Anda.&lt;br /&gt;2. Ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta menunjukkan bahwa menjadi pribadi yang positif akan meningkatkan tingkat energi Anda. Salah satu hal mudah yang dapat Anda lakukan adalah dengan cara menyampaikan penghargaan atau terima kasih secara rutin kepada orang lain. Saat Anda mengucapkan terima kasih atau penghargaan, secara tidak sadar Anda sedang memberikan energi buat Anda sendiri juga.&lt;br /&gt;3. Mengurangi gangguan / interupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mengerjakan tugas – tugas atau pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi, jauhkan diri Anda dari telepon, blackberry dan email. Solusi yang dapat Anda lakukan adalah dengan men-set waktu tertentu untuk Anda dapat menjawab telepon, membaca dan menjawab SMS, BBM (Blackberry Messanger) ataupun email. Kecuali untuk hal – hal yang benar – benar TOP URGENT adalah suatu perkecualian.  Misalnya Anda dapat merespon setiap SMS, BBM atau email yang masuk saat sebelum mulai bekerja, saat makan siang dan sebelum pulang. Hal ini akan membuat Anda menjadi lebih konsentrasi dan fokus dalam mengerjakan pekerjaan – pekerjaan Anda.&lt;br /&gt;4. Lakukan apa yang Anda sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahamilah diri Anda sendiri mengenai apa yang nantinya akan memberikan tambahan energi buat Anda, serta hal – hal apa saja yang saat mengerjakannya benar – benar Anda nikmati. Saat melakukan hal – hal yang benar – benar Anda sukai, Anda sebenarnya sedang menjadikan diri Anda semakin bersemangat dan antusias. Temukanlah juga cara untuk melakukan lebih banyak hal dalam kehidupan Anda yang akan membuat Anda tidak terlalu lelah. Hal – hal yang bisa Anda lakukan misalnya dengan menyediakan “me”-time dalam keseharian Anda seperti pergi jalan – jalan, membaca buku, mendengarkan musik, serta hal – hal kreatif lainnya yang akan men-charge diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga artikel ini menginspirasi dan bermanfaat. Mari mulai saat ini selain mengelola waktu, Anda juga perlu mengelola energi. Life to the FULLEST!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat dan komentar Anda mengenai hal ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-1657867434156947304?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/1657867434156947304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/inilah-4-rahasia-mengelola-energi-anda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1657867434156947304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/1657867434156947304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/inilah-4-rahasia-mengelola-energi-anda.html' title='Inilah 4 Rahasia Mengelola Energi Anda Selain Waktu Anda!'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-6115082806339215247</id><published>2011-04-18T00:25:00.001-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.463-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Optimisme Hidup</title><content type='html'>Bob Butler kehilangan kedua kakinya pada tahun 1965 akibat ledakan ranjau di Vietnam. Ia kembali ke negerinya sebagai pahlawan perang. Dua puluh tahun kemudian, ia sekali lagi membuktikan kepahlawanan yang murni berasal dari lubuk hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari dalam musim panas, Butler sedang bekerja di garasi rumahnya di sebuah kota kecil di Arizona, AS. Tiba-tiba, ia mendengar jeritan seorang wanita dari salah satu rumah tetangganya. Ia menggelindingkan kursi rodanya ke rumah ini, tetapi semak-semak yang tinggi di rumah itu tidak memungkinkan kursi rodanya mencapai pintu belakang. Maka, veteran itu keluar dari kursinya dan merangkak tanpa peduli debu dan semak yang harus dilewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku harus sampai ke sana. Tak peduli bagaimanapun sulitnya,” ucapnya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Butler tiba di rumah itu, ia tahu bahwa jeritan tersebut datang dari arah kolam. Di sana, seorang anak perempuan berusia kira-kira tiga tahun sedang terbenam di dalamnya. Anak itu lahir tanpa lengan sehingga ketika ia jatuh ke dalam kolam, ia tidak dapat berenang. Sang ibu hanya bisa berdiri mematung sambil menangisi putri kecilnya. Butler langsung menceburkan diri dan menyelam ke dalam dasar kolam lalu membawanya naik. Wajah anak bernama Stephanie itu sudah membiru, denyut nadinya tidak terasa dan tidak bernapas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butler segera berusaha melakukan pernapasan buatan untuk menghidupkannya kembali sementara ibunya menghubungi pemadam kebakaran melalui telepon. Ia diberi tahu bahwa petugas kesehatan kebetulan sedang bertugas di tempat lain. Dengan putus asa, ia terisak-isak sambil memeluk pundak Butler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara terus melakukan pernapasan buatan, Butler dengan tenang meyakinkan sang ibu bahwa Stephanie akan selamat. “Jangan cemas,” katanya. “Saya menjadi tangannya untuk keluar dari kolam itu. Ia akan baik-baik saja. Sekarang, saya akan menjadi paru-parunya. Bila bersama-sama, kita pasti bisa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, anak kecil itu mulai terbatuk-batuk, sadar kembali, dan mulai menangis. Ketika mereka saling berpelukan dan bergembira bersama-sama, sang ibu bertanya kepada Butler tentang bagaimana ia yakin bahwa anaknya akan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika kaki saya remuk terkena ledakan di Vietnam, saya sedang sendirian di sebuah ladang,” ceritanya kepada perempuan itu. “Tidak ada orang lain di sekitar situ yang bisa menolong, kecuali seorang gadis Vietnam yang masih kecil. Sambil berjuang menyeretku ke desa, gadis itu berbisik dalam bahasa Inggris patah-patah, ‘Tidak apa-apa. Anda akan hidup. Saya akan menjadi kaki Anda. Bersama-sama, kita pasti bisa.’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini kesempatan bagi saya untuk membalas yang pernah saya terima,” katanya kepada ibu Stephanie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat inspirasi yang Luar Biasa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat menyukai pernyataan bahwa “manusia adalah makhluk sosial“. Karena sehebat apapun kita, saya yakin akan lebih hebat saat kita bekerja bersama-sama. Mungkin seorang pemain hebat mampu untuk memenangkan permainan seorang diri, tetapi untuk memenangkan sebuah kejuaraan itu adalah kerja sebuah tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah kita tidak pernah sendiri dalam hidup ini. Kita selalu memiliki teman yang selalu ada dan siap membantu kita. Terlebih lagi kita memiliki Tuhan yang Maha Kuasa, jangan pernah lupakan kehadiranNya dalam setiap sisi kehidupan kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-6115082806339215247?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/6115082806339215247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/optimisme-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6115082806339215247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/6115082806339215247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/optimisme-hidup.html' title='Optimisme Hidup'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-8996854489587870245</id><published>2011-04-18T00:25:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.626-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Bertahan Hidup Dengan Kekurangan</title><content type='html'>Seperti biasa setiap hari selasapagi, dikantorku mengadakan metting Mingguan, Karena takut terlambat metting dikantor, aku buru-buru mencegat tukang ojeg yang mangkal didekat salah satu stasiun swasta di Jakarta Barat. Sedikit kaget dan iba, Ternyata tukang ojeg yang aku panggil ternyata seorang tuna runggu (bisu), Aku sempat binggung bagaimana cara memulai komunikasi dengan seorang yang tidak bisa bicara selancar manusia normal. Akhirnya dengan bahasa tubuh semampuku aku bisa berkomunikasi dengannya dan dia dapat mengantarkan aku cepat dan tepat dikantor, sehingga aku tidak terlambat metting hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat aku renungkan seorang tuna rungu, narik ojeg sangat jarang sekali. Tapi pekerjaan itu Sangat mulia. Dan dia berjuang keras dengan tukang ojeg yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yangbicara lancar serta komunikasi lebih baik, tidak seperti dia seorang bisu yang mungkin sangat mempengaruh indra pendengarannya juga. Tetapi dia tidak patah semangat dan minder, dengan Rasa percaya diri dan suatu kemauankeras dapat bertahan hidup dikota metropolitan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bahasa tubuh, dan sedikit bicara “ah uch…uch…” dia tetap yakin dapat mengantar orang ketujuannya. Itulah yang dilakonin Tukang Ojeg bisu yang penuh percaya diri dan meyakinkan dia bisa, layaknya seperti seorang yang tidak mempunyai kekurangan apa-apa terhadap dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinyakita harus menerima apa yang ada kekurangan dalam diri kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk fisik, Karena Tuhan mempunyai suatu rencana yang lebih baik dan bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesuatu kekurangandalam diri baik fisik atau hal lainnya, dapat menjadi nilai lebih bagi orang lain dan Diri kita sendiri”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7947040865314494587-8996854489587870245?l=cayorain.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cayorain.blogspot.com/feeds/8996854489587870245/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/bertahan-hidup-dengan-kekurangan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8996854489587870245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7947040865314494587/posts/default/8996854489587870245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cayorain.blogspot.com/2011/04/bertahan-hidup-dengan-kekurangan.html' title='Bertahan Hidup Dengan Kekurangan'/><author><name>Rahmad Irawan</name><uri>https://profiles.google.com/101962503015927574876</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-nUDnXVHrgh4/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAM0/CfKPbG3phkc/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7947040865314494587.post-4933977611678241069</id><published>2011-04-17T00:24:00.000-07:00</published><updated>2012-02-07T22:15:03.431-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi dan Motivasi'/><title type='text'>Perhatian Kepada Lingkungan</title><content type='html'>Di area perumahan sebuah peternakan ayam dimana terdapat para pengurus yang tinggal beserta keluarga mereka disitu, pernah terjadi suatu peristiwa yang sangat unik . Suatu hari terjadi hujan yang sangat lebat dan karena begitu lamanya, maka parit yang ada di halaman perumahan karyawan juga menjadi penuh dan sangat deras arus airnya. Tiba tiba didepan salah satu rumah , terdengar sebuah suara yang karena suara hujan dan air yang begitu deras, maka suara itu terdengar bagai rintihan seekor anjing yang sedang ter rendam air, tetapi si pengurus yang tinggal disitu karena ada rasa iba dan kasihan segera keluar mencari sumber suara , tentunya dengan maksud memberi pertolongan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak disangka dan tak dinyana, suara itu ternyata bukan suara seekor anjing , melainkan suara seorang anak laki laki kecil yang megap megap karena menahan dari dari tenggelam. “Astagaini anakku!”,teriak si pengurus peternakan . Dengan sesegera mungkin si pengurus menarik dan mengangkat anaknya yang hampir saja mati tenggelam dan terbawa arus. Anak itu terselamatkan karena perhatian sang ayah yang tulus dan patut kepada sekelilingnya. Ini sebuah kisah nyata yang pernah diceritakan sahabat saya yang pernah bertugas ke peternakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebuah pelajaran yang berharga yang dapat kita petik, betapa perhatian kita terhadap apa yang ada disekitar kita, bukan hanya untuk membantu yang ada disekliling kita, namun juga ternyata hal ini juga membantu mereka yang memberi perhatian .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah perhatikan bagaimana kita berlaku terhadap apa yang ada disekitar kita ?Betapa sering kita menyaksikan atau mungkin kita juga merupakan pelakunya ! Kita tak pernah ambil pusing dengan apa yang ada disebelah rumah kita. Bahkan tak heran kalau anda mencari seorang famili atau teman di sebuah kompleks perumahan, maka jawabannya adalah “tidak tahu atau tidak kenal ” , padahal nama yang dimaksud adalah nama orang yang tinggal persis disebelahnya. Kalau namanya saja tidak tahu, bagaimana mungkin kita menaruh perhatian pada hal hal lainnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan juga bagaimana kita memperlakukan mahluk hidup disekitar kita . Saya sering melihat anjing yang moncongnya terluka dengan bekas jeratan tali atau mungkin kawat sehingga lukanya tak sembuh sembuh . Saya juga acapkali melihat ada kucing yang kakinya bekas dibacok . Mungkin yang satu ini juga sudah dianggap biasa, ketika kita melihat betapa manusia dengan tega teganya membakar sampah persis dibawah pohon yang masih hidup dan membiarkan api melalap dahan , batang , ranting dan daunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herannya manusia seringtak pernah sadar , bahwa perlakuan yang buruk kepada mahluk ataupun benda disekitarnya itu bisamembuat keburukan bagi dia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang amat sering terjadi, pencurian kabel listrik dan rel kereta api ! Ya ampun, kemanakah pikiran orang orang yang melakukan ini , apakah tidak terpikir akan bahaya yang ditimbulkan ! Atau sudah hilangkah rasa kemanusiaan kita hanya karena mencari yang tak sebanding nilainya itu?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru kemarin dulu saya menulis artikel tentang memperhatikan dan mematuhi nilai nilai kehidupan yang ada, dengan salah satu contoh bagaimana tindakan kita yang salah menyebabkan korban bagi yang tak ber
